Tren Otomotif

Bocoran Mobil Listrik Nasional i2C, Muat 7 Orang Penumpang!

  • 0 Views
mobil listrik nasional i2C - Moladin
Foto: Instagram.com/caricarz

Daftar Isi

Kehadiran mobil listrik nasional i2C (Indigenous Indonesian Car) semakin mendekati kenyataan.

Kendaraan listrik karya PT Teknologi Militer Indonesia (TMI) ini diproyeksikan mengisi segmen menengah atas dengan spesifikasi yang menyasar kebutuhan keluarga Indonesia.

Tidak hanya sekadar wacana, i2C telah memasuki tahap pengembangan lanjutan dan bahkan spesifikasinya mulai dibuka ke publik.

Dari desain hingga kisaran harga, mobil listrik nasional ini digadang-gadang siap menjadi penantang produk impor.

Menyasar Segmen Keluarga dengan Kabin 7 Penumpang

bocoran mobil listrik i2C - Moladin
Foto: Instagram.com/caricarz

Salah satu keunggulan utama mobil listrik nasional i2C terletak pada konfigurasi kabinnya.

Untuk tahap produksi awal, i2C akan hadir dengan kapasitas tujuh penumpang yang mengarah ke segmen MPV atau SUV keluarga.

Konfigurasi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas keluarga Indonesia, baik untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.

Setelah itu, PT TMI juga berencana menghadirkan varian lima penumpang guna menjangkau segmen pengguna urban yang lebih luas.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa i2C tidak hanya fokus pada teknologi, tetapi juga mempertimbangkan karakter pasar domestik.

Jarak Tempuh Hingga 600 Km

Dari sisi teknis, i2C dibekali baterai berteknologi NMC (Nickel Manganese Cobalt) dengan kapasitas 82 kWh. Kapasitas ini tergolong besar untuk kendaraan listrik di kelasnya.

Dengan baterai tersebut, i2C diklaim mampu menempuh jarak hingga sekitar 600 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Angka ini menjadikannya sebagai salah satu mobil listrik nasional dengan jarak tempuh paling ambisius.

Bagi kamu yang sering melakukan perjalanan antarkota, spesifikasi ini tentu menjadi nilai tambah karena mengurangi frekuensi pengisian daya.

Selain itu, jarak tempuh panjang juga memberikan rasa aman bagi pengguna yang masih beradaptasi dengan ekosistem kendaraan listrik.

Desain Dikembangkan Bersama Italdesign

mobil listrik i2C - Moladin
Foto: Kompas otomotif

Dari sisi tampilan, PT TMI menggandeng desainer otomotif Indonesia dan Italdesign, perusahaan desain asal Italia yang dikenal berpengalaman menciptakan mobil konsep untuk merek global.

Desain mobil listrik nasional i2C telah disempurnakan dan diperkenalkan ke publik pada ajang GIIAS 2025 lalu.

Meski belum dijual secara resmi, kehadirannya di pameran tersebut menjadi sinyal kuat bahwa proyek mobil listrik nasional ini terus bergerak maju.

Kolaborasi dengan Italdesign juga memperkuat citra i2C sebagai kendaraan listrik yang tidak hanya mengandalkan aspek nasionalisme, tetapi juga kualitas desain berstandar internasional.

Bocoran Harga Mobil Listrik Nasional i2C

PT Teknologi Militer Indonesia mengungkapkan bahwa penentuan harga mobil listrik nasional i2C telah melalui kajian mendalam.

Perhitungan dilakukan dengan membandingkan produk sekelas yang saat ini sudah beredar di pasar kendaraan listrik.

Presiden Direktur PT TMI, Harsusanto, menyebutkan bahwa mobil listrik nasional tersebut tidak akan dipasarkan dengan harga yang terlalu tinggi.

Dari hasil perhitungan internal, harga tertinggi i2C diproyeksikan berada di kisaran Rp500 juta. Harga tersebut dinilai cukup kompetitif untuk kendaraan listrik dengan spesifikasi menengah ke atas.

Moladiners, posisi harga ini juga diharapkan mampu bersaing langsung dengan mobil listrik impor yang saat ini mendominasi pasar Indonesia.

Kolaborasi Akademisi Perkuat Fondasi Teknologi

mobil i2C - Moladin
Foto: Instagram.com/caricarz

Dalam proses pengembangannya, PT TMI melibatkan sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan i2C dikembangkan berbasis riset dan inovasi teknologi. Beberapa institusi yang terlibat antara lain:

  • Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk desain dan pengembangan kendaraan.
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang berfokus pada pengembangan sel baterai.
  • Universitas Indonesia (UI) yang bekerja sama dengan Italdesign dalam aspek desain otomotif.

Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa i2C tidak sekadar proyek industri, melainkan juga hasil sinergi akademisi dan industri.

Target Produksi dan Mandat Pemerintah

Pengembangan mobil listrik nasional i2C merupakan bagian dari mandat langsung Presiden Republik Indonesia kepada PT TMI.

Proyek ini diarahkan untuk mendorong kemandirian industri otomotif dengan tingkat komponen dalam negeri yang tinggi.

Target produksi massal i2C ditetapkan pada rentang tahun 2027 hingga 2028. Dengan fokus pada produksi lokal, harga kendaraan diharapkan tetap kompetitif sekaligus memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional.

Jika roadmap tersebut berjalan sesuai rencana, i2C berpotensi menjadi simbol kemandirian teknologi otomotif Indonesia di era elektrifikasi global.

Ingin terus update soal mobil terbaru, bocoran harga, hingga tren otomotif global? Langsung saja pantau berita dan ulasan terlengkapnya di Moladin.com!

Artikel Tren Otomotif
Rekomendasi Untuk Kamu

Lihat Artikel Terkait

Terpopuler di
Tren Otomotif