by

7 Cara Belajar Mobil Manual Termudah

Percayalah cara belajar mobil manual tidak sesulit yang dibayangkan. Kamu hanya perlu giat berlatih dan percaya diri. Jika semua itu telah dilakukan, kamu pasti bisa mengendarai mobil.

Tidak lupa, kamu juga perlu tenang. Memang tampak sepele, namun ini sangat penting dalam meningkatkan konsentrasi dalam menyetir mobil. Dengan pikiran tenang, kamu bisa mengambil berbagai keputusan secara bijak.

Sebut saja untuk memutuskan pindah jalur, tambah akselerasi, atau injak rem. Kalau dalam keadaan tenang, pasti mudah. Coba bayangkan kalau kamu tidak tenang, bisa grasah-grusuh, dan efek terburuknya kecelakaan. Jadi tenang merupakan kunci utama belajar mengendarai mobil.

Setelah tenang, barulah kamu mengetahui teknisnya. Total ada 7 cara belajar mobil manual yang dapat diterapkan. Apa saja? Simak bahasan berikut:

1. Pastikan Gigi Transmisi Ada di Posisi Netral

cara menyetir mobil untuk pemula
Pastikan kendaraan dalam kondisi prima

Cara belajar mobil manual yang pertama adalah pastikan kondisi mobil prima. Jika terjadi kerusakan, lebih baik tidak dilanjutkan karena berisiko menyebabkan masalah di jalan. 

Setelah itu, cek posisi gigi transmisi. Apakah ada di Netral (N)? Bila tidak, kamu wajib memindahkannya ke posisi N. Tujuannya saat mesin dinyalakan, mobil tidak langsung bergerak tanpa diinginkan. Ciri-ciri gigi mobil manual ada di posisi N, tuas transmisi mudah digoyangkan ke kiri kanan dan atas bawah. 

Kamu juga perlu cek arah setir secara tepat, jangan sampai posisinya miring atau tidak sesuai. Lalu gunakan sabuk pengaman. Jika semua sudah dalam kondisi yang oke, aktifkanlah mesin!

2. Memahami Pedal dan Pengoperasian Transmisi Sebelum Menyetir Mobil

pahami cara menggunakan pedal di mobil sebelum menyetir
Lakukan penyesuaian dalam menggunakan pedal mobil Anda

Poin kedua cara belajar mobil manual, ketahui pedal dan pengoperasiannya. Mobil dengan tranmsisi manual memiliki tiga pedal yang akan diinjak sesuai kebutuhan. Paling kiri adalah kopling, di tengah rem, dan sisi kanan gas.

Fungsi pedal kopling untuk memutus serta menyambung serta memutus putaran mesin menuju transmisi. Pedal rem bermanfaatkan melambatkan laju kendaraan. Sementara pedal gas untuk berakselerasi.

Hafalkan lokasi ketiga pedal tersebut besera fungsinya. Lakukan simulasi seperti menginjak gas, rem, sampai kopling secara bergantian. Awal mengendarai mobil memang sulit, tapi lambat laun akan terbiasa dengan sendirinya.

Di samping itu, kamu juga perlu hafal posisi tuas transmisi. Paling umum untuk transmisi 5-percepatan, gigi 1 terletak di pojok kiri atas. Kemudian gigi 2 di pojok kiri bawah. Di atas N ada gigi 3 dan di bawah N ada gigi 4. Lalu pojok kanan atas merupakan gigi 5, pojok kiri bawah tempat gigi mundur atau reverse (R).

Baca juga  Rem Tromol VS Cakram, Mana yang Lebih Pakem?

Beberapa mobil punya peletakkan gigi yang berbeda, ada gigi R di pojok kiri atas. Lalu transmisi dengan jumlah percepatan lebih banyak, kadang mengalami perbedaan lokasi gigi. Untuk memahaminya tidak perlu bingung, kamu hanya perlu cek bagian atas tuas transmisi. Di sana terletak posisi lengkap masing-masing gigi untuk tiap mobil.

3. Pahami Cara Menggunakan Kopling yang Tepat

cara belajar mobil manual
Kamu harus pahami fungsi pedal kopling, rem, dan gas

Mempelajari teori memang mudah, sekali baca mungkin kamu bisa langsung paham. Namun, kalau melakukan praktik langsung, tentunya sangat berbeda.

Cara belajar mobil manual berikutnya adalah langsung praktik. Setelah menyalakan mesin, kamu perlu tenang. Kemudian pastikan kamu ada di lokasi yang aman dari lalu-lalang orang. Hal ini untuk mencegah resiko menabrak atau kecelakan. 

Ada baiknya untuk memilih jalanan yang tepat, jika kamu seorang pengemudi pemula dalam mengendarai mobil. Jalan yang bisa dipilih adalah jalan yang agak sepi. Jalanan yang sepi memudahkan kamu bergerak bebas dan tidak khawatir kalau harus berdempetan dengan mobil lainnya.

Selain jalanan yang sepi, ada baiknya untuk memperhatikan kontur. Pilih jalanan yang datar saja dan tidak terlalu banyak turunan atau tanjakannya. Kalau sampai ada turunan dan tanjakan, kamu akan kebingungan sendiri, apalagi kalau cukup ekstrem kemiringannya.

Jika sudah pastikan jalanan aman, langkah selanjutnya injak kopling, pindahkan tuas transmisi ke posisi gigi 1. Setelah itu angkat pedal kopling perlahan sambil sambut dengan menginjak pedal gas secara bertahap. Ketika mobil sudah bergerak maju, maka lepaskan kaki dari pedal kopling dan mainkan pedal gas untuk memperoleh kecepatan yang diinginkan.

Jika menginjak pedal gas semakin dalam, tapi mobil tidak tambah cepat, maka saatnya naik ke gigi 2. Cara ganti gigi ini juga perlu dipelajari, mulailah dengan lepas gas, lalu injak kopling. Selanjutnya pindahkan tuas transmisi ke gigi 2. Kemudian lepas kopling perlahan sambil sesuaikan dengan gas, begitu seterusnya saat ingin melakukan perpindahan ke gigi yang lebih tinggi.

Intinya kopling diinjak setiap melakukan perpindahan gigi transmisi. Langkah yang perlu diperhatikan, injak kopling dulu, kemudian pindahkan tuas transmisi. Terakhir lepas kopling perlahan, berbarengan dengan menginjak pedal gas.

Kamu berhasil melakukan perpindahan gigi, kalau pedal kopling sudah benar-benar terlepas. Lalu mobil melaju dengan kaki kamu hanya terfokus pada injakan pedal gas. Tidak sulit kan?

Baca juga  Ini 5 Fungsi WD-40, Minyak Multiguna

Baca juga:

4. Ketika menyetir mobil, ketahui kapan harus menginjak gas dan rem

4. rem dan gas
Perhatikan kapan Anda harus menginjak gas dan juga rem ketika menyetir mobil

Secara teori, gas diinjak saat ingin melaju kencang. Kemudian lepas gas dan injak rem ketika ingin menghentikan kendaraan. Ternyata tidak sesederhana itu, terlebih untuk transmisi manual.

Kamu juga harus mainkan kopling. Ketika rem diinjak dan mobil bergerak lambat, harus diikuti dengan injakan kopling. Tujuannya agar mesin mobil tidak mati.

Saat mobil lajunya melambat, kamu juga perlu melakukan perindahan gigi turun. Perpindahannya wajib disesuaikan dengan kecepatan kendaraan. Misalnya dari kecepatan 100 Kpj di gigi 4, lalu deselerasi hingga kecepatan 80 Kpj. Kamu tidak perlu memindahkan tuas sampai gigi 1, cukup ke gigi 3.

Lain halnya kalau penurunan kecepatannya ekstrem. Misalnya dari 100 Kpj ke 10 Kpj, barulah kamu boleh melompat langsung ke gigi 1.

Itulah cara belajar mobil manual untuk menurunkan gigi transmisi, mungkin awalnya kamu bakal menebak-nebak gigi apa yang sebaiknya dipakai saat deselerasi. Namun lama kelamaan, juga bakal terbiasa. Semakin sering kamu berkendara, semakin kamu mengetahui seluk-beluk kendaraan.

5. Selalu Menghadap Jalan dan Melihat Rambu

Perhatikan rambu-rambu di jalan
Perhatikan rambu-rambu di jalan, ketika menyetir mobil

Cara belajar mobil manual berikutnya adalah tidak sering menghadap bawah. Apalagi terlalu lama perhatikan posisi transmisi, gas, kopling, dan rem. Semua itu harus sudah kamu ingat di luar kepala. 

Selama berkendara, lebih baik kamu fokus ke depan untuk memperhatikan jalanan. Selalu waspada, apakah di depan ada kendaraan, ada tanjakan, atau harus berbelok?

Menghadap depan juga dilakukan untuk melihat ada rambu-rambu lalu lintas atau tidak. Jangan sampai melanggar lalu lintas, karena bisa ditilang.

Kamu pun perlu sesekali melihat kaca spion kiri, kanan, dan tengah. Terlebih saat ingin berpindah jalur. Satu lagi cara belajar mobil manual yang perlu kamu ketahui, sebelum berpindah jalur pastikan sudah menekan tuas sein ke jalur yang diinginkan. Hal ini berfungsi memberi informasi ke pengendara lain, bahwa kamu ingin berbelok atau berganti jalur.

6. Kapan Rem Tangan Harus Ditarik?

Pilih jalan yang tepat
Buat pemula, sebaiknya mengemudi di jalan yang sepi

Di samping mengetahui fungsi kopling, tuas tranmsisi, gas, dan rem kaki. Satu hal lagi yang perlu dipahami dalam melakoni cara belajar mobil manual adalah rem tangan. Ini bukan sekadar hiasan, tapi punya fungsi vital terlebih saat berada dalam kondisi macet di tanjakan atau turunan.

Baca juga  5 Cara Menguras Radiator Mobil, Jangan Asal!

Rem tangan berfungsi mencegah mobil mundur ketika di tanjakan atau melaju bebas di turunan. Kenapa harus pakai rem tangan? Bukannya sudah cukup dengan rem kaki? Ternyata dengan rem kaki saja tidaklah cukup, karena nanti kamu akan merasa rumit, karena harus memindahkan kaki dari pedal rem ke gas dengan super cepat. Lagi pula cara ini tidak direkomendasikan untuk keselamatan.

Paling benar adalah saat berada di tanjakan, kemudian harus berhenti, kamu tekan lebih dulu pedal rem kaki diiringi dengan injakan kopling. Setelah itu tarik rem tangan, kemudian pindahkan tuas transmisi ke gigi N, angkat kopling. Dengan begitu mobil akan berhenti dengan baik, tanpa kaki kamu bekerja ekstra.

Lalu saat sudah harus jalan lagi, kamu bisa injak kopling, pindahkan gigi transmisi ke posisi 1, lalu ijak gas perlahan sambil buka kopling dengan diiringi melepas rem tangan. Itulah cara teraman untuk berkendara di tanjakan yang macet. Hal sama juga bisa kamu terapkan saat macet di turunan.

Satu lagi cara belajar mobil manual yang perlu kamu terapkan, ketika di turunan, jangan pernah menginjak kopling dalam terlalu lama. Hal ini berpotensi membuat mobil melaju tanpa engine brake, sehingga bisa membahayakan.

7. Sering Melakukan Latihan Merupakan Cara Belajar Mobil Manual yang Terakhir

cara belajar mobil manual
Hal terpenting adalah sering-seringlah latihan untuk memperlancar Anda dalam mengemudi

Hal terpenting jika ingin menyetir mobil khususnya yang manual adalah sering melakukan latihan. Setelah mendapatkan SIM A dan setelah kursus, ada baiknya intensif melakukan latihan selama 3 bulan. Latihan ini dilakukan untuk mempelajari hal-hal dasar seperti cara parkir, pindah jalur, sampai berjalan di jalan sempit.

Latihan seperti ini penting dan akan membuat kamu semakin mahir. Terkadang hal-hal sederhana yang tidak terpikirkan seperti memarkir kendaraan sering terjadi dan membuat kita kesulitan. Kalau sering latihan, tidak akan ada masalah muncul.

Sekarang sudah tahukan sejumlah cara menyetir mobil buat para pemula, khususnya untuk transmisi manual. Kalau ada kesulitan, jangan menyerah. Lakukan latihan terus, sampai bisa. Selamat mencoba!

Baca juga:

Terbaru