Sabtu, Mei 18, 2024
Banner-Wuling-Cloud-EV

DerBus, Motorhome Terbesar dan Termewah di Dunia

by Tigor Sihombing
DerBus

Ini adalah Derbus, motorhome sekaligus bus yang memiliki ukuran yang tidak biasa. DerBus memegang dua rekor dunia Guinness, untuk kategori motorhome termewah dan terbesar di dunia.

Nama “DerBus” yang berarti “Bus” dalam bahasa Jerman adalah julukan untuk Neoplan Jumbocruiser, sebuah bus tingkat ganda raksasa yang diproduksi oleh Neoplan GmbH antara tahun 1975 hingga 1992.

Meskipun diproduksi dalam waktu yang cukup lama, hanya ada sebelas bus seperti ini yang pernah dibuat, dengan DerBus sebagai yang pertama dan saat ini merupakan satu-satunya yang masih ada dalam kondisi luar biasa.

Menampung 170 Orang

Derbus

Pada interior Derbus, di lantai pertama menawarkan ruang rapat untuk sepuluh orang, dan sebuah bar kustom yang berfungsi juga sebagai ruang VIP.

Mengutip laman Autoevolution 3 November 2023, disebutkan keunggulan DerBus tidak hanya terletak pada ukurannya yang mengesankan, tetapi juga pada sejarahnya yang menakjubkan. Bus ini memegang rekor Guinness sebagai bus terbesar di dunia berkat kapasitas penumpangnya yang mencapai 170 orang.

Baca juga  Mercedes-Benz GLE Terbaru, Harga Tembus Rp 2 Miliar

Pada interor Derbus, lantai pertama menawarkan area ruang tamu yang luas, termasuk delapan kursi penumpang di belakang kursi pengemudi, beberapa ruang konferensi, ruang rapat untuk sepuluh orang, dan sebuah bar kustom yang berfungsi juga sebagai ruang VIP.

Semua area ini dihias dengan bahan-bahan berkualitas seperti kulit asli, marmer asli, baja, krom, dan kayu keras.

Selain ruang-ruang sosial ini, lantai pertama juga memiliki garasi besar yang dapat menampung mobil kecil atau beberapa sepeda, serta berfungsi sebagai bengkel bergerak.

Lantai kedua DerBus didesain untuk beberapa kamar tidur. Di sini, kamu akan menemukan kamar tidur utama di bagian depan, sebuah dapur lengkap, ruang tamu yang nyaman di bagian tengah, serta sebuah kamar tidur kedua di ujung belakang.

Kamar tidur kedua ini memiliki tempat tidur bertingkat yang dapat menampung hingga empat orang. Selain itu, lantai kedua juga dilengkapi dengan kamar mandi yang mencakup shower, toilet dengan sistem flush, serta wastafel dengan meja rias. Semua fasilitas ini menciptakan kenyamanan dan kepraktisan yang luar biasa bagi penghuni DerBus.

Baca juga  DCVI Ajak Stereoflow Corat-coret Bodi Bus Mercedes-Benz

Pemberian nama “DerBus” sendiri adalah ide dari Manfred Esterbauer, yang pada tahun 1995 memutuskan untuk membeli bus ini dengan rencana mengubahnya menjadi motorhome terbesar dan paling mewah yang akan dia bawa berkeliling dunia. Namun, perjalanan berkeliling dunia tersebut tidak pernah terwujud.

Proses restorasi yang luar biasa ini membutuhkan lebih dari 25.000 jam kerja selama tiga tahun, mencakup mulai dari perbaikan mesin dan transmisi hingga menciptakan ulang seluruh interior dan eksterior aluminium bus.

Derbus

Lantai kedua DerBus didesain untuk beberapa kamar tidur.

Motor DerBus ditenagai oleh mesin diesel Daimler Benz OM 404 V berkekuatan 440 hp, yang dipasangkan dengan transmisi otomatis Allison HAT 750 CR. Kendaraan ini juga dilengkapi dengan generator Zeisse Camino 8 berdaya 5,4 kW dan sistem baterai yang menjalankan semua peralatan di dalamnya.

Selain itu, DerBus dapat membawa 670 liter air bersih dalam dua tangki berbeda, serta tangki air kelabu sebanyak 240 liter dan tangki air kotor sebanyak 120 liter. Terdapat juga pemanas air panas berkapasitas 50 liter, karena mandi dingin tidak akan sesuai dengan citra kemewahan yang disandangnya.

Baca juga  Jangan Terlewat Promo Harga Tiket Bus Tingkat Damri 2024 Tujuan Jawa Timur

DerBus juga dilengkapi dengan sistem keamanan dan pemadam kebakaran, di dalam ruangannya terdapat sejumlah kamera, atap berlantai dengan pagar pengaman, dan tenda besar untuk keperluan outdor.

Demikian ulasan terkait DerBus, bus terbesar dan termewah di dunia. Simak terus Moladin.com untuk update berita terbaru seputar otomotif.

 

Related Articles

Moladin Digital Indonesia








Logo Kementerian Komunikasi dan Informatika