Tips Mengendarai Motor Listrik Agar Lebih Aman dan Nyaman

by Tigor Sihombing
motor listrik

Gaung motor listrik dari hari ke hari terdengar semakin kencang. Tak sekadar dari menjamurnya para produsen atau distributor motor listrik, namun didorong oleh faktor ekonomis yang kuat bikin banyak orang berbondong-bondong beralih ke kendaraan ramah lingkungan.

Namun, penggunaan motor listrik juga memerlukan penyesuaian dalam berkendara. Karena ada beberapa faktor pada motor listrik yang bisa menyebabkan kecelakaan saat berkendara.

Misal, motor listrik cenderung memiliki akselerasi yang lebih cepat dibandingkan dengan motor konvensional karena torsi yang tinggi sejak putaran rendah.

Ini dapat membuat pengendara terutama yang belum terbiasa dengan motor listrik menjadi terkejut atau kehilangan kendali saat mempercepat laju, terutama saat menyalip atau keluar dari persimpangan.

1 alva oneXP

Respons akselerasi yang cepat ini juga dapat meningkatkan risiko kecelakaan jika pengendara tidak dapat mengendalikannya dengan sigap.

Selain itu motor listrik memiliki raungan mesin yang hampir tidak bersuara atau sangat tenang dibandingkan dengan motor bermesin konvensional yang menghasilkan suara mesin yang khas.

Kondisi ini dapat membuat pengendara dan pengguna jalan lainnya kurang waspada terhadap keberadaan motor listrik. Pasalnya selain suara mesin yang minim, motor listrik juga tidak menghasilkan raungan suara knalpot.

Hal ini membuat pengendara motor listrik mungkin sulit untuk memberikan peringatan kepada pengguna jalan lainnya, seperti saat akan mendahului atau memberi isyarat saat berbelok. Sehingga dapat menyebabkan kebingungan dan meningkatkan risiko kecelakaan,

Kawasaki Ninja e-1 jadi motor listrik bergaya sport

Kawasaki Ninja e-1 jadi motor listrik bergaya sport

Pengendara motor listrik perlu memperhatikan tingkat daya baterai mereka dan merencanakan rute perjalanan dengan bijak. Karena kecelakaan dapat terjadi jika motor listrik kehabisan daya di tengah perjalanan atau saat berada di lokasi yang tidak aman untuk berhenti.

Baca juga  4 Motor Listrik Terbaik di Indonesia, Pilih Mana?

Faktor lainnya adalah motor listrik juga memerlukan perawatan dan pemeliharaan yang berkala seperti motor konvensional. Kesalahan dalam merawat motor listrik, seperti tidak memeriksa sistem rem regeneratif atau tidak mengganti baterai yang aus, dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

Pahami Karakter Motor Listrik

Motor listrik

Motor listrik memiliki akselerasi yang lebih cepat dan torsi yang tinggi. Pengendara perlu waspada agar tidak terkejut dengan respons yang cepat ini.

Maka dari itu Jusri Pulubuhu, Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), menekankan pentingnya pemahaman tentang karakteristik motor listrik sebelum mengendarainya.

Berikut beberapa tips mengendarai motor listrik yang harus diperhatikan:

  1. Pahami Karakter Motor: Motor listrik memiliki karakter mesin yang berbeda dengan kendaraan konvensional. Penting untuk memahami karakteristiknya untuk menghindari kejutan saat berkendara.

  2. Hati-hati dengan Akselerasi: Motor listrik memiliki akselerasi yang lebih cepat dan torsi yang tinggi. Pengendara perlu waspada agar tidak terkejut dengan respons yang cepat ini.

  3. Perhatikan Kecepatan: Motor listrik cenderung lebih sunyi, sehingga perlu memperhatikan kecepatan dengan teliti untuk menghindari kecelakaan.

    “Semakin cepat kendaraan konvensional maka semakin bising suara yang dihasilkan sehingga akan mudah bagi pengendara untuk mengantur kecepatan;” kata Jusri.

    Oleh karena itu, para pengendara motor listrik harus memperhatikan dengan teliti saat berakselerasi. Selain itu, mesin yang sunyi senyap ini juga dapat berbahaya bagi pengendara lain.

    “Karena tidak berbunyi makan pengguna jalan lain tidak akan mudah menyadari adanya kendaraan-kendaraan di samping atau belakang mereka,” tegasnya.

  4. Titik Pengereman Harus Lebih Awal: Karena karakteristik yang berbeda, titik pengereman pada motor listrik juga harus dilakukan lebih awal untuk menghindari kecelakaan.

Baca juga  Cara Membersihkan Air Purifier Mobil, Mudah dan Ringkas

Pahami Hal Pendukung Jadi Tips Mengendarai Motor Listrik Paling Jitu

Kawasaki Ninja e-1 hadir bersama saudaranya yakni Kawasaki Z e-1

Kawasaki Ninja e-1 hadir bersama saudaranya yakni Kawasaki Z e-1

Tidak langsung menetukan rute dan tujuan perjalanan sesimpel mengendarai motor konvensional, maka mengendarai motor listrik juga ada ritual wajib yang cenderung membutuhkan lebih banyak effort. 

Berikut beberapa hal yang wajib dipersiapkan lebih dulu sebelum mulai berkendara dengan motor listrik:

  1. Pastikan kondisi baterai motor terisi penuh sebelum memulai perjalanan. Dengan memastikan hal ini, maka Anda bisa mengkalkulasi rutu tujuan dengan kemampuan baterai lebih optimal misalnya mengukur jarak riil dari rumah ke kantor. Pasalnya jika kerap abai, janganya tiba di tujuan malah motor listrik yang dibawa bisa habis daya baterai.
  2. Pelajari panduan perawatan baterai dari buku manual. Jangan sampai tidak membaca buku manual pasalnya disana terdapat panduan perawatan baterai yang benar agar tahan lama. Umumnya jangan mengisi daya baterai saat suhu panas atau terlalu dingin.
  3. Ketahui lokasi pengisian daya terdekat sepanjang rute perjalanan. Lokasi ini akan diperlukan untuk mengisi ulang daya di tengah perjalanan agar tidak kehabisan daya.
  4. Speedometer digital dengan indikator status baterai

    Speedometer digital dengan indikator status baterai

    Pahami lambang dan makna dari setiap indikator di speedometer. Pada speedometer motor listrik juga dilengkapi petunjuk kecepatan, namun yang berbeda ialah tambahan indikator baterai dan jangan sampai abai, karena mengisi ulang baterai tidak sepraktis isi motor berbahan bakar bensin. 
Baca juga  Potensi Motor Listrik Bisa Geser Motor Konvensional, Gimana Nih Brad?

Dengan memperhatikan tips-tips di atas, pengendara motor listrik dapat berkendara dengan lebih aman dan mengurangi risiko kecelakaan.

Demikian ulasan terkait Tips Berkendara Motor Listrik. Simak terus Moladin.com untuk update berita terbaru seputar otomotif.

Related Articles

Moladin Digital Indonesia








Logo Kementerian Komunikasi dan Informatika