Buat kamu yang ingin meningkatkan pencahayaan pada motor kesayangan, penting untuk tahu bagaimana cara pasang 1 relay lampu motor sendiri dengan benar.
Relay motor adalah komponen yang bukan hanya membantu lampu motor lebih terang, tapi juga melindungi sistem kelistrikan dari risiko korsleting.
Dengan pemasangan yang benar, kamu bisa memperpanjang usia saklar dan menjaga performa motor tetap optimal. Yuk, cek langkah-langkahnya!
Fungsi Relay pada Motor

Sebelum masuk ke pembahasan teknis cara pasang 1 relay lampu motor, penting untuk mengetahui apa saja fungsinya yang dilansir dari laman Suzuki berikut ini:
1. Memperpanjang Usia Saklar
Dengan adanya relay, beban pada saklar utama menjadi lebih ringan. Hal ini membuat saklar lebih awet dan tidak cepat rusak meski digunakan setiap hari.
2. Mencegah Korsleting
Fungsi utama relay adalah membantu mencegah terjadinya korsleting listrik. Meski tidak semua jenis relay memiliki fitur perlindungan, mayoritas produk keluaran terbaru sudah dilengkapi pelindung bawaan.
Korsleting biasanya terjadi saat arus listrik yang mengalir ke sekring tidak stabil, sehingga memicu arus pendek.
3. Mengelola Tegangan Tinggi
Saat sumber listrik terhambat dan menumpuk pada salah satu perangkat, relay membantu mengatur tegangan agar tidak merusak komponen kelistrikan.
4. Menunda Aliran Listrik
Relay juga berfungsi seperti aki mini yang dapat menyimpan arus dan mengeluarkannya sedikit demi sedikit. Mekanisme ini membantu mencegah lonjakan arus secara tiba-tiba.
5. Merespons Perintah
Relay mampu merespons perintah dengan cepat dan sensitif. Misalnya, saat lampu dinyalakan, relay akan mengalirkan arus yang dibutuhkan sehingga sinar yang dihasilkan lebih terang.
6. Sebagai Kunci Pengaman
Relay berperan sebagai pengaman tambahan, baik pada mobil maupun motor. Uniknya, komponen ini tidak membebani aki motor karena hanya aktif ketika dialiri listrik.
Panduan Lengkap Cara Pasang 1 Relay Lampu Motor

Setelah memahami fungsi-fungsinya, kini saatnya Moladiners mempelajari langkah-langkah cara pasang 1 relay lampu motor secara benar berikut ini:
1. Siapkan Alat dan Bahan
Sebelum memulai pemasangan, siapkan terlebih dahulu semua alat dan bahan berikut ini agar prosesnya berjalan lancar:
- Kabel listrik dengan ukuran sesuai kebutuhan
- Relay 12V (umumnya 4 pin)
- Soket relay
- Sekring (fusible link)
- Isolasi listrik
- Obeng
- Konektor kabel
- Tang potong
- Multimeter (opsional)
Memiliki alat dan bahan lengkap akan memudahkan cara pasang 1 relay lampu motor serta menghindari kesalahan instalasi.
2. Kenali Terminal Relay
Pilih relay yang sesuai dengan tipe motor dan jenis lampu yang akan diperkuat (lampu dekat, lampu jauh, atau keduanya). Relay 4 pin biasanya terdiri dari:
- Pin 85 & 86: Terminal koil (pengaktif relay)
- Pin 30: Terminal input daya (dari sumber listrik)
- Pin 87: Terminal output daya (menuju lampu)
Memahami fungsi setiap pin sangat penting dalam cara pasang 1 relay lampu motor agar sambungan tidak tertukar.
3. Siapkan Kabel dan Konektor
Potong kabel dengan panjang yang sesuai agar pemasangan rapi dan tidak longgar. Pasang konektor di setiap ujung kabel untuk memudahkan sambungan serta memastikan arus listrik stabil.
Ada 4 jenis sambungan kabel yang perlu kamu ketahui dengan baik, yaitu:
- Kabel input (+) menuju aki atau sumber daya lain
- Kabel output (+) menuju lampu
- Kabel ground (-) ke rangka motor
- Kabel trigger ke saklar lampu
4. Pasang Sekring Pengaman
Sekring dipasang di jalur kabel antara sumber daya (aki) dan pin 30 pada relay. Fungsi utamanya adalah melindungi sistem dari korsleting atau beban berlebih yang dapat merusak komponen.
Gunakan sekring dengan kapasitas yang sesuai, biasanya 10-15 ampere untuk klakson motor. Pasang di posisi yang mudah dijangkau untuk perawatan.
5. Hubungkan Pin 85 dan 86
Cara pasang 1 relay lampu motor yang berikutnya yaitu menghubungkan pin 85 dengan pin 86. Pin 85 disambungkan ke saklar lampu motor.
Sementara untuk pin 86 disambungkan ke ground motor atau negatif aki. Koneksi yang baik pada bagian ini akan memastikan relay dapat aktif saat lampu dinyalakan.
6. Hubungkan Pin 30 dan 87
Selain menghubungkan pin 85 dan 86, kamu juga perlu menghubungkan pin 30 dan 87. Untuk pin 30 dihubungkan ke terminal positif aki melalui sekring, sedangkan pin 87 disambungkan ke kabel positif lampu motor.
Cara pasang 1 relay lampu motor ini penting untuk memastikan aliran listrik dari aki langsung menuju lampu dengan bantuan relay.
7. Pasang Relay dan Rapikan Kabel
Setelah pin terhubung, tempatkan relay di area yang terlindung dari air dan panas berlebih, misalnya di bawah jok motor atau di dekat aki.
Gunakan isolasi listrik pada setiap sambungan kabel untuk mencegah korsleting. Kabel juga sebaiknya diikat dengan cable ties agar tidak berantakan.
8. Lakukan Pengujian
Setelah semua terpasang, cek kembali sambungan untuk memastikan tidak ada kabel yang longgar atau salah jalur.
Tekan tombol klakson dan pastikan suara terdengar lebih nyaring serta relay bekerja dengan baik. Jika tidak berfungsi, cek kembali sambungan ground dan sekring.
Kapan Waktu yang Tepat untuk Memasang Relay?

Moladiners, cara pasang 1 relay lampu motor sebaiknya dilakukan ketika muncul tanda-tanda seperti:
- Lampu redup meski bohlam masih bagus
- Bohlam sering putus dalam waktu singkat
- Saklar terasa panas saat lampu dinyalakan
Jika gejala ini muncul, kemungkinan beban arus pada saklar terlalu besar. Relay akan membantu menyalurkan arus langsung dari aki ke lampu dengan sistem kontrol yang lebih aman.
Mengetahui cara pasang 1 relay lampu motor sangat bermanfaat untuk menjaga performa sistem kelistrikan kendaraan. Selain membuat pencahayaan lebih optimal, relay juga membantu memperpanjang umur komponen lain.
Buat kamu yang ingin terus update soal dunia otomotif, perawatan kendaraan, tips mobil bekas, hingga promo mobil baru, langsung aja cek Moladin sekarang juga!