Tren Otomotif

Wuling Eksion Siap Meluncur di IIMS 2026, SUV Baru dengan Opsi Hybrid dan Listrik

  • 35 Views
Wuling Eksion
Source: Kompas Otomotif

Daftar Isi

Wuling Eksion menjadi sorotan jelang perhelatan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. SUV terbaru dari Wuling Motors ini diduga kuat akan segera meluncur, setelah satu unit mobil misterius terlihat sudah naik ke atas panggung di booth Wuling, JIExpo Kemayoran, meski masih tertutup kain.

Spekulasi mengenai identitas mobil tersebut semakin menguat setelah nama Eksion resmi terdaftar di Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI). Pendaftaran merek dagang ini dilakukan langsung oleh SAIC GM Wuling Automobile Co. Ltd., menandakan bahwa peluncuran Wuling Eksion di Indonesia tinggal menunggu waktu. Cek info lengkapnya dibawah ini!

Wuling Eksion Melanjutkan Lini Nama Alfabet

Wuling Eksion
Source: Kompas Otomotif

Menariknya, nama Eksion disebut-sebut melanjutkan pola alfabet dari model Wuling sebelumnya, yakni Darion. Strategi penamaan ini memberi kesan bahwa Wuling tengah menyiapkan lini produk baru yang lebih sistematis dan tersegmentasi.

Langkah pendaftaran merek di PDKI biasanya menjadi tahap akhir sebelum sebuah model diperkenalkan ke publik. Artinya, Wuling Eksion hampir pasti akan meluncur secara resmi di IIMS 2026, entah sebagai model produksi massal atau perkenalan awal (preview).

Desain Wuling Eksion, Kental Aura SUV Modern

Secara desain, Wuling Eksion diduga memiliki kemiripan kuat dengan Wuling Starlight 560 yang sudah lebih dulu dipasarkan di China. Hal ini terlihat dari:

  • Siluet bodi SUV mengotak
  • Garis desain tegas di bagian samping
  • Buritan yang kokoh dengan lekukan minimalis
  • Bahasa desain modern yang mengikuti tren SUV global

Bentuk seperti ini memang tengah digemari konsumen, karena memberi kesan gagah sekaligus fungsional untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh

Perbedaan Desain Berdasarkan Varian

Jika mengacu pada Starlight 560, maka Wuling Eksion kemungkinan hadir dalam beberapa varian, dengan perbedaan desain sebagai berikut:

  • Varian ICE (mesin bensin) & PHEV
    • Gril depan bermotif jaring berbentuk persegi panjang
    • Skid plate trapesium di bumper bawah
    • Tampilan lebih agresif dan konvensional
  • Varian BEV (listrik murni)
    • Gril depan tertutup (closed grille)
    • Desain lebih simpel dan futuristik
    • Ciri khas mobil listrik modern

Perbedaan ini memudahkan konsumen membedakan tipe mesin hanya dari tampilan eksterior.

Spesifikasi Wuling Eksion Masih Misterius

Hingga kini, spesifikasi resmi Wuling Eksion untuk pasar Indonesia memang belum diumumkan. Namun, jika merujuk pada Starlight 560 di China, SUV ini berpotensi hadir dalam tiga pilihan teknologi:

  1. ICE (Internal Combustion Engine)
  2. PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle)
  3. BEV (Battery Electric Vehicle)

Pendekatan multi-powertrain ini sejalan dengan strategi Wuling yang agresif dalam elektrifikasi, sekaligus tetap mengakomodasi konsumen yang belum siap beralih sepenuhnya ke mobil listrik.

Varian PHEV Jadi yang Paling Menarik

Dari ketiga opsi tersebut, varian PHEV Wuling Eksion menjadi yang paling menyita perhatian. Berdasarkan klaim di China, jarak tempuh gabungan varian plug-in hybrid ini mencapai 1.100 kilometer (standar WLTC).

Angka ini tentu sangat impresif, terutama untuk:

  • Penggunaan jarak jauh
  • Konsumen yang ingin hemat bahan bakar
  • Pengemudi yang tidak ingin sering mengisi daya listrik

Dengan kombinasi mesin bensin dan motor listrik, varian ini bisa menjadi solusi transisi ideal menuju era kendaraan elektrifikasi.

Potensi Wuling Eksion di Pasar Indonesia

Jika benar meluncur di IIMS 2026, Wuling Eksion akan masuk ke segmen SUV menengah, yang saat ini sangat kompetitif. Beberapa keunggulan potensial yang bisa ditawarkan antara lain:

  • Desain modern dan futuristik
  • Pilihan mesin lengkap (ICE, PHEV, BEV)
  • Teknologi elektrifikasi yang sudah matang
  • Harga kompetitif khas Wuling

Melihat rekam jejak Wuling di Indonesia—seperti kesuksesan Air ev, Binguo EV, dan Alvez—Eksion berpeluang besar menjadi pemain kuat di segmen SUV ramah lingkungan.

Strategi Wuling Menuju Elektrifikasi

Kehadiran Wuling Eksion juga mempertegas komitmen Wuling dalam mendukung elektrifikasi kendaraan di Indonesia. Tidak hanya fokus pada mobil listrik murni, Wuling juga memberi opsi plug-in hybrid yang lebih fleksibel.

Pendekatan ini relevan dengan kondisi infrastruktur Indonesia saat ini, di mana:

  • SPKLU belum merata
  • Konsumen masih mempertimbangkan faktor kepraktisan
  • Mobil hybrid dan PHEV menjadi solusi realistis

Debut di IIMS 2026 Tinggal Menunggu Waktu

Dengan unit yang sudah terpajang di booth, nama yang telah terdaftar di PDKI, serta bocoran desain dan teknologi, Wuling Eksion tinggal menunggu pengumuman resmi.

IIMS 2026 kemungkinan besar akan menjadi panggung debutnya, sekaligus ajang pembuktian apakah SUV ini mampu mengulang kesuksesan model-model Wuling sebelumnya di pasar nasional.

Wuling Eksion menjadi salah satu calon bintang di IIMS 2026. Mengusung desain SUV modern, pilihan mesin lengkap dari konvensional hingga listrik murni, serta potensi jarak tempuh luar biasa pada varian PHEV, mobil ini sangat layak dinantikan.

Meski spesifikasi detailnya masih dirahasiakan, sinyal peluncuran sudah sangat kuat. Jika harga dan fitur yang ditawarkan kompetitif, bukan tidak mungkin Wuling Eksion akan menjadi SUV elektrifikasi favorit baru di Indonesia.

Artikel Tren Otomotif
Rekomendasi Untuk Kamu

Lihat Artikel Terkait

Terpopuler di
Tren Otomotif