by

Gunakan Sistem Online, Ini Tarif Pembuatan SIM Internasional

Pembuatan SIM Internasional – Bagi Anda yang suka bepergian ke luar Negeri wajib hukumnya untuk memiliki Surat Izin Mengemui (SIM) Internasional. Apalagi saat berada di Negara yang Anda tuju, seringkali bepergian dengan menggunakan kendaraan.

SIM Internasional yang diterbitkan juga berlaku di beberapa negara di seluruh dunia. Surat Izin Mengemudi (SIM) Internasional ini tercatat berlaku di 188 Negara, kecuali Korea dan Jepang. Tapi kini pihak Kepolisian hadirkan kemudahan untuk para pemohon.

Bagi Anda yang ingin melakukan pembuatan SIM yang satu ini cukup dengan melakukan pendaftaran secara online dengan mengakses website resmi Korps Lalu Lintas Polri. Lalu, isi formulir dan melakukan pembayaran melalui transfer. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan berikut ini.


Cara Pembuatan SIM Internasional Mudah dan Tidak Ribet

pembuatan-sim-internasional
Mekanisme pembuatan SIM Internasional

Soal pembuatan SIM yang satu ini ternyata caranya mudah dan tidak perlu ribet. Surat Izin Mengemudi (SIM) Internasional kini sudah bisa diajukan menggunakan sistem berbasis online.

SIM Internasional sendiri adalah bukti registrasi dan identifikasi seorang WNI yang telah memenuhi syarat untuk mengemudikan kendaraan bermotor yang berlaku di luar wilayah Indonesia. Lebih khususnya, SIM ini merupakan dokumen yang digunakan WNI yang akan membawa motor di luar Negeri.

Baca juga  Jadwal SIM Keliling Depok, Ketahui Sebelum Perpanjang

Langkah-langkahnya untuk membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) ini pun terbilang ringkas. Menurut keterangan akun resmi Divisi Humas Mabes Polri, berikut proses-proses yang harus dilakukan:

  1. Hal yang pertama dilakukan adalah melakukan registrasi online. Melalui website: http://sim.korlantas.polri.go.id/sim-internasional
  2. Setelah melakukan registrasi, berikutnya melakukan pembayaran. Pembayaran dilakukan melalui transfer bank, mobile banking atau mesin ATM.
  3. Datang ke Kantor pemohon akan diminta datang ke gedung SIM Internasional Online di NTMC Polri untuk melengkapi administrasi.
  4. Verifikasi selanjutnya, petugas akan memverifikasi dokumen-dokumen yang harus di bawa berupa scan/fotokopi KTP, scan/fotokopi SIM, scan/fotokopi halaman depan paspor, pas foto latar belakang biru ukuran 3×4, dan KITAP asli khusus WNA.
  5. Identifikasi Pemohon akan difoto, tanda tangan elektronik, beserta diminta memindai sidik jari untuk proses identifikasi.

 

Tarif Pembuatan Sim Internasional

pembuatan-sim-internasional
Ini besaran biaya untuk pembuatan SIM Internasional

Kalau Anda yang ingin membuat SIM yang satu ini caranya mudah, cukup datang ke Gedung Korps Lalu Lintas Polri untuk mengambilkan foto dan sidik jari. Jangan lupa untu membawa SIM lokal Anda, KTP asli, paspor asli dan terakhir print out atau capture registrasi online berikut bukti pembayaran.

Baca juga  Lampu Hazard Penting Buat Motor, Baca Ini Supaya Paham!

Lantas berapa tarif pembuatan SIM ini? Biaya pembuatannya tidaklah terlalu mahal, berdasarkan SPMBP biaya pembuatan sebesar Rp 250 ribu. Sementara untuk perpanjang lebih murah sebesar Rp 225 ribu. Untuk pembayaran dilakukan melalui sistem online di bank. Masa berlaku untuk SIM Internasional adalah 3 tahun.

 

Ini Beda SIM Internasional dengan SIM Nasional

pembuatan-sim-internasional
Ini dia bentuk SIM Internasional

Apakah ada perbedaan antara SIM Internasional dengan Nasional? Tentu saja ada. Pembuatan SIM Internasional tidak perlu melakukan tes mengemudi, ini perbedaan pertama. Perbedaan kedua adalah sebelum SIM Internasional dicetak, Anda diperbolehkan untuk melihat draft SIM dan cek seluruh informasi yang ada sudah betul atau belum. Anda tidak dapat kesempatan untuk mengecek draft SIM secara langsung apabila mengajukan permohonan pembuatan SIM Nasional. Selanjutnya masalah masa berlaku, SIM Internasional hanya 3 tahun saja, sementara SIM Nasional berlaku hingga 5 tahun.

Sebelum melakukan plesiran ke luar Negeri, ada baiknya pelajari lebih dulu mengenai aturan lalu lintas yang berlak di Negara tersebut. Hal ini dikarenakan, setiap Negara miliki aturan sendiri terkait batas kecepatan maksimum, area parkir juga rambu lalu lintas, hingga asuransi kendaraan yang melaju di jalan raya.

Baca juga  Bajaj Siap Rilis Dominar Versi 250, Harga Rp 27 Jutaan

Baca juga:

Terbaru