Tren Otomotif

Mazda 6e Segera Meluncur di Indonesia, Bakal Debut di GIIAS 2026?

  • 13 Views
Mazda 6e 2026 - Moladin
Foto: Top Gear Philippines

Daftar Isi

Mazda 6e menjadi salah satu mobil listrik baru yang akan meramaikan pasar otomotif Tanah Air.

Sedan listrik ini merupakan versi global dari Mazda EZ-6 yang lebih dulu dipasarkan di China hasil kolaborasi Mazda dengan Changan.

Kehadiran Mazda 6e di Indonesia sudah dikonfirmasi oleh PT Eurokars Motor Indonesia (EMI). Jika sesuai rencana, mobil tersebut akan melakukan debut resminya pada ajang GIIAS 2026 yang berlangsung mulai 29 Juli 2026.

Hasil Kolaborasi Mazda dan Changan

Mazda 6e menjadi bagian dari strategi terbaru Mazda dalam mengembangkan kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV).

Pabrikan asal Jepang tersebut menggandeng Changan untuk mempercepat pengembangan mobil listrik dengan memanfaatkan platform yang sudah ada.

Strategi ini muncul setelah model elektrifikasi sebelumnya seperti MX-30 dan CX-30 EV belum memberikan hasil yang sesuai harapan.

Berbekal kerja sama tersebut, Mazda kini memiliki sedan listrik EZ-6 serta SUV listrik EZ-60 yang di pasar global dikenal sebagai CX-6e.

Langkah tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Dalam periode April 2025 hingga Maret 2026, pengiriman kendaraan elektrifikasi Mazda di China mencapai lebih dari 91 ribu unit atau melampaui target internal perusahaan.

Desain Khas Mazda dengan Platform Baru

Mazda 6e - Moladin
Foto: Bairnsdale Mazda

Mazda 6e dibangun menggunakan platform EPA1 milik Changan, yang juga digunakan oleh sedan listrik Deepal L07.

Meski berbagi basis, Mazda tetap menghadirkan identitas khas melalui bahasa desain Kodo Design.

Bagian depan tampil modern dengan gril tertutup, lampu utama berdesain ramping, serta siluet sedan fastback yang memberikan kesan elegan sekaligus sporty.

Dimensinya juga cukup bongsor untuk sebuah sedan listrik premium, yaitu:

  • Panjang: 4.921 mm
  • Lebar: 1.890 mm
  • Tinggi: 1.485 mm
  • Wheelbase: 2.895 mm

Performa dan Jarak Tempuh Mazda 6e

Mazda 6e mengandalkan motor listrik tunggal yang menggerakkan roda belakang atau Rear Wheel Drive (RWD).

Konfigurasi ini memberikan karakter berkendara yang lebih sporty dibandingkan penggerak roda depan.

Motor listrik tersebut menghasilkan tenaga hingga 190 kW atau sekitar 254 dk, dengan torsi puncak mencapai 320 Nm. Pada spesifikasi global, tenaga tercatat sekitar 225 hp dengan torsi 290 Nm, tergantung konfigurasi pasar yang dituju.

Fast Charging Jadi Nilai Tambah

tenaga Mazda 6e - Moladin
Foto: Electra

Salah satu keunggulan Mazda 6e terletak pada kemampuan pengisian dayanya. Mobil ini sudah mendukung teknologi DC fast charging hingga 194 kW.

Untuk sumber energinya, Mazda menyediakan baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) berkapasitas hingga 78 kWh.

Baterai tersebut diklaim mampu membawa mobil melaju sejauh 545 km dalam satu kali pengisian, sementara versi lain dengan baterai 68,8 kWh memiliki klaim jarak tempuh hingga 600 km berdasarkan standar CLTC.

Kemampuan pengisian dayanya juga tergolong cepat. Dukungan DC fast charging hingga 194 kW memungkinkan pengisian baterai dari 10 persen ke 80 persen hanya dalam waktu sekitar 24 menit.

Berpotensi Menjadi Rival Baru Sedan Listrik Premium

Kehadiran Mazda 6e akan menambah pilihan sedan listrik premium di Indonesia. Selain menawarkan desain khas Mazda yang elegan, mobil ini juga membawa performa mumpuni, teknologi modern, dan jarak tempuh yang kompetitif.

Bagi kamu yang menantikan mobil listrik bergaya sedan dengan karakter berkendara khas Mazda, debut Mazda 6e di GIIAS 2026 layak untuk dinantikan.

Menariknya lagi, Mazda juga menyiapkan varian Range Extended Electric Vehicle (REEV) di sejumlah pasar sebagai alternatif bagi konsumen yang membutuhkan fleksibilitas jarak tempuh lebih jauh.

Pantau terus update terbaru seputar dunia otomotif hanya Moladin.com untuk informasi mobil terbaru, review, dan tips otomotif lainnya!

Artikel Tren Otomotif
Rekomendasi Untuk Kamu

Lihat Artikel Terkait

Terpopuler di
Tren Otomotif
Seedbacklink