Cara Melakukan Drift Mobil yang Benar dan Tekniknya!

by Firdaus Ali
Penjualan Subaru BRZ di Indonesia

Berikut akan kami ulas mengenai cara melakukan drift mobil yang benar, baik untuk kendaraan bertransmisi otomatis dan manual. Tujuannya jelas, supaya kamu yang masih pemula sekali pun, bisa lebih lincah dan aman saat nge-drift.

Sebelum membahas lebih jauh mengenai tips melakukan drifting, ada baiknya kita simak terlebih dahulu sejarahnya. Drifting dipelopori oleh komunitas motor sport bernama Rolling Zoku di tahun 1960-an dengan mempraktikkan teknik opposite lock di jalanan berkelok dan licin. Opposite lock sendiri, merupakan teknik yang lazim dilakukan dalam balapan rally.

Memasuki tahun 1970, Kunimitsu Takahashi berhasil melakukan eksperimen yang menjadi cikal bakal drifting. Saat itu, pria yang juga pebalap F1 legendaris di Jepang tersebut, berhasil memajukan mobilnya dengan bagian depan yang miring. Di mana bagian depan mobilnya sendiri dia miringkan dengan cara mengikuti titik pinggir yang ada dalam suatu lintasan.

Eksperimen itu pun lantas membuat beberapa pembalap lain tertarik untuk mencoba dan mengembangkannya, salah satu di antaranya adalah Keiichi Tsuchiya. Keiichi terus mengembangkan eksperimen tersebut dengan melakukannya di jalan-jalan pegunungan. Apa yang dilakukannya itu pun, akhirnya menjadi teknik drifting yang kita kenal sekarang. Atas prestasinya itu, Keiichi mendapat gelar Drift King oleh masyarakat Jepang.

Pada 2001, Keiichi yang bekerja sama dengan Daijiro Inada membuat kompetisi drifting profesional untuk pertama kali. Pada kompetisi bernama D1 Grand Prix itu, para peserta harus membuat mobilnya melaju kencang dengan posisi mobil yang agak miring. Seiring waktu, kompetisi itu pun kian populer dan lazim dihelat oleh pecinta drifting seluruh dunia. Indonesia tentu adalah salah satunya.

Sempat tidak diakui oleh Federation Internationale de l’Automobile. Namun, sekarang drifting telah diresmikan oleh federasi tersebut, dengan aturan yang telah disesuaikan oleh pihak federasi. 

Bagaimana, tertarik untuk mengetahui cara melakukan drift mobil? Berikut tipsnya dari pembalap Akbar Rais dan Danny Ferdito yang kami rangkum, ketika acara safety driving Subaru BRZ di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Memulai Drifting, Posisi Duduk di Mobil Harus Nyaman dan Benar

cara melakukan drift mobil - posisi duduk yang nyaman

Posisi duduk harus benar dan nyaman

Cara melakukan drift mobil yang pertama adalah posisi duduk mengemudi harus nyaman dan benar. Dalam artian, posisi kaki harus pas untuk menginjak pedal gas, rem, dan kopling. Begitu pula dengan posisi tangan yang tidak boleh terlalu menekuk dan lurus.

“Posisi duduk harus pas, menyesuaikan postur badan. Dalam artian kaki harus nyaman dan pas disesuaikan dengan pedal gas, rem dan kopling. Kemudian posisi tangan juga pas memegang setir dan mudah menjangkau hand brake. Baiknya, posisi tangan jangan sampai lurus mentok, harus ada lekukan supaya mudah mengendalikan setir,” terang Danny Ferdito.

Teknik Drifting untuk Mobil Manual dan Matik Berbeda

Tips melakukan drifting

Tips melakukan drifting

Cara melakukan drift mobil selanjutnya adalah mengenali beberapa tekniknya. Dalam artian, teknik saat melakukan drifting dengan mobil bertransmisi manual atau otomatis ternyata berbeda. Lalu kamu juga bisa menggunakan teknik yang sesuai preferensi dan kebutuhan.

Misalnya teknik clutch kick hanya dikhususunya untuk pengendara mobil manual. Kemudian teknik handbrake drift, bisa diaplikasikan untuk mobil manual dan otomatis. Kedua teknik tersebut pas sekali untuk para pemula yang tertarik nge-drift. Ada pula braking drift dan scandinavian flick untuk para profesional. Berikut beberapa jenis tekniknya:

Clutch Kick Drift

Tips melakukan drifting

Teknik Clutch Kick

Tips melakukan drifting yang pertama, bisa dengan teknik clutch kick. Teknik ini diterapkan untuk mobil dengan transmisi manual dalam kecepatan medium untuk injakan gas.

Adapun teknik ini dilakukan dengan cara menendang bagian kopling, hingga transmisi mobil pun mengalami guncangan. Bila guncangan terjadi, mobil pun bisa mengalami sliding dan kamu akan nge-drift.

Pastikan guncangan yang terjadi tidaklah terlalu besar, agar mobil tidak hilang kendali. Umumnya, saat melakukan drifting dengan teknik clutch kick, posisi gigi ada di 1 dan 2.

Hand Brake Drift

Tips melakukan drifting

Teknik hand brake drift

Cara melakukan drifting selanjutnya bisa dengan menggunakan teknik hand brake drift. Teknik ini bisa dilakukan untuk mobil dengan transmisi matik, namun juga bisa dilakukan untuk mobil manual. Caranya adalah dengan memanfaatkan tarikan rem tangan untuk membuat mobil sliding.

“Untuk mobil transmisi matik, posisikan tuas persneling ke yang paling rendah, biasanya L. Kemudian saat mobil sudah melaju, putar terlebih dahulu posisi setir, kemudian tarik hand brake. Saat melakukan hal itu harus konsentrasi penuh dan reflek yang cepat agar mobil bisa drift dengan sempurna,” jelas Akbar.

Untuk mobil manual, rem tangan mesti ditarik bersama dengan kopling yang telah diinjak pengemudi. Hal tersebut dilakukan guna menghilangkan traksi pada mobil. Jika traksi mobilnya hilang, pengemudi mesti melepaskan kopling, lalu ganti dengan menginjak pedal gas. Saat pedal gas diinjak, pengemudi juga mesti melakukan countersteering.

Baik teknik drift clutch kick dan hand brake drift, cocok sekali untuk para pemula yang mau coba drifting. Tentunya akan lebih cepat mahir, jika kedua teknik tersebut dilatih dengan intens. 

Braking Drift

Tips melakukan drifting

Teknik braking drift

Dilansir dari laman Daihatsu, teknik braking drift cocok dilakukan saat mobil menemui tikungan. Adapun cara melakukannya adalah dengan menginjak pedal rem mobil. Dengan menginjak pedal rem, bobot mobil pun akan otomatis pindah ke bagian depan. Sehingga, ban belakang yang menopang mobil pun bisa hilang traksinya.

Hanya saja untuk mengaplikasikan teknik braking drift, kamu juga harus selaraskan antara rem dan gas. Jangan sampai injak rem hingga mobil tidak bisa melaju lagi. Oleh karenanya, banyak pembalap mengaplikasikan injakan kaki kanan dengan gaya hill and toe. Artinya telapak kaki bagian belakang menginjak gas, sementara jempolnya menginjak rem.

Scandinavian Flick

Tips melakukan drifting

Teknik Scandinavian flick

Selanjutnya ada Scandinavian Flick. Untuk melakukan teknik ini, pengemudi mesti memutar setir ke arah luar dari tikungan. Habis itu, putar lagi setir secara tiba-tiba hingga bagian belakang mobil mengalami pergeseran.

Moladiners, itulah ulasan mengenai tips melakukan drifting beserta teknik dan sejarahnya. Sebagai catatan, untuk melakukan latihan drifting, disarankan berlokasi di sirkuit atau tempat kosong yang tidak membahayakan orang lain. Selain itu, alangkah baiknya juga ditemani oleh instruktur atau orang lain yang sudah mahir dalam melakukan drifting.

Itulah tadi cara melakukan drift mobil untuk pemula yang baik dan benar, beserta tekniknya. Simak terus Moladin.com untuk informasi otomotif menarik lainnya.

Related Articles

Moladin Digital Indonesia








Logo Kementerian Komunikasi dan Informatika