Dalam dunia modifikasi mesin, khususnya untuk keperluan balap, noken as menjadi salah satu komponen vital yang sangat menentukan performa.
Noken as atau camshaft adalah komponen penting dalam sistem pembukaan dan penutupan katup mesin. Fungsinya mengatur timing antara katup masuk dan keluar agar sesuai dengan putaran mesin.
Mengatahui tabel ukuran noken as motor balap dan motor standar yang tepat akan memengaruhi aliran udara dan bahan bakar ke ruang bakar, serta pembuangan sisa gas pembakaran. Yuk, simak sampai habis!
Parameter Ukuran Noken As yang Harus Kamu Tahu

Sebelum melihat tabel ukuran noken as motor balap dan motor standar, kamu perlu paham dulu istilah-istilah teknis yang sering muncul berikut ini:
- Lobe Lift: Ketinggian maksimum dari tonjolan pada noken as yang menentukan seberapa jauh klep motor terbuka.
- Duration: Lamanya waktu klep terbuka selama satu siklus mesin, diukur dalam derajat rotasi poros engkol.
- Lobe Centerline: Posisi titik tengah dari lobe intake dan exhaust terhadap TDC (Top Dead Center).
- Valve Lift: Seberapa tinggi klep motor terangkat saat didorong oleh noken as.
Keempat parameter ini harus diseimbangkan dengan tujuan penggunaan motor. Moladiners perlu mencocokkan karakter mesin dan kebutuhan berkendara sebelum memilih noken as.
Tabel Ukuran Noken As Motor Balap
Berbeda dari motor standar, motor balap memerlukan noken as dengan ukuran khusus untuk memaksimalkan pembakaran dan tenaga. Berikut ini tabel ukuran noken as motor balap populer di Indonesia:
| Tipe Motor | Durasi (derajat) | Lift (mm) | Diameter Poros (mm) | Tinggi Profil (mm) |
|---|---|---|---|---|
| Honda CB150R | 220 | 9.5 | 20 | 25 |
| Yamaha R15 | 230 | 10.0 | 20.5 | 30 |
| Suzuki GSX-R150 | 240 | 11.0 | 21 | 28 |
| Kawasaki Ninja 250 | 245 | 12.0 | 22 | 32 |
| Bajaj Pulsar 200NS | 225 | 9.8 | 20 | 29 |
| KTM Duke 200 | 220 | 10.5 | 19.5 | 27 |
Data di atas merupakan referensi umum dan bisa bervariasi tergantung pada tahun produksi dan jenis modifikasi motor yang kamu lakukan.
Tabel Ukuran Noken As Motor Standar
Berikut ini tabel ukuran noken as motor standar dari berbagai tipe motor Honda, Yamaha, dan Suzuki yang bisa Moladiners jadikan acuan:
Ukuran Noken As Motor Honda
| Tipe Motor | Intake (Lift / Durasi) | Exhaust (Lift / Durasi) |
|---|---|---|
| CBR150R | 8.7 mm / 255° | 7.9 mm / 258° |
| CB150R Streetfire | 7.3 mm / 254° | 7.3 mm / 242° |
| Beat | 6.2 mm / 230° | 6.7 mm / 230° |
| Scoopy | 4.7 mm / 220° | 7.5 mm / 225° |
| PCX | 8.1 mm / 246° | 7.5 mm / 241° |
| Vario | 7.0 mm / 252° | 7.0 mm / 252° |
| Supra X 125 | 7.0 mm / 230° | 7.0 mm / 223° |
| Revo | 5.0 mm / 245° | 4.7 mm / 240° |
| Mega Pro | 6.0 mm / 230° | 6.0 mm / 230° |
| Tiger | 8.3 mm / 245° | 7.7 mm / 245° |
Ukuran Noken As Motor Suzuki & Yamaha
| Tipe Motor | Ukuran Noken As (mm) |
|---|---|
| Suzuki GSX-R600 | 9.48 – 9.52 mm |
| Suzuki RM-Z250 | 7.48 – 7.52 mm |
| Yamaha R15 | 9.48 – 9.52 mm |
Pengaruh Ukuran Noken As terhadap Performa dan Efisiensi

Kalau kamu ingin memaksimalkan performa motor, kamu wajib memperhatikan ukuran noken as. Bahkan beberapa tuner profesional selalu mengandalkan tabel ukuran noken as motor untuk memetakan kebutuhan upgrade mesin.
1. Efisiensi Bahan Bakar
Buat Moladiners yang lebih mengutamakan efisiensi bahan bakar, noken as dengan durasi lebih pendek akan sangat membantu. Mesin jadi tidak boros saat RPM rendah dan tetap responsif untuk kebutuhan harian.
Dengan mempelajari tabel ukuran noken as motor balap dan standar di atas, kamu bisa mulai menentukan camshaft mana yang sesuai dengan kebutuhan kompetisi maupun karakter mesin.
2. Meningkatkan Performa Mesin
Pengaturan noken as yang tepat bisa membuat mesin motor menghasilkan tenaga dan torsi yang lebih besar. Misalnya, noken as dengan lift tinggi dan durasi panjang cocok untuk mesin balap yang bermain di RPM tinggi.
Tapi, jangan sampai kamu asal pasang, ya. Tanpa penyesuaian lain, seperti rasio kompresi dan karburator, hasilnya malah bisa menurun.
Tips Memilih Noken As Sesuai Kebutuhan

Memilih noken as tidak bisa sembarangan, ya. Moladiners harus memerhatikan beberapa hal penting berikut sebelum melakukan upgrade:
1. Cek Kondisi Mesin
Pastikan kondisi mesin kamu masih prima sebelum ganti noken as. Kalau mesin sudah aus atau banyak perbaikan, penggantian noken as justru bisa membebani komponen lain.
2. Sesuaikan dengan Tujuan Penggunaan Motor
Kalau kamu hanya menggunakan motor untuk keperluan harian, pilihlah noken as yang lebih mengutamakan torsi bawah dan efisiensi.
Tapi kalau kamu pengguna sirkuit atau doyan topspeed, noken as balap dengan lift tinggi adalah pilihan yang lebih cocok.
3. Sesuaikan dengan Budget
Harga noken as sangat bervariasi. Ada yang murah untuk harian, ada juga yang mahal untuk balap profesional. Jangan hanya tergiur performa, pikirkan juga apakah modifikasi tersebut sebanding dengan kebutuhanmu.
Jangan ragu untuk konsultasi dengan mekanik terpercaya atau komunitas pecinta otomotif agar kamu bisa memilih noken as yang benar-benar cocok dengan motor dan gaya berkendaramu.
Buat kamu yang ingin terus update soal dunia otomotif, perawatan kendaraan, beli mobil bekas, hingga promo mobil baru, langsung aja cek Moladin sekarang juga untuk dapat promo menariknya!