Spesifikasi Motor Listrik Sprint 3-K Yang Dipakai TNI dan Polri

by Firdaus Ali
motor listrik Sprint 3-K

Berikut kami ulas mengenai spesifikasi motor listrik Sprint 3-K yang digunakan TNI dan Polri untuk menjalankan tugas negara. Menariknya, motor listrik bergaya trail ini adalah produk buatan Indonesia.

Dilansir dari laman resmi PT Len Industri (Persero) selaku pembuat Sprint 3-K. Perusahaan milik negara (BUMN) ini sudah memamerkan 900 unit motor listrik Sprint 3-K pada Rapat Pimpinan (Rapim) TNI – Polri Tahun 2024 di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, beberapa hari lalu.

Motor listrik Sprint 3-K punya bentuk motor trail dengan tampilan yang gagah dan macho. Berbalut warna hijau army khas TNI, motor listrik tersebut terlihat tangguh untuk menerjang segala medan.

Motor listrik trail ini tidak diperjual-belikan umum karena hanya diperuntukkan untuk kendaraan taktis TNI dan Polri. Sprint 3-K dikategorikan motor listrik buatan dalam negeri karena sudah mengadopsi TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) sebanyak 61 persen.

Sekilas tampilannya mirip motor listrik Kawasaki KLX atau Honda CRF, namun begitu jika diperhatikan dengan seksama, Sprint 3-K tidak punya mesin. Letak posisi mesin digantikan oleh baterai yang ukurannya cukup besar.

Meski begitu, secara estetika desain, komposisi lekukan bodi, bentuk baterai, ukuran velg dan ban serta joknya terlihat proporsional. Tidak “asing” layaknya motor listrik lain yang juga bergaya trail.

Sepeda motor listrik Sprint 3-K punya dimensi panjang 1.990 mm, lebar 780 mm, dan tinggi 1.390 mm, serta berat kosong 130 kilogram. Dengan kata lain, bobot motor listrik ini terasa cukup ideal dan mudah untuk dikendalikan.

Spesifikasi Sepeda Motor Listrik Sprint 3-K

motor listrik Sprint 3K

Sprint 3-K sudah mengadopsi TKDN 61%. Foto: Indonesiadefense

Berbicara spesifikasi, Len Sprint 3-K dibekali dengan beberapa komponen yang sedikit berbeda dengan motor pada umumnya. Hal ini terbilang wajar karena fungsinya sebagai kendaraan dinas alutsista TNI dan Polri.

Pada bagian kaki-kaki motor listrik Sprint 3-K ditopang suspensi teleskopik berukuran 36 milimeter di bagian depan, dan monoshock non adjustable di bagian belakang.

Kemudian untuk velg pakai ukuran 21 pada bagian depan dan 18 dibagian belakang. Tak ketinggalan, sistem pengereman motor listrik Sprint 3-K ini sudah sepenuhnya memakai disc brake.

Menyandang sebagai kendaraan taktis, bodi motor listrik Sprint 3-K menggunakan material aramid fiber. Material ini terbilang kuat, serupa kualitasnya dengan material karbon kevlar.

Dari sisi jantung pacunya, Len Sprint 3-K pakai 2 unit baterai lithium ion dengan kapasitas satuan 72 volt 40 Ah yang juga dilengkapi dengan teknologi pendinginan untuk menjaga temperatur baterai tetap stabil.

Penggeraknya berjenis Mid-Drive, alias dinamo yang posisinya berada di bagian tengah serta disalurkan ke roda menggunakan rantai. Besaran dayanya yaitu sebesar 4 kW dengan output maksimal hingga 9 kilowatt.

Konfigurasi dinamo dan mesin tersebut memungkinkan Len Sprint 3-K diklaim memiliki tenaga sebesar 28 hp dengan torsi puncak 52 Nm. Daya jelajahnya juga terbilang cukup mumpuni, yaitu 110 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh, dengan kecepatan maksimal 98 km/jam.

Simak terus Moladin.com untuk informasi otomotif menarik lainnya.

Related Articles

Moladin Digital Indonesia








Logo Kementerian Komunikasi dan Informatika