Hyundai Staria Electric resmi melakukan debut global sebagai MPV listrik baterai pertama dari keluarga Staria di ajang Brussels Auto Show 2026, Belgia.
Kehadirannya menandai langkah serius Hyundai dalam memperluas elektrifikasi ke segmen kendaraan keluarga dan transportasi premium.
Mobil ini tidak sekadar menawarkan penggerak bebas emisi, tetapi juga membawa kenyamanan dan fleksibilitas penggunaan.
Hyundai Staria Electric Jadi Tonggak Baru MPV Listrik Hyundai
Kehadiran Hyundai Staria Electric menegaskan dimulainya era baru MPV listrik Hyundai dengan fokus pada kabin lapang dan fungsionalitas harian.
Hyundai menempatkan kenyamanan penumpang sebagai pusat pengembangan, tanpa mengorbankan performa maupun efisiensi energi.
Mobil ini dirancang untuk menjawab kebutuhan keluarga modern, operator shuttle, hingga pengguna dengan mobilitas tinggi.
Dengan mengusung konsep bebas emisi knalpot, Hyundai menghadirkan solusi transportasi ramah lingkungan di segmen yang selama ini identik dengan kendaraan berbodi besar.
Performa Motor Listrik dan Jarak Tempuh

Dari sisi teknis, Hyundai Staria Electric dibekali baterai berkapasitas 84 kWh.
Dengan kapasitas tersebut, Hyundai mengklaim jarak tempuh maksimal mencapai 400 kilometer berdasarkan standar pengujian WLTP.
Motor listrik yang menggerakkan roda depan mampu menghasilkan tenaga hingga 160 kW atau setara 218 PS.
Karakter torsi instan khas mobil listrik membuat performanya tetap stabil dan responsif, bahkan saat kendaraan membawa muatan penuh.
Untuk pengisian daya, MPV listrik ini mendukung pengisian cepat DC yang memungkinkan pengisian dari 10 hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 20 menit.
Pengisian AC 11 kW juga tersedia untuk kebutuhan harian di rumah maupun kantor.
Desain Eksterior Tetap Futuristik

Secara tampilan, Hyundai Staria Electric tetap mempertahankan identitas desain futuristik khas Hyundai Staria.
Siluet menyerupai pesawat luar angkasa yang menjadi ciri utama masih dipertahankan, memberikan kesan modern dan berbeda dari MPV konvensional.
Perbedaan paling mencolok dibanding versi bermesin pembakaran internal terletak pada grille depan yang kini lebih tertutup demi meningkatkan aerodinamika.
Desain velg juga dioptimalkan untuk efisiensi, sementara elemen desain lain tetap selaras dengan lini mobil listrik Hyundai seperti Ioniq 5 dan Kona Electric.
Interior Lapang dan Senyap

Masuk ke dalam kabin, Hyundai mengusung filosofi desain “Inside-Out” yang memprioritaskan pengalaman penumpang.
Ruang interior yang luas menjadi nilai jual utama, memungkinkan berbagai konfigurasi penggunaan tanpa mengorbankan kenyamanan.
Kabin Staria Electric dirancang lebih senyap berkat karakter motor listrik yang minim getaran, dipadukan dengan penyempurnaan suspensi dan material peredam tambahan.
Kondisi ini menciptakan suasana berkendara yang tenang, bahkan saat melaju di kecepatan tinggi.
Bidang kaca berukuran besar menghadirkan visibilitas optimal sekaligus membanjiri kabin dengan cahaya alami.
Desain ini mendukung karakter interior yang terbuka, hangat, dan fungsional untuk berbagai kebutuhan perjalanan.
Varian dan Konfigurasi Tempat Duduk
Saat peluncuran perdananya, Hyundai Staria Electric ditawarkan dalam dua konfigurasi yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna berbeda:
- Luxury (7 penumpang) ditujukan untuk penggunaan pribadi, keluarga, dan aktivitas rekreasi
- Wagon (9 penumpang) menyasar keluarga besar, perjalanan grup, serta layanan antar-jemput profesional
Kedua varian tetap mempertahankan karakter MPV premium dengan fleksibilitas ruang dan akses kabin yang optimal.
Jadwal Rilis Global dan Harga Hyundai Staria Electric

Hyundai Staria Electric dijadwalkan mulai dipasarkan di Korea Selatan dan Eropa pada paruh pertama 2026.
Untuk pasar global lainnya, Hyundai akan menyesuaikan waktu peluncuran secara bertahap sesuai strategi regional.
Hingga saat ini, Hyundai belum mengumumkan harga resmi maupun detail spesifikasi per negara.
Informasi tersebut akan disampaikan mendekati waktu peluncuran masing-masing pasar.
Peluang Masuk Indonesia
Di Indonesia, Hyundai saat ini memasarkan Staria bermesin diesel 2.2 liter dengan harga Rp954,8 juta OTR Jakarta.
Melihat tren elektrifikasi yang terus berkembang dan terbatasnya pilihan MPV listrik premium, peluang Staria Electric masuk ke Tanah Air tetap terbuka.
Jika direalisasikan, model ini berpotensi bersaing dengan pemain seperti Denza D9, VW ID.Buzz, Maxus Mifa 9, hingga Xpeng X9.
Kehadirannya juga dapat menjadi alternatif elektrifikasi bagi konsumen yang selama ini melirik MPV premium hybrid seperti Toyota Alphard.
Pantau terus berita otomotif terkini, review mendalam, serta update harga mobil baru dan bekas hanya di Moladin.com!


