Suzuki e SKY menggunakan platform Heartect e dan e-Axle terbaru yang mengintegrasikan motor listrik, inverter, serta unit reduksi dalam satu sistem yang ringkas.
Motor listriknya memiliki kemampuan menghasilkan tenaga hingga 94 hp, tetapi versi Jepang kemungkinan dibatasi menjadi 63 hp agar sesuai regulasi kei car.
Sumber tenaganya berasal dari baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 26 kWh yang ditempatkan di bagian lantai. Berdasarkan pengujian WLTC, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 310 km.
Sistem pengisian dayanya juga mendukung fast charging DC 50 kW. Suzuki menyebut desain e-Axle yang ringan dan kompak turut membantu meningkatkan efisiensi kendaraan.
Harga Suzuki e SKY Mulai Rp239 Jutaan
Di Jepang, Suzuki menyediakan e SKY dalam tiga pilihan varian dengan harga sebagai berikut:
- Varian A: 2.120.000 yen atau sekitar Rp239,1 juta.
- Varian G: 2.390.000 yen atau sekitar Rp269,6 juta.
- Varian X: 2.790.000 yen atau sekitar Rp314,7 juta.
Konsumen Jepang juga berpotensi memperoleh subsidi pemerintah daerah hingga 568.000 yen atau sekitar Rp64,1 juta. Dengan subsidi maksimal tersebut, harga e SKY dapat ditekan menjadi sekitar 1.552.000 yen atau Rp175,1 juta.
Suzuki e SKY Berpeluang Masuk Indonesia
Moladiners, Suzuki e SKY juga mulai menarik perhatian di Indonesia setelah model tersebut tercatat dalam dokumen Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).
Meski begitu, pencatatan tersebut belum dapat diartikan sebagai kepastian bahwa mobil listrik ini akan dipasarkan di Tanah Air.
Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Dony Saputra, sebelumnya menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai rencana e SKY di Indonesia.
Karena itu, kamu masih perlu menunggu pengumuman resmi Suzuki terkait kemungkinan kehadirannya di pasar domestik.
Pantau terus update terbaru seputar dunia otomotif hanya Moladin.com untuk informasi mobil terbaru, review, dan tips otomotif lainnya!



