Mobil baru KIA akan menjadi salah satu sorotan pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 mendatang, di mana PT Kia Sales Indonesia (KSI) berencana memamerkan tiga model yang menarik perhatian.
Salah satu di antaranya akan diluncurkan secara resmi, sementara dua model lainnya diperkenalkan sebagai produk preview yang dipersiapkan untuk masuk pasar Indonesia dalam waktu dekat. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Kia dalam memperluas lini produk dan memperkuat posisinya di industri otomotif nasional.
Menunjukkan Komitmen dan Inovasi di IIMS 2026

Usai melakukan penataan ulang manajemen serta pengelolaan merek yang kini berada langsung di bawah prinsipal KIA, ajang IIMS 2026 dimanfaatkan sebagai momentum penting untuk menampilkan arah baru KIA di pasar Indonesia. Managing Director KSI, Bayu Rianto, menyampaikan bahwa kehadiran tiga model tersebut tidak hanya berfungsi sebagai etalase produk, melainkan juga merepresentasikan strategi jangka menengah perusahaan.
Menurut Bayu, langkah ini menunjukkan komitmen KIA dalam menjaga konsistensi menghadirkan model-model baru yang selaras dengan kebutuhan konsumen Indonesia. Fokus tersebut mencakup aspek teknologi, desain, hingga penawaran harga yang kompetitif.
Kia berkomitmen untuk menghadirkan produk-produk yang relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia, terutama dalam hal teknologi, desain, dan harga yang kompetitif.
Bocoran Model: Dari Carens Facelift hingga SUV Misterius

Meski belum ada pengumuman resmi, banyak pihak memperkirakan salah satu model yang akan tampil di IIMS 2026 adalah Kia Carens facelift. MPV modern ini digadang-gadang membawa penyegaran menyeluruh, mulai dari desain eksterior yang lebih segar, peningkatan kenyamanan kabin, hingga pembaruan teknologi.
Rumor yang beredar juga menyebutkan penambahan fitur keselamatan Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang lebih lengkap, menjadikannya kandidat kuat sebagai pilihan menarik bagi Moladiners yang mencari mobil keluarga modern.
Selain MPV, mobil baru KIA lainnya diperkirakan datang dari segmen SUV. Menariknya, model ini diprediksi akan mengisi celah kosong (slot) di antara Kia Sonet dan Kia Seltos. SUV kompak ini dirancang untuk masyarakat urban yang menginginkan kendaraan efisien dengan desain futuristik. Prediksi harganya sendiri berada di rentang Rp350 juta hingga Rp450 jutaan, angka yang cukup kompetitif untuk bersaing di kelasnya.
Fokus pada Kendaraan Listrik dan Ekspansi Jaringan

Sesuai dengan tren global, satu dari tiga unit tersebut kemungkinan besar adalah kendaraan listrik (EV). Hal ini mempertegas portofolio elektrifikasi Kia yang sebelumnya telah sukses dengan EV6 dan EV9. Kia berupaya menjawab kebutuhan konsumen Indonesia yang semakin peduli terhadap isu lingkungan tanpa mengorbankan performa.
Ambisi Kia tidak berhenti pada peluncuran produk saja. Moladiners perlu tahu bahwa Kia menargetkan ekspansi jaringan hingga 100 outlet dalam beberapa tahun mendatang. Dengan target penjualan mencapai 40.000 unit per tahun pada 2030, Kia menempatkan segmen MPV, SUV, dan EV sebagai pilar utama bisnis mereka di Tanah Air.
Pastikan kamu tidak melewatkan kesempatan untuk melihat langsung mobil baru KIA di IIMS 2026. Untuk mendapatkan informasi terkini dan terlengkap mengenai perkembangan dunia otomotif tanah air, terus pantau berita terbaru hanya di Moladin!
FAQ seputar Mobil Baru KIA
1. Apa saja model mobil baru Kia yang akan diperkenalkan di IIMS 2026?
Kia akan memperkenalkan tiga model baru di IIMS 2026, yang terdiri dari satu model MPV facelift, satu model SUV kompak, dan satu model mobil listrik (EV) yang kemungkinan besar akan berasal dari lini global Kia.
2. Berapa kisaran harga untuk SUV baru Kia yang akan diluncurkan?
SUV baru Kia yang diperkirakan akan hadir di IIMS 2026 diperkirakan dibanderol dengan harga antara Rp350 juta hingga Rp450 juta, tergantung pada varian dan teknologi yang disematkan.
3. Apa yang menjadi fokus Kia dalam memperkenalkan mobil baru di Indonesia?
Kia fokus untuk menghadirkan mobil baru yang relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia, terutama dalam hal teknologi, desain, dan harga. Kehadiran produk baru ini juga menjadi bagian dari strategi jangka menengah mereka untuk memperkuat eksistensi di pasar Indonesia.


