VinFast baru saja memperkenalkan VF 2 di Vietnam sebagai mobil listrik berukuran compact dengan harga yang terjangkau.
Kehadiran model ini membuat segmen city car dua pintu di Asia Tenggara semakin kompetitif. Banyak orang yang mulai membandingkan VinFast VF 2 vs Wuling Air ev.
Dengan konfigurasi empat penumpang dan dimensi ringkas, VF 2 digadang-gadang menjadi rival langsung Wuling Air ev jika nantinya masuk ke pasar Indonesia.
VinFast VF 2 Datang dengan Harga Kompetitif
VinFast VF 2 resmi dipasarkan di Vietnam dengan banderol mulai 188 juta dong Vietnam atau sekitar Rp129 jutaan, sudah termasuk baterai.
Harga tersebut membuatnya masuk ke segmen mobil listrik perkotaan yang mengutamakan efisiensi sekaligus kemudahan berkendara.
Layaknya Wuling Air ev, mobil ini menggunakan konfigurasi dua pintu dengan kapasitas empat penumpang. Konsep tersebut memang dirancang agar tetap praktis digunakan untuk mobilitas harian di kawasan perkotaan.
Perbandingan VinFast VF 2 vs Wuling Air ev dari Sisi Dimensi

Jika membandingkan VinFast VF 2 vs Wuling Air ev, keduanya memiliki ukuran yang sama-sama kompak. Namun, VF 2 sedikit lebih unggul pada beberapa aspek dimensi.
Perbandingan ukuran keduanya:
- VinFast VF 2
- Panjang: 3.090 mm
- Lebar: 1.496 mm
- Tinggi: 1.663,2 mm
- Wheelbase: 2.065 mm
- Wuling Air ev
- Panjang: 2.974 mm
- Lebar: 1.505 mm
- Tinggi: 1.631 mm
- Wheelbase: 2.010 mm
VF 2 menawarkan bodi yang lebih panjang, lebih tinggi, serta memiliki jarak sumbu roda lebih panjang.
Sebaliknya, Air ev unggul dari sisi lebar bodi yang berpotensi memberikan ruang kabin sedikit lebih lega.
Performa Mirip, Wuling Air ev Unggul di Torsi
Kamu yang membandingkan VinFast VF 2 vs Wuling Air ev akan menemukan tenaga motor listrik yang sebenarnya setara. Keduanya sama-sama menghasilkan tenaga maksimum 30 kW atau sekitar 40 dk.
Bedanya, VinFast VF 2 menghasilkan torsi 65 Nm dengan sistem penggerak roda belakang (RWD) dan menyediakan mode berkendara Eco serta Normal. Kecepatan maksimalnya mencapai 80 km/jam.
Di sisi lain, Wuling Air ev menawarkan torsi hingga 110 Nm pada seluruh variannya. Angka tersebut membuat Air ev berpotensi memberikan akselerasi yang lebih responsif, terutama saat digunakan di lalu lintas perkotaan.
Baterai dan Pengisian Daya Jadi Pembeda
VinFast VF 2 dibekali baterai berkapasitas 18,3 kWh dengan jarak tempuh hingga 210 km berdasarkan standar NEDC.
Sementara Wuling Air ev menawarkan lebih banyak pilihan. Varian Lite menggunakan baterai 17,3 kWh dengan klaim jarak tempuh 200 km, sedangkan Lite 300 km dan Pro 300 km memakai baterai 26,7 kWh yang mampu melaju hingga 300 km dalam sekali pengisian.
Keunggulan VF 2 hadir pada fitur pengisian daya cepat DC hingga 24 kW. Pengisian baterai dari 10 persen ke 70 persen diklaim hanya membutuhkan waktu sekitar 34 menit, fitur yang belum tersedia pada Wuling Air ev.
Mana yang Lebih Menarik?
Melihat perbandingan VinFast VF 2 vs Wuling Air ev dari berbagai aspek, masing-masing memiliki keunggulan yang menyasar kebutuhan pengguna berbeda.
VF 2 menawarkan dimensi sedikit lebih besar serta dukungan pengisian cepat DC yang menjadi nilai jual utamanya.
Di sisi lain, Wuling Air ev masih unggul berkat pilihan varian yang lebih beragam, torsi lebih besar, opsi baterai dengan jarak tempuh hingga 300 km, serta fitur keselamatan yang lebih lengkap pada varian tertinggi.
Apabila VinFast VF 2 resmi dipasarkan di Indonesia, persaingan mobil listrik mungil dipastikan akan semakin menarik untuk disimak.
Pantau terus update terbaru seputar dunia otomotif hanya Moladin.com untuk informasi mobil terbaru, review, dan tips otomotif lainnya!



