Bagi Moladiners yang masih setia dengan motor 2-tak, memahami peran oli mesin itu penting banget untuk menjaga performa motor.
Gearbox oil atau oli mesin adalah jenis oli yang berfungsi untuk melindungi gearbox atau transmisi motor. Karena pada sistem 2-tak, oli hanya melumasi kopling dan gigi transmisi.
Meski fungsinya terlihat sederhana, pemilihan oli yang tepat sangat berpengaruh pada umur mesin dan kenyamanan berkendara. Yuk, kita bahas lebih dalam!
Fungsi Oli Mesin 2 Tak

Secara teknis, oli mesin 2 tak atau yang biasa disebut oli transmisi punya peran vital dalam menjaga komponen gearbox tetap bekerja optimal.
Oli ini melumasi gigi transmisi dan kopling agar tidak cepat aus akibat gesekan tinggi saat mesin berputar.
Menariknya, motor 2-tak bisa menggunakan oli mesin motor 4-tak, asalkan sesuai dengan tingkat kekentalan (viscosity grade) yang dianjurkan pabrikan.
Semakin sesuai spesifikasi, maka semakin kecil risiko performa mesin menurun atau kopling terasa selip saat motor digas.
Ciri-ciri Oli Mesin 2 Tak yang Bagus

Tidak semua oli bisa langsung dianggap cocok buat mesin motor 2-tak. Oli yang bagus harus memenuhi beberapa standar kualitas internasional, seperti:
- API (American Petroleum Institute) untuk menentukan performa dasar oli.
- JASO (Japanese Automotive Standards Organization) yang berfokus pada performa kopling dan efisiensi pembakaran.
- ISO (International Organization for Standardization) untuk menjamin stabilitas dan kekentalan oli.
Untuk motor 2-tak dengan kopling basah, biasanya digunakan oli dengan kode JASO MA atau MA2.
Sedangkan motor 2-tak tipe matic lebih cocok memakai oli berkode JASO MB, karena lebih licin dan efisien untuk sistem transmisi otomatis.
Rekomendasi Oli Mesin 2 Tak Terbaik

Sebelum memilih oli, ada baiknya kamu tahu bahwa setiap motor 2-tak punya karakter dan kebutuhan berbeda. Berikut beberapa rekomendasi oli mesin 2 tak terbaik:
1. Castrol Activ 4T 20W-40
Castrol Activ dikenal punya teknologi Actibond yang menjaga lapisan pelindung oli tetap menempel di permukaan logam, bahkan saat mesin dimatikan.
Produk ini memiliki spesifikasi SAE 20W-40 JASO MA, cocok untuk motor 2-tak yang sering dipakai harian.
Selain itu, harganya juga ramah di kantong, sekitar Rp50 ribuan untuk kemasan 800 ml. Meski masih berbahan dasar mineral, performanya cukup stabil buat kebutuhan motor 2-tak lawas.
2. Shell Advance AX5 15W-40
Kalau kamu cari oli motor dengan harga ekonomis tapi kualitas oke, Shell Advance AX5 bisa jadi pilihan. Harganya berkisar di bawah Rp50 ribu per liter.
Dengan spesifikasi SAE 15W-40 JASO MA, oli ini mampu menjaga transmisi tetap halus dan tidak cepat panas.
Shell AX5 termasuk oli mineral, tapi punya daya tahan oksidasi tinggi sehingga cocok untuk motor yang sering dipakai jarak jauh.
3. AHM Oil SPX1
Honda juga punya varian AHM Oil SPX1 yang bisa digunakan untuk motor 2-tak. Kemasannya bervariasi, mulai dari 0,8 liter hingga 1,2 liter dengan harga mulai Rp64 ribuan.
Dengan kekentalan SAE 10W-30 JASO MA dan berbahan full synthetic, oli ini punya daya pelumas tinggi dan mampu melindungi gearbox dari gesekan ekstrem.
Pilihan ini cocok untuk pengguna motor 2-tak seperti NSR, Satria 120, atau RX-King yang butuh pelumasan stabil di putaran tinggi.
4. Yamalube Super Sport Oil
Yamalube Super Sport dikenal sebagai oli performa tinggi dari Yamaha dengan harga per liternya sekitar Rp86 ribuan.
Dibekali spesifikasi SAE 10W-40 JASO MA dan teknologi full synthetic, produk ini dirancang untuk menahan suhu tinggi dan gesekan ekstrem pada motor sport.
Meski awalnya dibuat untuk motor 4-tak, banyak pengguna motor 2-tak yang memilihnya karena daya tahan dan kebersihan oli yang sangat baik.
Tips Memilih Oli Mesin 2 Tak

Sebelum kamu memutuskan membeli, pastikan oli yang dipilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan mesin dan gaya berkendara. Berikut tipsnya:
1. Sesuaikan dengan Spesifikasi Pabrikan
Walaupun oli mesin 2 tak bisa memakai oli motor 4-tak, tiap merek punya rekomendasi khusus.
Misalnya, motor 2-tak Kawasaki disarankan menggunakan oli SAE 10W-40 full synthetic, sedangkan motor 2-tak Yamaha merekomendasikan SAE 20W-40.
Cara paling aman tentu dengan membaca buku panduan atau konsultasi ke bengkel resmi.
2. Perhatikan Jadwal Penggantian
Karena hanya melumasi area gearbox, oli mesin 2-tak punya masa pakai lebih panjang dibanding oli mesin 4-tak.
Umumnya, jenis oli ini baru perlu diganti setiap 12.000 km atau sekitar setahun sekali.
Namun, interval tersebut bisa berbeda tergantung kondisi jalan, intensitas pemakaian, dan jenis oli yang digunakan.
3. Cek Volume Oli
Motor 2-tak biasanya hanya butuh oli sekitar 0,8-1 liter saja, tergantung modelnya.
Misalnya, Ninja R 150 hanya butuh 0,87 liter. Hindari mengisi terlalu banyak karena bisa menyebabkan kopling berat dan transmisi terasa lengket.
Jadi, pastikan kamu memilih oli yang sesuai spesifikasi, menggantinya tepat waktu, dan perhatikan volumenya agar performa motor kamu tetap prima.
FAQ seputar Oli Mesin 2 Tak
1. Apa oli mesin 2 tak?
Oli mesin 2 tak adalah pelumas khusus yang digunakan pada mesin 2-tak. Fungsinya menjaga agar gigi dan kopling tidak cepat aus akibat gesekan tinggi.
2. Oli jenis apa untuk mesin 2 tak?
Jenis oli yang bisa digunakan untuk mesin 2-tak adalah oli dengan standar SAE 10W-30 hingga 20W-40, tergantung rekomendasi pabrikan.
Bisa menggunakan oli motor 4-tak asalkan sesuai kekentalannya dan sudah berstandar JASO MA atau MA2.
3. Oli mesin 2-tak melumasi apa?
Berbeda dari oli motor 4-tak, oli mesin 2-tak hanya melumasi bagian kopling dan gigi transmisi (gearbox), bukan ruang bakar atau piston.
Nah, buat kamu yang ingin terus update soal dunia otomotif, perawatan kendaraan, tips mobil bekas, hingga promo mobil baru, langsung aja cek Moladin sekarang juga!