Cara Mengurus STNK yang Hilang Tanpa Calo, Mudah Kok

Cara Mengurus STNK Hilang – Apa hal yang paling mengesalkan ketika dompet hilang? Bukan karena isi uang yang ada di dalamnya. Melainkan karena di dalam dompet tersimpan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Banyak orang yang beranggapan bahwa cara mengurus STNK yang hilang sangat ribet. Apalagi, proses pengurusannya juga sangat menyita waktu  karena harus mondar-mandir ke berbagai tempat.

Karena anggapan bahwa pengurusan STNK hilang sulit, banyak orang yang memilih menggunakan jasa calo untuk melakukannya. Namun, apakah cara mengurus STNK hilang memang sangat sulit? Sebelum mengambil kesimpulan seperti itu, kamu perlu tahu prosedur resmi serta persyaratan yang diperlukan untuk melakukan pengurusannya. Setelah itu, baru kamu bisa melakukan penilaian secara objektif.

Prosedur dan Syarat yang Diperlukan dalam Cara Mengurus STNK yang Hilang

Cara Mengurus STNK Yang Hilang

Dalam proses pengurusan STNK yang hilang, kamu perlu mendatangi dua lembaga pemerintah, yakni pihak kepolisian dan kantor samsat setempat. Mengenai apa saja yang perlu diurus serta syarat-syarat dokumen yang diperlukan, berikut ini adalah daftar lengkapnya:

 

  1. Surat keterangan kehilangan

Hal pertama yang perlu kamu urus ketika mengalami kehilangan STNK adalah surat keterangan kehilangan dari polsek atau polres terdekat. Di beberapa daerah, pengurusan surat kehilangan STNK harus disertai dengan iklan pengumuman kehilangan di tiga media berbeda, bisa memilih menyiarkannya di media cetak atau radio. Selanjutnya, kamu perlu menyerahkan kwitansi pembayaran iklan di media yang telah dibayarkan.

Selain itu, pengurusan surat keterangan kehilangan STNK juga perlu disertai dengan BPKB, KTP, serta fotokopi STNK (kalau ada). Pada kasus tertentu, pihak kepolisian juga mengharuskan adanya surat rekom Minops Lantas dan Reserse. Untuk memperoleh surat rekom ini, kamu perlu menitipkan BPKB setidaknya dua minggu di lokasi kantor tempat pengajuan surat kehilangan. 

Namun, khusus untuk wilayah hukum Polda Metro Jaya, cara mendapatkan surat keterangan kehilangan STNK sangat dipermudah. Kamu tidak perlu memasang iklan pengumuman kehilangan STNK di media. Syarat-syarat yang diperlukan di antaranya:

  • Surat pernyataan kehilangan dengan bertandatangan pemilik STNK dan disertai materai
  • Surat keterangan kehilangan dari Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) setiap polres di wilayah hukum Polda Metro Jaya
  • KTP pemilik
  • BPKB asli dan fotokopinya
  • Cek fisik kendaraan di kantor samsat induk

 

  1. Cek fisik kendaraan

Setelah memperoleh surat keterangan kehilangan STNK, kamu bisa menuju kantor samsat. Di kantor samsat, hal pertama yang perlu diurus adalah pengecekan kondisi fisik kendaraan. Cek fisik kendaraan dilakukan dengan mengetahui nomor rangka dan nomor mesin. Lalu, kamu perlu memperoleh kopian dari hasil cek fisik tersebut.

Baca Juga :

 

  1. Mengisi formulir pendaftaran

Tahap selanjutnya, kamu dapat menuju ke loket STNK hilang. Di sini, kamu perlu meminta formulir pendaftaran. Isi formulir pendaftaran tersebut dengan benar.

  1. Mengurus Cek Blokir

Langkah berikutnya adalah mengurus Cek Blokir. Proses pengurusannya adalah dengan mendapatkan Surat Keterangan STNK Hilang yang dikeluarkan oleh kantor samsat. Surat ini diperlukan oleh pihak samsat untuk membuktikan bahwa STNK yang hilang memang benar-benar sah, bukan dalam pencarian atau tengah diblokir. Untuk pengurusannya, kamu perlu melampirkan fotokopi hasil cek fisik kendaraan.

  1. Pengurusan STNK baru

Setelah melakukan Cek Blokir, kamu perlu menuju ke loket Bea Balik Nama (BBN) II. Di sini, kamu perlu menyerahkan semua syarat yang dibutuhkan dengan disertai Surat Keterangan STNK Hilang yang telah didapatkan dari samsat. Pada tahapan ini, kamu juga perlu membayar biaya yang diperlukan untuk proses pembuatan STNK baru.

Hal yang perlu diperhatikan, biaya pembuatan STNK baru bisa lebih tinggi kalau kamu memiliki tunggakan pajak. Berapa besaran biaya yang diperlukan untuk pembuatan STNK baru ini? Menurut PP No 60 tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif PNBP, pembuatan STNK baru untuk kendaraan roda dua adalah Rp100 ribu.

Setelah melakukan pembayaran, kamu dapat menyerahkan bukti pembayarannya menuju ke bagian pengambilan STNK baru. Kamu pun tinggal menunggu panggilan dari petugas untuk bisa mendapatkan STNK baru lengkap dengan lembaran pajaknya.

Setelah mengetahui tahapan pengurusannya, proses yang cukup lama memang berada di pihak kepolisian, terutama kepolisian yang ada di daerah. Namun, bagi kamu yang bertempat tinggal di DKI Jakarta, kesulitan untuk memperoleh surat keterangan kehilangan STNK sangat mudah.

Terlepas dari keruwetan dalam cara mengurus STNK yang hilang, biaya yang perlu dikeluarkan untuk melakukannya sangat murah. Namun, biaya tersebut akan meningkat hingga beberapa kali lipat kalau kamu menggunakan jasa calo. Jadi, usahakan untuk melakukan pengurusannya sendiri.

Semoga informasi ini bermanfaat, dan semoga moladiners tidak pernah terlibat dalam proses pengurusan STNK hilang, ya

Baca Juga :

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *