Xpeng G9L mulai membuka detailnya di pasar China, termasuk harga untuk varian flagship yang kini sudah tersedia dalam tahap pre-order. SUV listrik lima penumpang ini menawarkan teknologi rear-wheel steering, jarak tempuh hingga 755 km, serta sistem bantuan berkendara dengan kemampuan komputasi mencapai 2.250 TOPS.
Harga pre-order Xpeng G9L flagship ditetapkan 259.800 yuan atau sekitar Rp625 jutaan jika dikonversikan ke rupiah. Nilai dalam rupiah merupakan estimasi dan dapat berubah mengikuti kurs.
Selain versi listrik murni atau BEV, Xpeng G9L juga tersedia dalam pilihan EREV yang mengombinasikan motor listrik dan mesin bensin sebagai generator.
Xpeng G9L Punya Dimensi Lebih Panjang dari BMW X5

Xpeng G9L hadir sebagai crossover berukuran besar dengan konfigurasi dua baris dan lima tempat duduk. Mobil ini memiliki dimensi panjang 5.120 mm, lebar 1.999 mm, tinggi 1.782 mm, serta jarak sumbu roda 3.100 mm.
Sebagai gambaran, panjang bodi G9L bahkan 198 mm lebih panjang dibandingkan BMW X5 generasi G05.
Desain eksteriornya mengusung tampilan modern khas mobil listrik, mulai dari bagian depan tertutup, active air intake, atap landai, handle pintu rata dengan bodi, spoiler belakang, hingga fender belakang yang dibuat lebih berisi.
Aerodinamika juga menjadi salah satu perhatian Xpeng. G9L memiliki koefisien hambatan udara 0,238 Cd, sedikit lebih rendah dibandingkan Xiaomi YU7 yang berada di angka 0,245 Cd.
Salah satu fitur yang menarik adalah rear-wheel steering. Teknologi ini membuat roda belakang ikut membelok sehingga radius putar G9L dapat ditekan hingga 5,4 meter meski memiliki dimensi bodi yang besar.
Xpeng G9L BEV Punya Jarak Tempuh hingga 755 Km

Untuk pilihan BEV, Xpeng G9L tersedia dalam beberapa konfigurasi sistem penggerak dan baterai.
Varian listrik paling rendah menggunakan satu motor listrik yang ditempatkan di roda belakang. Motor tersebut menghasilkan tenaga maksimum 270 kW atau sekitar 362 hp, dengan akselerasi 0-100 km/jam dalam 6,8 detik.
Sumber tenaganya berasal dari baterai LFP berkapasitas 91,9 kWh. Berdasarkan standar CLTC, jarak tempuhnya mencapai 702 km.
Sistem kelistrikan 800V juga memungkinkan pengisian daya yang sangat cepat. Xpeng mengklaim G9L dapat menambah jarak tempuh hingga 450 km hanya dalam waktu sekitar sembilan menit.
Pilihan lainnya menggunakan sistem AWD dengan dua motor listrik. Motor depan menghasilkan 160 kW atau sekitar 215 hp, sehingga total tenaga mencapai 430 kW atau sekitar 577 hp.
Versi AWD dengan baterai 91,9 kWh memiliki jarak tempuh hingga 660 km. Sementara varian dengan baterai ternary NMC berkapasitas 110 kWh mampu mencapai 755 km berdasarkan pengujian CLTC.
Varian AWD dengan baterai terbesar ini juga memiliki performa lebih tinggi. Akselerasi 0-100 km/jam diklaim hanya membutuhkan 4,45 detik.
Ada Pilihan EREV dengan Total Jarak Tempuh 1.602 Km
Xpeng G9L juga hadir dalam format EREV atau Extended Range Electric Vehicle. Konfigurasi ini tetap mengandalkan motor listrik sebagai penggerak utama, sementara mesin bensin berfungsi sebagai generator untuk memasok energi ke sistem kelistrikan.
G9L EREV menggunakan dua motor listrik dengan motor depan bertenaga 160 kW dan motor belakang 230 kW atau sekitar 308 hp. Total tenaga sistem mencapai 370 kW atau sekitar 496 hp.
Akselerasi 0-100 km/jam membutuhkan waktu 4,95 detik.
Motor listrik mendapatkan pasokan energi dari baterai LFP 63,3 kWh. Dalam kondisi baterai penuh, jarak tempuh menggunakan tenaga listrik mencapai 435 km berdasarkan standar CLTC.
Sebagai generator, Xpeng memasang mesin bensin 1,5 liter turbo yang menghasilkan tenaga 110 kW atau sekitar 148 hp. Kapasitas tangki bahan bakarnya mencapai 60 liter.
Kombinasi tersebut membuat total jarak tempuh G9L EREV diklaim mencapai 1.602 km berdasarkan standar CLTC.
Interior Xpeng G9L Dilengkapi 33 Speaker

Masuk ke kabin, Xpeng G9L hanya tersedia dalam konfigurasi lima penumpang meski memiliki bodi sepanjang lebih dari lima meter.
Dashboard mengandalkan layar utama berukuran 17,3 inci yang ditempatkan secara floating. Panel instrumen digitalnya berukuran 8,8 inci.
Fitur yang menjadi perhatian adalah AR-HUD berukuran 88 inci serta spion tengah digital berukuran 9 inci.
Kursi depan juga menawarkan pengaturan elektrik hingga 24 arah. Penumpang depan mendapatkan fitur zero-gravity, sementara jok mobil dilengkapi pemanas, ventilasi, serta fungsi pijat 16 titik.
Sistem audionya menggunakan 33 speaker. Tersedia pula wireless charger, masing-masing dua di bagian depan dan satu untuk penumpang belakang.
Kursi baris kedua turut mendapat perhatian. Area ini menyediakan banyak ruang penyimpanan, kulkas terintegrasi berkapasitas 12,5 liter, serta meja lipat yang dapat diputar.
Penumpang kanan di baris kedua juga mendapatkan fitur zero-gravity dan power leg rest. Hiburan belakang dilengkapi layar yang terpasang di plafon berukuran 21,4 inci serta layar tambahan 8 inci di depan penumpang belakang.
Kapasitas bagasi standar mencapai 1.152 liter. Khusus versi BEV, tersedia pula bagasi depan atau frunk berkapasitas 109 liter.
Xpeng G9L Dibekali Komputasi hingga 2.250 TOPS
Teknologi bantuan berkendara menjadi bagian lain yang ditawarkan Xpeng G9L.
Mobil ini menggunakan tiga chip Turing AI yang secara keseluruhan menghasilkan kemampuan komputasi hingga 2.250 TOPS. Kapasitas tersebut digunakan untuk mendukung sistem bantuan berkendara dan berbagai fungsi berbasis kecerdasan buatan.
Selain teknologi tersebut, fitur rear-wheel steering menjadi salah satu pembeda G9L di kelasnya. Sistem ini tidak hanya membantu manuver pada bodi besar, tetapi juga membuat radius putarnya lebih kecil.
Harga Xpeng G9L di China
Xpeng baru mengumumkan harga untuk konfigurasi flagship saat membuka tahap pre-order. Harganya mencapai 259.800 yuan atau sekitar Rp625 jutaan.
Sementara itu, lima konfigurasi lainnya akan memiliki harga lebih rendah, tetapi detail harganya baru akan diumumkan mendekati peluncuran resmi.
Berikut estimasi harga pre-order Xpeng G9L flagship:
- Harga China: 259.800 yuan
- Estimasi rupiah: sekitar Rp625 jutaan
- Status: Pre-order
- Konfigurasi: SUV listrik lima penumpang
Sebagai catatan, konversi ke rupiah hanya merupakan perkiraan berdasarkan nilai tukar dan bukan harga resmi jika mobil tersebut nantinya dipasarkan di Indonesia.
Xpeng G9L Hadir dengan Pilihan BEV dan EREV
Kehadiran G9L memperlihatkan bagaimana Xpeng mengisi segmen crossover besar dengan pilihan sistem penggerak yang lebih beragam.
Versi BEV menawarkan jarak tempuh hingga 755 km, sedangkan EREV mengandalkan mesin bensin sebagai generator untuk memperpanjang total jarak perjalanan hingga 1.602 km berdasarkan standar CLTC.
Dengan bodi 5,1 meter, teknologi rear-wheel steering, sistem 800V, kabin dengan 33 speaker, hingga kemampuan komputasi 2.250 TOPS, Xpeng G9L membawa kombinasi teknologi yang cukup lengkap untuk pasar SUV listrik China.
Buat kamu yang sedang mencari mobil baru, cek pilihan model dan informasi otomotif terbaru lainnya hanya di Moladin. Jangan lupa manfaatkan berbagai fitur Moladin untuk membantu menemukan mobil yang sesuai kebutuhan dan budget.



