Buat kalian yang hobi merawat kendaraan bermotor, tentu tak asing dengan cairan WD-40. Mengingat fungsi WD-40 begitu berguna untuk merawat mobil maupun motor.
WD merupakan kepanjangan dari Water Displacement (penghilang kelembaban), yang formulasi cairannya disempurnakan pada upaya ke-40. Produk asal San Diego, California, Amerika Serikat ini punya 2.000 kegunaan yang diklasifikasikan menjadi lima jenis pemakaian.
Secara garis besar, kebanyakan orang mengetahui fungsi WD-40 sebagai cairan anti karat. Namun sejatinya WD-40 lebih tepat sebagai pembersih dan pelindung karat.
Buat kalian yang tertarik menggunakan WD-40, bisa menemui produk ini dengan banderol yang cukup beragam. Untuk ukuran 300 ml biasanya dijajakan dengan banderol sekitar Rp 50 ribuan atau lebih murah.
Sedangkan untuk ukuran yang lebih kecil, yakni 200 ml, biasanya WD 40 dijajakan sekira Rp 40 ribuan. Harga tidak mengikat, tergantung kalian membelinya.
Kemasan WD40 biasanya berkelir biru yang dipadukan dengan kelir kuning. Kemasannya pun beragam, serta ditawarkan dalam sejumlah varian.
Nah, jika bicara fungsi WD-40 lebih dalam. Sejatinya cairan ini bisa digunakan untuk sejumlah kebutuhan.
Jadi tidak hanya semata-mata sebagai cairan anti karat saja. Karena banyak kegunaan yang bisa kalian petik dari produk yang satu ini.
Daripada penasaran, berikut ini Moladin akan memberikan gambaran singkat mengenai fungsi WD-40 yang mungkin bisa kalian gunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
1. Menghilangkan Kelembaban dan Mencegah Mesin Mogok

Mengenal fungsi WD-40
Salah satu fungsi utama WD-40 adalah untuk menghilangkan kelembaban pada komponen kendaraan. Hal ini sangat berguna dalam mencegah gangguan listrik akibat air, seperti mesin mogok saat musim hujan. Busi dan rumah busi adalah bagian yang paling rentan terhadap kelembaban, terutama pada motor yang sering terkena air saat berkendara di kondisi basah.
Dengan menyemprotkan WD-40 ke rumah busi secara rutin, kamu bisa menghindari mesin kendaraan mati mendadak. Selain itu, WD-40 juga melapisi permukaan logam dengan lapisan pelindung yang mencegah terbentuknya karat akibat kelembaban.
2. Melumasi Bagian Engsel dan Komponen Bergerak

Penggunaan WD-40
WD-40 juga dapat digunakan sebagai pelumas untuk berbagai komponen kendaraan yang sering bergerak, seperti engsel pintu mobil, kopling, dan kopling tangan pada motor. Cairan ini dapat mengurangi gesekan yang menyebabkan suara berdecit pada engsel atau bagian yang mulai seret akibat pemakaian.
Pada rantai motor, WD-40 dapat membantu membersihkan kotoran sebelum diberikan pelumas utama. Meski begitu, penting untuk diingat bahwa WD-40 bukan pengganti pelumas rantai, melainkan hanya sebagai pembersih sebelum rantai diberi pelumas yang sesuai.
3. Membersihkan Kotoran Membandel di Kendaraan

WD-40 bisa untuk membersihkan
Selain mencegah karat, WD-40 juga dapat digunakan untuk membersihkan berbagai noda membandel di kendaraan. Debu, aspal, dan kotoran lainnya yang menempel di bodi motor atau mobil dapat dengan mudah dihilangkan dengan menyemprotkan WD-40, lalu mengelapnya dengan kain bersih.
Fungsi ini sangat berguna setelah kendaraan terkena hujan atau kotor akibat jalanan yang berlumpur. Selain itu, WD-40 juga efektif dalam menghilangkan bekas lem, stiker, serta noda aspal yang sulit dihapus menggunakan sabun biasa.
Baca juga Tips Mencuci Mobil Warna Doff Stargazer X, Awet Anti Pudar
4. Membantu Melepas Baut dan Mur yang Seret

Pergunakan WD-40 secara tepat
Komponen kendaraan yang sering mengalami kesulitan dilepas, seperti baut atau mur yang berkarat dan macet, dapat dengan mudah diatasi dengan menyemprotkan WD-40. Cairan ini memiliki sifat penetrasi yang tinggi, sehingga dapat masuk ke celah kecil pada ulir baut dan membantu melonggarkan bagian yang sulit dilepas.
Fungsi ini juga berguna saat mengganti ban mobil atau motor, terutama jika baut roda sudah lama tidak dibuka dan mengalami karat. Dengan menyemprotkan WD-40 beberapa saat sebelum membongkar komponen, baut atau mur akan lebih mudah diputar tanpa risiko merusak ulirnya.
5. Melindungi Komponen Logam dari Karat

WD-40 bisa untuk melindungan komponen kendaraan
Fungsi lain yang tidak kalah penting adalah sebagai pelindung komponen logam dari korosi. WD-40 dapat membentuk lapisan pelindung pada permukaan besi, baja, atau logam lainnya, sehingga menghambat proses oksidasi yang menyebabkan karat.
Komponen kendaraan yang sering terpapar udara lembab atau air hujan, seperti rangka motor, knalpot, dan kaki-kaki mobil, dapat bertahan lebih lama jika secara rutin disemprotkan WD-40. Namun, cairan ini tidak bisa menggantikan pelumas pada rantai atau bagian mesin yang memerlukan oli khusus.
Baca juga Cara Membedakan Pelumas Shell Asli atau Palsu
Fungsi WD-40 untuk Peralatan Rumah Tangga

Penggunaan WD-40 untuk kebutuhan rumah tangga
Selain digunakan untuk kendaraan, WD-40 juga memiliki banyak kegunaan di rumah. Beberapa barang yang bisa dirawat menggunakan cairan ini antara lain:
- Engsel pintu yang berdecit
- Kunci gembok yang macet
- Peralatan dapur berbahan stainless steel
- Membersihkan lantai keramik dari noda membandel
- Menghilangkan bekas permen karet dari karpet atau rambut
- Memperbaiki resleting yang macet
- Membersihkan noda cat atau bekas lem pada permukaan tertentu
- Melonggarkan tutup botol atau toples yang sulit dibuka
Karena sifatnya yang multifungsi, WD-40 dapat menjadi produk wajib yang ada di rumah untuk berbagai keperluan. Dengan kemasan yang praktis dan harga yang terjangkau, cairan ini dapat membantu merawat berbagai barang agar tetap dalam kondisi terbaik.
Baca juga Gadai Motor di Pegadaian? Ini Cara dan Syaratnya
WD-40 bukan hanya sekadar cairan anti karat, tetapi juga memiliki berbagai manfaat lain, baik untuk kendaraan maupun peralatan rumah tangga. Dengan pemakaian yang tepat, produk ini dapat membantu memperpanjang usia pakai komponen mobil dan motor, serta berbagai barang lainnya.
Pastikan untuk selalu menggunakan WD-40 sesuai kebutuhan agar hasilnya maksimal. Simak terus Moladin.com untuk informasi otomotif menarik lainnya!
Baca juga: