Mobil listrik di kisaran Rp300 jutaan kini menjadi salah satu segmen paling aktif di pasar otomotif Indonesia pada 2026. Rentang harga ini diisi berbagai model dari sejumlah pabrikan yang bersaing menawarkan kombinasi harga terjangkau, efisiensi energi, serta fitur yang makin mendekati kelas menengah.
Di segmen ini, pasar tidak lagi didominasi satu atau dua merek saja. Pilihannya sudah terbagi ke beberapa kategori seperti city car listrik, hatchback compact, hingga SUV listrik dengan kabin lebih luas. Perbedaan tiap model juga terlihat dari kapasitas baterai, estimasi jarak tempuh, hingga fitur keselamatan dan teknologi konektivitas yang disematkan.
Daftar Harga Mobil Listrik Rp300 Jutaan

| Merek | Harga |
| Aion UT Standard | Rp345 juta |
| Aion UT Premium | Rp395 juta |
| BYD Dolphin Dynamic | Rp369 juta |
| BYD M6 Standard | Rp383 juta |
| Chery Omoda E5 Pure | Rp379,9 juta |
| Citroën e-C3 | Rp377 juta |
| GWM Ora 03 | Rp369 juta |
| Jaecoo J5 EV Premium | Rp309,9 juta |
| MG S5 EV Ignite | Rp333,9 juta |
| MG S5 EV Magnify | Rp355,9 juta |
| Polytron G3 (Sewa baterai) | Rp329,5 juta |
| Polytron G3+ (Sewa baterai) | Rp373,5 juta |
| VinFast VF e34 | Rp320,85 juta |
| VinFast VF 6 Eco (Sewa baterai) | Rp308 juta |
| VinFast VF 6 Eco | Rp334,995 juta |
| VinFast VF 6 Plus (Sewa baterai) | Rp364 juta |
| VinFast VF 6 Plus | Rp397 juta |
| Wuling Air EV Pro | Rp307 juta |
| Wuling Binguo EV Lite | Rp318 juta |
| Wuling Binguo EV Pro | Rp363 juta |
| Wuling Cortez Darion EV CE | Rp399 juta |
| Wuling Almaz EV CE | Rp389 juta |
Beberapa model listrik juga tersedia dengan skema sewa baterai yang dapat memengaruhi total biaya kepemilikan jangka panjang. Perbedaan harga umumnya dipengaruhi oleh kapasitas baterai, jarak tempuh, serta kelengkapan fitur di masing-masing model.
Mobil Listrik Rp300 Jutaan Paling Worth It dari Sisi Spesifikasi

Value tiap model di segmen ini umumnya ditentukan oleh kapasitas baterai, efisiensi konsumsi energi, output motor listrik, serta fitur keselamatan dan ADAS.
Pada penggunaan harian, BYD Dolphin menjadi salah satu benchmark di kelas hatchback EV berkat efisiensi sistem penggerak dan manajemen baterai yang lebih matang. Sementara itu, Wuling Binguo EV menawarkan karakter seimbang untuk kebutuhan harian dengan fokus pada efisiensi energi.
Di sisi lain, VinFast VF 6 membawa karakter SUV dengan output motor lebih besar, sedangkan Wuling Air EV lebih optimal untuk mobilitas perkotaan karena dimensi kompak dan konsumsi energi rendah. Untuk kebutuhan keluarga, BYD M6 menjadi opsi yang lebih relevan berkat kapasitas kabin lebih luas.
Pasar mobil listrik Rp300 jutaan kini semakin matang dengan pilihan yang lebih beragam di setiap segmen. Mulai dari city car, hatchback, hingga SUV dan MPV, masing-masing menawarkan karakter berbeda sesuai kebutuhan penggunaan harian.
Konsumen kini memiliki lebih banyak opsi untuk menyesuaikan pilihan berdasarkan kapasitas baterai, jarak tempuh, fitur keselamatan, hingga skema kepemilikan yang tersedia. Keputusan terbaik tetap bergantung pada kebutuhan mobilitas masing-masing pengguna.
Untuk informasi harga terbaru, simulasi kredit, serta promo kendaraan listrik, pembaca dapat merujuk ke Moladin sebagai salah satu referensi sebelum membeli.



