Rabu, Mei 29, 2024
Banner-Wuling-Cloud-EV

Puncak Arus Balik Lebaran 2023 Tahap Dua, Waspada Macet!

by Tigor Sihombing
Arus pulang mudik

Arus balik lebaran 2023 terbilang masih tinggi, meski PT Jasa Marga (Persero) Tbk melaporkan sebanyak 903.169 kendaraan sudah kembali ke Jabotabek. Jumlah mobil yang balik tersebut, terhitung sejak H+1 – H+4 Hari Raya Idul Fitri 1444 H/ Lebaran 2023 yang jatuh pada Senin-Kamis (24-27 April 2023).

Menurut Jasa Marga, angka tersebut hasil kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (dari arah Merak), GT Ciawi (dari arah Puncak), dan GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (dari arah Bandung).

Total volume lalin yang kembali ke wilayah Jabotabek ini meningkat 74,5% jika dibandingkan lalin normal dengan total 517.474 kendaraan. Jika dibandingkan dengan periode Lebaran 2022, total volume lalin ini lebih rendah 2,8% dengan total 928.886 kendaraan.

Untuk distribusi lalu lintas arus balik lebaran 2023 yang kembali ke Jabotabek dari tiga arah yaitu dengan mayoritas sebanyak 536.474 kendaraan (59,4%) dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 201.999 kendaraan (22,4%) dari arah Barat (Merak), dan 164.696 kendaraan (18,2%) dari arah Selatan (Puncak).

Baca juga  Lokasi 65 Bengkel Siaga Suzuki 2023, Serta Nomor Teleponnya!

Masih Ada 699 Ribu Kendaraan yang Bakal Ikut Arus Balik

arus balik lebaran 2023

Puncak arus balik diprediksi 30 April – 1 Mei 2023

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana menambahkan, jumlah kendaraan yang telah kembali ke Jabotabek tersebut mencapai 56,4% dari prediksi arus balik lebaran 2023 sebesar 1,6 juta kendaraan. Arus balik yang dimaksud adalah periode H+1 – H+7 Hari Raya Idul Fitri 1444 H di empat gerbang tol utama yang telah disebutkan sebelumnya.

“Dengan melihat realisasi hingga H+4 yang dibandingkan dengan prediksi arus balik pada periode H+1 s.d H+7 tersebut, masih ada 43,6% atau sekitar 699 ribu kendaraan yang belum kembali ke Jabotabek,” ujar Lisye dalam keterangan resminya dikutip hari ini 28 April 2023.

Maka selanjutnya untuk arus balik Lebaran 2023 tahap kedua atau H+5 – H+7 masih akan diramaikan oleh 699 ribu kendaraan. Jadi, ada kemungkinan jalanan bakal macet. Apalagi tgl 1 Mei 2023 adalah hari buruh yang merupakan libur nasional. Bukan tidak mungkin, arus balik semakin panjang.

Baca juga  Biaya Sewa Mobil di Jakarta, Jelang Lebaran Semahal Apa?

Bahkan prediksinya akan ada puncak arus balik Lebaran 2023 tahap dua yang berlangsung pada 30 April – 1 Mei 2023. Jadi waspadalah!

Diskon Tarif Tol dan Ganjil Genap

Arus pulang mudik

Diskon tarif tol sebesar 20% untuk kendaraan yang balik tlg 27-29 April 2023

Arus balik lebaran 2023 masih diprediksi padat kendaraan. Oleh karena itulah Lisye kembali mengingatkan kepada pengguna jalan untuk menghindari perjalanan di waktu yang diprediksi menjadi puncak arus balik tahap kedua yaitu Minggu-Senin atau 30 April-1 Mei 2023.

Maka dari itu, ada baiknya pulang lebih dulu misal sebelum 29 April 2023 pukul 06.00 WIB. Jasa Marga juga memberi promo khusus yaitu diskon tarif tol sebesar 20% di tanggal tersebut. Ilustrasinya sebagai berikut, untuk perjalanan dari Semarang ke Jakarta yang sebelumnya tembus Rp 372 ribu untuk golongan 1, setelah diskon 20% jadi cuma Rp 297,6 ribu.

Selanjutnya pulang lebih dulu juga bisa menghindari aturan ganjil genap yang berlaku mulai Sabtu (29/4/2023) pukul 14.00 WIB sampai 24.00 WIB. Kemudian Minggu (30/4/2023) mulai pukul 08.00 WIB – 24.00 WIB, Senin (1/5/2023) pukul 08.00 WIB sampai 24.00 WIB, dan Selasa (2/5/2023) pukul 00.00 WIB sampai 08.00 WIB.

Baca juga  Cara Daftar Mudik Gratis Kemenhub 2023, Moda Bus, Kereta Api dan Kapal Laut

Demikian ulasan terkait arus balik lebaran 2023. Simak terus Moladin.com untuk update berita terbaru seputar otomotif.

Related Articles

Moladin Digital Indonesia








Logo Kementerian Komunikasi dan Informatika