Fitur Kabin dan Teknologi
Beralih ke bagian interior, Xforce HEV mendapatkan sejumlah fitur yang membuatnya berbeda dari Xforce bermesin konvensional.
Salah satunya panoramic glass roof yang memberikan kesan kabin lebih lapang. Sistem infotainment juga menggunakan layar 12,3 inci yang dapat menampilkan informasi Energy Flow.
Pengemudi bisa melihat bagaimana tenaga disalurkan antara mesin bensin, motor listrik, dan baterai.
MG ZS Hybrid+ mengusung desain kabin yang lebih sporty. Salah satu cirinya terlihat pada penggunaan setir tiga palang serta tuas transmisi bergaya jet wing.
Kelengkapan keselamatan juga menjadi salah satu daya tarik ZS Hybrid+. SUV ini dibekali 15 fitur ADAS dan tujuh airbag. MG juga menyebut model tersebut telah memperoleh rating keselamatan lima bintang dari ANCAP.
Adu Karakter SUV
Perbedaan pendekatan kedua model juga terlihat dari desain eksterior.
Xforce HEV masih membawa bahasa desain Dynamic Shield khas Mitsubishi. Beberapa detail khusus diberikan untuk membedakan versi hybrid, termasuk emblem HEV, aksen gril, pelek 18 inci, roof garnish, serta lampu belakang beraksen clear smoke.
MG ZS Hybrid+ tampil lebih modern dan sporty. Lekukan bodinya dibuat tegas, sementara desain keseluruhan memberikan kesan SUV perkotaan yang lebih elegan.
Dari karakter tersebut, Xforce HEV terlihat lebih kuat membawa identitas SUV Mitsubishi, sedangkan ZS Hybrid+ bermain pada desain yang lebih modern dan bergaya Eropa.
Mitsubishi Xforce HEV vs MG ZS Hybrid+, Mana yang Menarik?
Mitsubishi Xforce HEV dan MG ZS Hybrid+ menyasar konsumen yang sama-sama mencari SUV elektrifikasi, tetapi menawarkan daya tarik berbeda.
MG ZS Hybrid+ unggul dari sisi harga, sebab banderol Rp299 jutaan membuatnya lebih mudah dijangkau. Fitur ADAS, tujuh airbag, serta sistem hybrid 1.5 liter juga menjadi nilai tambah.
Sementara itu, Mitsubishi Xforce HEV menawarkan posisi yang lebih premium. Sistem hybrid, motor listrik bertorsi 255 Nm, tujuh mode berkendara, panoramic glass roof, serta karakter SUV khas Mitsubishi menjadi daya tarik utamanya.
Bagi konsumen yang mengutamakan harga dan kelengkapan fitur, MG ZS Hybrid+ bisa menjadi pilihan menarik. Sebaliknya, Xforce HEV lebih cocok bagi pembeli yang mencari SUV hybrid berkarakter lebih premium dan menawarkan pilihan mode berkendara lebih beragam.
Sebelum menentukan pilihan, konsumen juga perlu mempertimbangkan kebutuhan penggunaan harian, karakter berkendara, serta biaya kepemilikan dalam jangka panjang.
Nah, itu dia perbandingan Mitsubishi Xforce HEV dan MG ZS Hybrid+ dari harga, performa, hingga fitur yang ditawarkan. Jika masih bingung menentukan SUV hybrid yang sesuai kebutuhan, cek pilihan mobil baru dan bekas di Moladin, lengkap dengan informasi harga serta simulasi pembiayaan yang bisa disesuaikan.



