oleh

Pembatasan Jalan di Jakarta Dimulai, Omicron Meningkat!

Pembatasan jalan di Jakarta kembali diberlakukan oleh Pemerintah setempat guna mencegah penyebaran varian baru virus Covid-19 yaitu Omicron. Beberapa jalur ditutup demi mencegah keramaian publik.

Dikutip dari NTMC Polri, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menutup arus lalu lintas sejumlah ruas jalan di kawasan DKI Jakarta sejak pukul 24.00 WIB sampai pukul 04.00 WIB. Penutupan ini akan mulai berlaku mulai 5 Februari 2022 hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Adapun ruas jalan yang akan ditutup baik untuk mobil dan sepeda motor oleh Ditlantas Polda Metro Jaya di antaranya adalah, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Gunawarman, Jalan Senopati, kawasan SCBD, dan wilayah Kemang. Kesemuanya adalah wilayah rawan keramaian karena terdapat banyak tempat hiburan.

“Penutupan dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya kasus Covid-19. Ruas jalan yang ditutup tersebut diberlakukan mulai pukul 12 malam hingga 4 pagi,” ungkap  Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo (5/2/2022).

Ya, pembatasan jalan di Jakarta ini merupakan salah satu cara membuat mobilitas orang dan kendaraan lebih teratur. Tujuannya tidak lain, agar omnicron bisa ditekan.

Baca juga  Cegah Korona, Shop&Drive Kurangi Outlet yang Beroperasi

Sekilas Virus Omicron

pembatasan jalan di jakarta omicron
Ilustrasi virus Omicron

Pandemi Covid-19 mencapai babak baru dengan munculnya varian Omicron. Meski dikatakan tak seganas varian yang sudah terlebih dulu muncul, namun penularannya diklaim lebih cepat. Oleh karena itulah pembatasan jalan di Jakarta tetap dilakukan.

Sejumlah laporan mengatakan bahwa infeksi Omicron cenderung menyebabkan gejala kelelahan, dan nyeri tubuh. Gejala ini lebih banyak muncul dibandingkan kehilangan rasa maupun kehilangan penciuman.

Adapun gejala lain jika terkena virus Omicron adalah flu, sakit kepala, tenggorokan kering serta demam ringan. Bahkan menurut Ikatan Dokter Indonesia (IDI) korban Omicron mudah kelelahan.

“Bagi yang mengira kita sudah memasuki gelombang tiga, memang benar. Hal tersebut disebabkan karena setiap hari kasusnya naik, Bed Occupany Rate (BOR) atau presentase pemakaian tempat tidur serta positify juga naik,” ungkap Prof Zubairi Djoerban selaku Satgas Covid-19, seperti dikutip dari laman IDI (5/2/2022).

Kendati demikian, Zubairi juga meminta masyarakat jangan panik dan tetap patuhi protokol Kesehatan. Lalu perlu pula mengikuti aturan pembatasan jalan di Jakarta.

Baca juga  Tips Naik Motor Saat Korona, Jangan Asal!

“Jangan panik, tetap patuhi protokol kesehatan dan kita bisa atasi sebelum jadi lebih buruk,” imbuh Zubairi.

Sebagai informasi, hingga 5 February 2022 dilaporkan kasus aktif Covid-19 di Indonesia saat ini mencapai 33.729 orang. Dimana korban yang meninggal hingga 144 ribu jiwa.

Sebagaimana diketahui, Kementerian Kesehatan telah melakukan pelacakan asal muasal masuknya virus Covid-19 varian Omicron ke Indonesia dengan kasus pertama diduga berasal dari warga negara Indonesia (WNI) yang tiba dari Nigeria pada tanggal 27 November 2021 yang sedang menjalani karantina di Wisma Atlet, Kemayoran.

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI dr. Siti Nadia Tarmidzi, M.Epid mengatakan terdeteksinya kasus pertama Omicron di Indonesia merupakan salah satu fungsi utama dari karantina bagi setiap orang yang masuk ke negara Indonesia.

Melalui karantina, pelaku perjalanan dari luar negeri akan dipantau dan diobservasi oleh petugas kesehatan. Dengan demikian apabila pelaku perjalanan tersebut didapati positif Covid-19 bisa dengan segera dilakukan tracing.

“Penting bagi setiap pelaku perjalanan luar negeri yang masuk ke Indonesia untuk melakukan karantina. Terdeteksinya Omicron di Indonesia merupakan salah satu keberhasilan dari karantina dan kita bisa dengan segera melakukan tracing untuk mencegah meluasnya penularan Omicron,” ungkap dr. Nadia.

Baca juga  Ford "Banting Setir" Produksi Peralatan Medis untuk Tanggulangi Korona!

Moladiners, itulah ulasan mengenai pembatasan jalan di Jakarta kembali diberlakukan untuk mencegah penyebaran virus Omicron. Pantau terus Moladin.com untuk berita otomotif menarik lainnya.

Terbaru