oleh

Sistem MLFF di Jalan Tol Berlaku, Tak Perlu Tempel Kartu e-Money

Pemerintah melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menargetkan untuk merealisasikan sistem MLFF di jalan tol pada akhir tahun 2022. Namun begitu, dalam penerapannya akan bertahap dan dilakukan sosialisasi terlebih dahulu.

Penerapan MLFF bertujuan untuk mengurai kemacetan di pintu gerbang jalan tol yang selama ini sering terjadi antrian yang mengular. Di samping itu, adanya sistem MLFF (Multi Lane Free Flow) juga sebuah bentuk inovasi yang mengacu pada Teknologi Toll Road 4.0.

Dengan direalisasikannya sistem MLFF di jalan tol, maka pengendara selaku pengguna jalan tol tidak perlu lagi untuk berhenti di gerbang tol untuk melakukan tapping kartu uang elektronik saat melakukan pembayaran.

“Selain memudahkan pengguna jalan karena bayar tol tanpa hambatan, informatif, aman, nyaman dan berkelanjutan dan juga dapat meningkatkan efisiensi pendapatan tol, serta mengurangi tingkat kemacetan pada jam-jam padat,” terang Danang Parikesit selaku Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementrian PUPR beberapa hari lalu, seperti dikutip dari laman resmi BPJT.

Sebagai informasi, untuk implementasi tahap pertama teknologi MLFF rencananya akan terapkan pada 40 ruas tol di Indonesia yang tersebar di Pulau Jawa, dan Bali. Nilai Investasi proyek MLFF adalah sebesar Rp4,4 Triliun, dengan masa konsesi PT RITS adalah selama 9 tahun sejak tanggal operasi komersial.

Adapun penerapannya nanti akan berjalan dengan skema sekitar 50% dari total gardu pada gerbang tol akan digunakan untuk MLFF, sedangkan 50% digunakan bagi pengguna yang melakukan pembayaran nontunai konvensional.

Mengenal Sistem Multi Lane Free Flow (MLFF)

Sistem MLFF di jalan tol
Sistem MLFF di jalan tol

Multi Lane Free Flow (MLFF) adalah proses pembayaran tol tanpa berhenti, itu berarti pengguna jalan tol tidak harus mengentikan kendaraannya di gerbang tol. Teknologi yang diterapkan pada MLFF menggunakan Global Navigation Satelit System (GNSS), dimana sistem yang memungkinkan pengendara melakukan transaksi melalui aplikasi di smartphone dan dibaca melalui satelit.

Teknologi ini membuat alat pembaca tidak perlu di setiap tempat karena memakai satelit, berbeda dengan radio frequency identification atau RFID. GNSS memakai alat yang dipasang di dalam mobil. jadi, ketika kendaraan berada di gardu jalan tol, alat itu akan terbaca melalui sistem di satelit.

Nantinya, perangkat yang akan digunakan pada transaksi nirsentuh MLFF adalah Electronic On-Board Unit atau dikenal dengan E-OBU dan perangkat Electronic Route Ticket. Pengguna bisa memilih titik masuk dan keluar sesuai rute perjalanan sekali pakai.

Penerapan transaksi sistem MLFF tentunya bermanfaat sangat besar karena bisa menghilangkan waktu antrean mobil menjadi nol detik. Sebelumnya, penggunaan uang elektronik (e-Toll) juga telah mengurangi waktu transaksi maksimal 5 detik.

Moladiners, itulah ulasan mengenai sistem MLFF di jalan tol. Simak terus Moladin.com untuk informasi otomotif menarik lainnya.

Terbaru