Chery Group semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu raksasa otomotif dunia. Sepanjang tahun 2025, pabrikan asal China ini resmi dinobatkan sebagai merek SUV China terlaris secara global, setelah membukukan penjualan 2.315.275 unit SUV di berbagai pasar dunia.
Capaian ini tidak hanya menempatkan Chery di puncak merek SUV China, tapi juga membuktikan bahwa produk-produk mereka kini sudah diterima luas di pasar internasional, termasuk Eropa, Timur Tengah, Asia Tenggara, hingga Amerika Latin.
Tiggo 7 Jadi Andalan Ekspor Chery

Salah satu kunci kesuksesan Chery datang dari Tiggo 7 Series, khususnya varian Tiggo 7. Model ini tercatat sebagai SUV bensin A-Class merek China terlaris di pasar ekspor selama empat tahun berturut-turut.
Sejak diluncurkan, lebih dari 1 juta unit Tiggo 7 telah terjual di lebih dari 100 negara. Angka ini menjadikannya salah satu SUV buatan China paling sukses di dunia. Popularitasnya tak lepas dari kombinasi desain modern, mesin efisien, serta fitur keselamatan dan hiburan yang lengkap di kelasnya.
Tiggo 8 Dominasi Segmen SUV Medium

Tak hanya di segmen SUV compact, Chery juga sangat kuat di kelas SUV menengah lewat Tiggo 8 Series.
Pada 2025, Tiggo 8 kembali menyabet status SUV mid-size merek China terlaris, sekaligus mempertahankan posisi sebagai SUV bensin mid-size terlaris di China selama 10 bulan berturut-turut. Model ini dikenal menawarkan kabin luas tiga baris, teknologi canggih, serta harga yang jauh lebih kompetitif dibanding rival dari Jepang dan Eropa.
Penjualan Total Chery Tembus 2,8 Juta Unit
Secara keseluruhan, Chery Group mencatatkan penjualan 2.806.393 unit kendaraan sepanjang 2025, tumbuh 7,8 persen dibanding tahun sebelumnya.
| Kategori | Volume |
| Total kendaraan | 2.806.393 unit |
| Pertumbuhan tahunan | +7,8% |
| Ekspor | 1.344.020 unit (+17,4%) |
| Kendaraan energi baru (NEV) | 903.847 unit (+54,9%) |
| Porsi ekspor | 47,9% dari total penjualan |
Dalam penjualan, hampir 48 persen dari total penjualan Chery berasal dari pasar ekspor. Hal ini menegaskan kekuatan mereka sebagai merek global, bukan hanya pemain lokal.
Chery Jadi Raja Ekspor Mobil China
Hingga akhir 2025, total ekspor kumulatif Chery telah mencapai 5,85 juta unit, menjadikannya merek otomotif China pertama yang menembus angka 5 juta unit ekspor.
Artinya, saat ini 1 dari setiap 5 mobil China yang diekspor ke dunia adalah mobil Chery. Tahun 2025 juga menandai tahun ke-23 berturut-turut Chery sebagai merek dengan ekspor mobil penumpang terbanyak dari China.
Penjualan Tiap Merek di Bawah Chery Group (2025)
| Merek | Penjualan | Perubahan YoY |
| Chery | 1.700.940 | +6% |
| Jetour | 622.590 | +10% |
| Exeed | 120.369 | −15% |
| iCar | 96.989 | +47% |
| Luxeed | 90.493 | +56% |
Jetour dan merek-merek baru seperti iCar dan Luxeed menunjukkan pertumbuhan sangat agresif, menandakan strategi multi-brand Chery mulai membuahkan hasil.
Posisi Global dan Target 2026
Berdasarkan total penjualan seluruh grup otomotif dunia, Chery Group berada di peringkat ke-11 global pada 2025. Untuk 2026, Chery menargetkan:
- 3,2 juta unit penjualan
- Implementasi Lingxi Intelligent Cockpit di seluruh model utama pada kuartal I 2026
- Sistem Falcon Advanced Driving Assistance akan dipasang di lebih dari 35 model sebelum akhir 2026
Langkah ini menunjukkan Chery tidak hanya mengejar volume, tapi juga ingin bersaing lewat teknologi dan kecerdasan buatan.
Kesimpulan: Chery Bukan Lagi Pemain Kelas Dua
Keberhasilan Chery menjual lebih dari 2,3 juta SUV di 2025 membuktikan bahwa merek ini kini sudah berada di level global. Dengan andalan seperti Tiggo 7 dan Tiggo 8, serta ekspansi besar-besaran di segmen elektrifikasi dan teknologi AI, Chery bukan lagi sekadar merek China, melainkan sudah menjadi pemain utama di industri SUV dunia.
Pantau terus Moladin jika kamu ingin membaca update paling lengkap soal spesifikasi, harga, hingga potensi peluncuran mobil di Indonesia.


