Kalau kamu perhatikan dengan seksama, setiap ban mobil memiliki deretan angka dan huruf yang tertera di bagian dindingnya. Tulisan itu bukan sembarang kode, melainkan punya informasi penting yang wajib kamu pahami.
Mengetahui arti kode ban mobil akan memudahkan kamu dalam memilih ban yang sesuai kebutuhan, sekaligus menjaga keamanan saat berkendara.
Agar lebih paham, yuk kita bahas tuntas arti kode tersebut dan bagaimana cara membacanya dengan benar!
Arti Kode Ban Mobil dan Cara Bacanya

Berikut ini arti kode ban mobil sekaligus cara membacanya dengan benar agar kamu tidak lagi bingung:
1. Huruf Pertama Menunjukkan Tipe Kendaraan
Setiap ban mobil biasanya dimulai dengan huruf. Huruf ini bukan sekadar simbol, melainkan kode untuk tipe kendaraan. Berikut arti kode ban mobil pada huruf pertama, yaitu:
- C (Commercial) adalah kode ban untuk kendaraan komersial dengan beban ringan.
- LT (Light Truck) adalah kode ban untuk truk kecil atau menengah.
- P (Passenger) adalah kode ban khusus mobil penumpang.
- ST (Special Trailer) adalah kode ban untuk kendaraan trailer dengan muatan berat.
- T (Temporary) adalah kode ban serep yang hanya digunakan dalam kondisi darurat.
Sebagai contoh, jika ada kode P 205/65 R16 95 H, huruf P di awal menandakan ban tersebut untuk mobil penumpang.
2. Tiga Angka Pertama Menunjukkan Lebar Ban dalam Milimeter
Moladiners, setelah huruf pertama, kamu akan menemukan tiga angka. Arti kode ban mobil tiga angka ini menunjukkan lebar ban dalam satuan milimeter saat dipasang pada velg.
Misalnya pada kode P 205/65 R16 95 H, angka 205 berarti lebar ban adalah 205 mm. Angka ini akan sangat berpengaruh pada kenyamanan, kestabilan, dan konsumsi bahan bakar mobil.
Ban yang lebih lebar biasanya punya daya cengkeram lebih baik, tapi bisa membuat konsumsi BBM sedikit lebih boros.
3. Dua Angka Setelah Garis Miring Menunjukkan Rasio Ban

Setelah angka lebar ban, ada dua angka yang ditulis setelah garis miring (/). Dua angka ini menunjukkan rasio tinggi ban terhadap lebar ban yang dinyatakan dalam persen.
Contoh pada kode 205/65 R16, angka 65 berarti tinggi ban adalah 65% dari lebar ban (205 mm). Jadi, semakin kecil angka rasio, semakin tipis profil ban tersebut.
Ban dengan profil tipis biasanya dipakai pada mobil sport untuk tampilan lebih keren dan handling lebih stabil.
4. Huruf di Tengah Menunjukkan Jenis Konstruksi Ban
Kalau kamu perhatikan, ada satu huruf di tengah kode ban mobil. Melansir dari laman resmi Hyundai, huruf ini menjelaskan konstruksi ban dengan rincian berikut:
- R (Radial): jenis konstruksi ban paling umum saat ini. Lapisan benang baja atau nilon dipasang melintang, membuat ban lebih kuat dan tahan lama.
- D (Diagonal Bias): konstruksi lama, jarang digunakan untuk mobil penumpang modern.
- B (Belted Bias): kombinasi diagonal dan radial, biasanya untuk kendaraan tertentu.
Sebagai contoh, 205/65 R16 artinya ban tersebut menggunakan konstruksi radial yang umum dipakai pada mobil sehari-hari.
5. Dua Angka Setelah Huruf Tengah Menunjukkan Diameter Velg
Setelah kode huruf, kamu akan menemukan dua angka lagi yang menunjukkan diameter velg mobil dalam satuan inci.
Pada kode 205/65 R16, angka 16 berarti ban tersebut cocok untuk velg berdiameter 16 inci. Jadi, jangan sampai salah memilih ban, karena jika ukuran velg tidak sesuai, ban tidak bisa dipasang dengan benar.
6. Dua Angka Berikutnya Menunjukkan Indeks Beban
Moladiners, kode selanjutnya berupa dua angka lagi yang menunjukkan indeks beban atau load index. Indeks beban menjelaskan berapa maksimal bobot yang bisa ditopang oleh satu ban. Berikut contoh arti kode beban:
- Kode angka 70 mampu menopang beban 335 kg
- Kode angka 75 mampu menopang beban 389 kg
- Kode angka 80 mampu menopang beban 450 kg
- Kode angka 90 mampu menopang beban 600 kg
- Kode angka 100 mampu menopang beban 800 kg
Misalnya pada kode 205/65 R16 95 H, angka 95 berarti satu ban dapat menopang beban hingga sekitar 690 kg. Jika mobil menggunakan empat ban, total kapasitas bebannya bisa dikalikan empat.
7. Huruf Terakhir Menunjukkan Indeks Kecepatan

Kamu juga akan menemukan satu huruf terakhir dalam kode ban mobil. Huruf ini adalah speed rating, yaitu batas maksimal kecepatan yang aman ditempuh ban tersebut. Berikut arti huruf pada indeks kecepatan:
- Q = 160 km/jam
- S = 180 km/jam
- T = 190 km/jam
- H = 210 km/jam
- V = 240 km/jam
- W = 270 km/jam
- Y = 300 km/jam
- Z = di atas 240 km/jam (biasanya untuk ban performa tinggi)
Contohnya, kode 205/65 R16 95 H, huruf H berarti ban ini bisa dipacu hingga 210 km/jam secara aman.
8. Kode Produksi di Dinding Ban
Selain kombinasi angka dan huruf di atas, ada juga kode empat digit yang menunjukkan waktu produksi ban. Misalnya, kode 2322 berarti ban diproduksi pada minggu ke-23 tahun 2022.
Kode produksi penting untuk memastikan ban yang kamu beli tidak terlalu lama tersimpan di gudang. Umumnya, usia ban yang aman digunakan maksimal 5-6 tahun sejak tanggal produksinya.
Jadi, meskipun ban masih terlihat bagus, kalau usianya sudah terlalu lama, sebaiknya segera diganti demi keamanan berkendara.
Sekarang kamu sudah paham kan, bahwa arti kode ban mobil sangat penting untuk diketahui sebelum membeli ban baru. Mulai dari tipe kendaraan, lebar ban, hingga kode produksi semuanya punya arti masing-masing.
Buat kamu yang ingin terus update soal dunia otomotif, perawatan kendaraan, tips mobil bekas, hingga promo mobil baru, langsung aja cek Moladin sekarang juga!