Persaingan industri otomotif di Indonesia semakin ramai dengan kehadiran berbagai merek asal China. Berdasarkan data penjualan wholesales Januari-September 2026, merek mobil China terlaris dipimpin oleh BYD dengan distribusi mencapai 43.727 unit.
Secara keseluruhan, 20 merek otomotif China mencatatkan penjualan 132.172 unit atau sekitar 19,5% dari total distribusi mobil nasional.
Capaian ini menunjukkan semakin besarnya kontribusi pabrikan China terhadap pasar otomotif Tanah Air.
BYD Jadi Merek Mobil China Terlaris
BYD menempati posisi pertama dengan distribusi 43.727 unit selama sembilan bulan pertama 2026. Capaian tersebut menyumbang sekitar sepertiga dari total wholesales 20 merek China yang tercatat di Indonesia.
Jaecoo berada di urutan kedua dengan 27.234 unit, sedangkan Geely menempati posisi ketiga dengan 14.783 unit. Selisih penjualan antara BYD dan Jaecoo mencapai 16.493 unit, memperlihatkan keunggulan BYD dalam persaingan antarmerek asal China.
Di posisi berikutnya, Wuling membukukan 13.406 unit dan Chery mencatatkan 8.313 unit. Kelima merek teratas tersebut secara gabungan menyumbang sekitar 81% dari total distribusi 20 merek China.
Dominasi ini menunjukkan bahwa kontribusi penjualan masih terkonsentrasi pada sejumlah pemain utama. Meski begitu, persaingan di antara merek lain tetap menarik untuk dicermati seiring berkembangnya pilihan kendaraan di pasar Indonesia.
