Daftar SUV listrik terlaris di awal 2026 menunjukkan perubahan besar dalam peta persaingan otomotif nasional.
Data wholesales Januari-Februari 2026 memperlihatkan bagaimana model-model baru, terutama dari pabrikan China langsung mendominasi pasar.
Dalam dua bulan pertama tahun ini, tren penjualan SUV berbasis baterai semakin mengarah ke produk dengan harga kompetitif, fitur lengkap, serta teknologi yang relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia.
Dominasi BYD dan Merek China

Moladiners, kalau melihat lebih dalam, BYD menjadi pemain paling agresif di pasar saat ini. Model seperti Atto 1 langsung melesat jauh meninggalkan pesaing dengan selisih ribuan unit.
Beberapa faktor yang membuat BYD dan mobil merek China unggul, antara lain:
- Harga lebih kompetitif dibanding rival global
- Fitur melimpah di kelasnya
- Ketersediaan unit lebih cepat
- Strategi distribusi agresif
Selain BYD, merek seperti Jaecoo, Aion, dan Geely juga menunjukkan performa solid di segmen SUV listrik terlaris.
Model Baru Langsung Melejit
Salah satu fenomena menarik adalah kehadiran model baru yang langsung masuk jajaran atas.
Jaecoo J5 EV, misalnya, berhasil menempati posisi kedua meski tergolong pemain baru.
Hal ini menunjukkan bahwa pasar Indonesia semakin terbuka terhadap brand baru, selama menawarkan:
- Desain modern
- Teknologi terbaru
- Harga yang masuk akal
- Value for money tinggi
Dengan kata lain, loyalitas merek tertentu mulai tergeser oleh rasionalitas konsumen.
SUV Listrik Terlaris Periode Januari-Februari 2026

Berikut daftar lengkap SUV listrik terlaris berdasarkan distribusi wholesales Gaikindo pada periode Januari-Februari 2026:
- BYD Atto 1 – 7.061 unit
- Jaecoo J5 EV – 4.868 unit
- Geely EX2 – 1.199 unit
- BYD Sealion 7 – 956 unit
- Aion UT – 673 unit
- Aion V – 546 unit
- Geely EX5 – 481 unit
- Hyundai Kona Electric – 244 unit
- Chery J6T – 239 unit
- MG 4 EV – 190 unit
- Aion Y Plus – 187 unit
- Hyptec HT – 139 unit
- Chery Omoda E5 – 92 unit
- Polytron G3+ – 81 unit
- Xpeng G6 – 78 unit
- Neta V-II – 62 unit
- Polytron G3 – 59 unit
- Changan Deepal S07 – 46 unit
- Citroen e-C3 – 45 unit
- VinFast VF e34 – 47 unit
- iCar 03 – 35 unit
- BYD Dolphin – 26 unit
- Hyundai Ioniq 5 – 23 unit
- MG ZS EV – 19 unit
- Toyota bZ4X – 16 unit
- Neta X – 10 unit
- VinFast VF 5 – 13 unit
- VinFast VF 6 Eco – 2 unit
- VinFast VF 6 Plus – 2 unit
- Mazda MX-30 – 2 unit
- VinFast VF 7 Eco – 1 unit
- Mercedes-Benz EQB – 1 unit
- BMW iX – 1 unit
Dari daftar di atas, terlihat jelas bahwa SUV listrik terlaris didominasi oleh model dengan harga lebih terjangkau dan spesifikasi kompetitif.
Kenapa SUV Listrik Semakin Diminati?
Ada beberapa alasan kenapa SUV listrik terus tumbuh pesat di Indonesia, di antaranya:
1. Karakter SUV yang Cocok untuk Jalan Indonesia
Ground clearance tinggi dan kabin luas membuat SUV lebih fleksibel untuk berbagai kondisi jalan.
2. Biaya Operasional Lebih Rendah
Mobil listrik menawarkan efisiensi biaya operasional dibandingkan mobil berbahan bakar minyak.
3. Dukungan Pemerintah
Insentif pajak dan kebijakan elektrifikasi turut mendorong pertumbuhan pasar mobil listrik di Indonesia
4. Infrastruktur Mulai Berkembang
Stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) semakin banyak tersedia, terutama di daerah-daerah.
Prospek SUV Listrik ke Depan
Melihat tren saat ini, pasar SUV listrik diprediksi akan semakin ramai dalam beberapa tahun ke depan. Beberapa hal yang kemungkinan terjadi antara lain:
- Lebih banyak model baru dari berbagai brand
- Penurunan harga akibat kompetisi ketat
- Teknologi baterai yang semakin efisien
- Persaingan antara brand China vs global makin sengit
Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin peta industri otomotif nasional akan berubah secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.
Kalau kamu mau tahu update terbaru dunia otomotif, tips beli mobil, hingga rekomendasi kendaraan terbaik, langsung cek artikel lainnya di Moladin.com ya!




