by

Beda 3 Varian Wuling Cortez CT, Mana yang Layak Beli?

Varian Wuling Cortez CT – Mobil MPV dari Wuling, bukan cuma Confero saja. Pabrikan asal tiongkok tersebut juga memiliki Cortez CT atau Turbo yang kelasnya satu tingkat di atas.

Wuling Cortez Turbo istimewa lantaran memiliki dimensi lebih bongsor. Di atas kertas, panjangnya 4.780 mm, lebar 1.816 mm, dan tinggi 1.755. Bodi besar tersebut berakibat ke daya tampung di kabin yang lega.

Interiornya memiliki dua pilihan konfigurasi jok baris kedua. Ada yang konvensional dan captain seat. Untuk gaya captain seat, memungkinkan penumpang lebih nyaman ketika duduk lantaran ukuran jok yang besar plus kelengkapan hand rest.

Kemudian performa mesin Cortez CT juga jauh lebih bertenaga dibanding Confero. Pakai kapasitas 1.451 cc dengan konfigurasi empat silinder, berteknologi DOHC, DVVT, dan induksi turbo. Alhasil torsi puncak yang mampu dikeluarkan mencapai 250 Nm pada 1.600 – 3.600 rpm dan tenaga maksimal 140 hp pada 5.200 rpm.

Sementara untuk fitur, MPV yang merupakan rival Toyota Innova ini punya pilihan transmisi CVT. Keunggulan CVT, mampu mengubah rasio secara berkelanjutan. Teknologi ini membuat setiap perpindahan gigi terasa lebih halus.

Hanya saja memang untuk sistem penggerak, Cortez CT berbeda dengan Confero. Mobil keluarga ini mengandalkan penggerak roda depan (FWD), sementara Confero belakang. Keunttungan FWD, mampu berakselerasi lebih cepat dan lebih hemat konsumsi bahan bakar.

Bicara soal warna bodi, Cortez Turbo tersedia dalam lima opsi: starry black (hitam), dazzling silver (perak), pristine white (putih), aurora silver (perak gelap), dan burgundy red (merah keunguan).

Di Indonesia, Wuling menjual mobil MPV tersebut dalam tiga varian: Type S, C, dan L. Apa perbedaan tiga varian Wuling Cortez CT?

Baca juga  Sejarah Daihatsu Xenia, Sejak 2013 Hingga Kini

3 Varian Wuling Cortez CT

varian wuling cortez ct
Pilihan bangku captain seat di baris kedua, jadi andalan kenyamanan Wuling Cortez Turbo

Totalnya ada tiga varian WUling Cortez CT, masing-masing dibedakan oleh fitur kenyamanan, keselamatan, dan desain. Khusus type S, tentu punya fitur paling minim, serta desain sederhana. Di sisi lain, harganya sangat terjangkau.

Cortez CT Type C beda lagi, ini ada di kelas menengah. Sementara Type L merupakan yang termewah. Lalu dari ketiga varian Wuling Cortez CT, mana yang sebaiknya dibeli? Agar tidak bingung, berikut bahasan lengkapnya:

1. Cortez CT Type S Varian Termurah

varian wuling cortez ct type s
Ciri khas eksteriro Varian Wuling Cortez CT Type S masih pakai pelek silver dan tidak ada lampu kabut

Jika melihat desain varian Wuling Cortez CT Type S, sosoknya paling sederhana. Tidak ada aksen chrome yang menempel di tubuh, pabrikan asal Tiongkok menggantinya dengan balutan silver. Kemudian untuk pelek juga pakai warna silver, bukan two tone.

Beberapa fitur juga disunat, secara kasat mata kamu bisa melihat tidak ada lampu kabut. Lalu sistem pencahayaan juga masih mengandalkan bohlam dengan proyektor, bukan LED.

Meski sederhana, namun kesan mewah masih tampak. Wuling tetap mempertahankan roof rail yang sangat penting untuk membawa banyak barang. Di buritan, Cortez CT Type S pun memiliki spoiler atap dengan lampu LED. Ada pula wiper belakang dan sein LED.

Interior varian Wuling Cortez CT Type S memiliki empat speaker, double blower, power window untuk pengemudi, dan central door lock. Terkait keselamatan, ada fitur anti-lock braking system (ABS), electronic brake distribution (EBD), dual SRS Aribags, rem cakram di keempat roda, dan emergency stop signal (ESS).

Baca juga  7 Rekomendasi MPV Pintu Geser Bekas Rp 100 Jutaan

Wuling Cortez Turbo Type S dijual dengan dua harga: transmisi manual 6-percepatan Rp 209 juta (OTR Jakarta) dan transmisi CVT Rp 233 juta (OTR Jakarta). Versi CVT lebih mahal, lantaran mendapat berbagai fitur tambahan seperti LED daytime running light, keyless entry, engine start/stop button, dan audio steering switch. Terdapat pula head unit layar sentuh berukuran 8 inci serta fitur kamera parkir.

Bukan cuma itu, varian Cortez CT Type S CVT memiliki konfigurasi bangku captain seat dengan jok yang dibalut kulit sintetis. Dengan jok kulit, tentu tidak perlu khawatir ketika anak-anak menumpahkan makanan dan minuman. Kamu cukup lap, maka kotoran langsung hilang.

Jika kamu tertarik dengan Type S, maka pilihan CVT merupakan yang paling pas untuk keluarga. Bagaimana menurut kamu?

Baca juga:

2. Cortez CT Type C

varian wuling cortez ct type c
Pelek sudah pakai two tone dan fitur keselamatan lebih baik dari Type S. Harganya mulai Rp 238,5 juta (OTR Jakarta).

Spesifikasi varian Wuling Cortez CT Type C ada di tengah-tengah. Eksteriornya sudah lebih mewah dibanding Type S, lantaran mendapat beberapa aksen chrome. Lalu di atap ada shark fin antenna. Spion juga telah terintegrasi lampu sein dan fitur pelipatan elektrik.

Pelek varian ini tampak semakin mewah lewat gaya two tone. Soal ukuran, tidak beda masih pakai ban 205/55-16 inci.

Terkait fitur interior, tidak beda jauh dengan Type S CVT. Tambahannya cuma AC digital dan tombol parkir elektrik. Dalam hal keselamatan, pengembangannya cukup banyak. Wuling memberi hill hold control (HHC) agar kendaraan tidak mundur saat berhenti di tanjakan. Hadir pula electronic stability control (ESC) untuk mencegah mobil tergelincir saat bermanuver.

Baca juga  Uji Konsumsi BBM Mobilio, Benarkah Efisien?

Harga varian Wuling Cortez CT Type C Rp 238,5 juta (OTR Jakarta) untuk transmisi manual dan Rp 255,5 juta (OTR Jakarta) buat yang CVT.

3. Wuling Cortez CT Type L Varian Termewah

varian wuling cortez type l
Varian termewah, punya berbagai tambahan fitur. Mulai dari suspensi belakang independen, hingga sunroof

Bila menurut kamu Type C kurang, varian Wuling Cortez CT Type L bisa jadi pilihan. Inilah Cortez Turbo termewah. Ada berbagai fitur tambahan yang diberikan oleh pabrikan asal Tiongkok. Khusus di eksterior, sistem pencahayaan telah dilengkapi LED Proyektor dengan Auto-On.

Masuk ke interior, kabin yang lebih mewah terasa kuat. Lihat saja penggunaan setir dengan balutan kulit. Lalu ada luminous multi information display (MID) berukuran 7 inci. Varian tertinggi ini juga punya tempat meletakkan kaca mata di langit-langit, dekat lampu kabin.

Soal kenyamanan, tersedia pengaturan elektrik untuk bangku depan. Kemudian yang menjadikannya semakin mewah adalah elektrik sunroof dan atmosphere lamp. Guna sunroof membuat pandangan penumpang jadi lebih luas, sehingga perjalanan jadi semakin menyenangkan.

Varian Wuling Cortez Type L pun tambah istimewa, lantaran punya suspensi belakang independen. Bantingan saat melewati berbagai medan jalan jadi terasa lebih berkualitas.

Terkait keselamatan Wuling Cortez Turbo varian tertinggi memiliki fitur yang paling lengkap. Tambahannya safety belt indicator untuk semua penumpang, side airbags, dan sensor parkir.

Dengan spesifikasi yang istimewa, Wuling Cortez CT Type L dijual Rp 290 juta (OTR Jakarta) dan hanya tersedia dalam transmisi CVT.

Setelah mengetahui perbedaan 3 varian Wuling Cortez CT, kira-kira produk mana yang bakal kamu beli?

Comment

Leave a Reply

Terbaru