oleh

Review Ford Everest Gen 2, SUV Bandel yang Terjangkau

Mobil yang akan kami bahas merupakan SUV yang terkenal dengan mesin bandelnya. Yup, inilah review Ford Everest Gen 2.

Semakin menarik lagi mengulas Everest lawas, lantaran harganya sudah sangat terjangkau. Untuk generasi kedua, kini dijual di angka Rp 100 jutaan. Alhasil bisa jadi alternatif ketika kamu tidak mau memilih SUV mainstream seperti Mitsubishi Pajero Sport atau Toyota Fortuner.

Ford Everest Gen 2 resmi mengaspal pada tahun 2007 hingga 2015. Jangka waktunya yang panjang, juga menjadi alasan bahwa produk ini populasinya cukup banyak. Meski demikian, pembahasan kali ini lebih ke Everest facelift tahun 2009.

Ciri khasnya punya tampilan yang lebih modern, meski masih tetap didominasi desain kotak atau boxy. Kemudian mesinnya sudah mengadopsi teknologi turbo direct injection dan intercooler alias TDCi. Mesin dengan teknologi TDCi tersebut diklaim lebih bertenaga serta lebih efisien dalam konsumsi bahan bakarnya.

“Mobil ini enak untuk diajak berpetualang. Terakhir mobil ini saya ajak jalan dari Jakarta melintasi pulau Sumatera hingga sampai Aceh. Tidak ada masalah yang berarti, asal ganti oli jangan telat,” ungkap Fahri, salah satu pemilik Ford Everest Generasi kedua pada Moladin.

Nah, untuk lebih mengetahui review Ford Everest Gen 2, mari kita simak ulasannya berikut ini.

Desain Eksterior Lebih Modern

review ford everest gen 2
Tampilannya lebih modern

Ford Everest Gen 2 mempunyai dua tampilan. Pertama untuk lansiran 2007 hingga 2009, masih mengusung dominasi desain kotak alias boxy seperti generasi pertama. Bahkan sosoknya lebih kaku lagi, karena lampu depan membesar dan grille juga dibuat lebih mengotak.

Bagian sampingnya jelas terlihat lebih sederhana dari generasi sebelumnya, sebab hanya tersedia tema warna single tone. Sementara model lama, pakai gaya two tone atau dua warna. Sedangkan tampilan bagian belakangnya masih sama dengan generasi sebelumnya, yaitu ban serep yang menggantung di pintu bagasi.

Baca juga  DFSK Hadirkan Seres SF5, SUV Listrik 1.000 Km

Kemudian mulai 2009 hingga 2015, Ford Everest punya tampilan facelift. Tetap mengotak bodinya, tapi jika diperhatikan lebih dekat ada beberapa ubahan pada sisi eksteriornya.

Desain lampu depan yang lebih kecil dan dinamis jadi identitas. Kombinasikan dengan grill beraksen krom yang juga ukurannya mengecil dan berbentuk trapesium. Selain itu, disain bumper depannya juga lebih dinamis menyesuaikan bentuk body mobil.

Kemudian, review Ford Everest Gen 2 selanjutnya adalah dari sisi dimensi. Dimana mobil ini di atas kertas dimensinya lebih bongsor dibandingkan generasi sebelumnya.

Ford Everest Gen 2 ini memiliki panjang 5.009 mm, lebar 1.804 mm, serta tinggi 1.835 mm. Sementara untuk Ford Everest Gen 1 dimensinya panjang 4.958 mm, lebar 1.806 mm dan tinggi 1.835 mm.

Desain Interior Modern di Zamannya

review ford everest gen 2 - interior
Interiornya Ford generasi kedua sudah cukup mewah untuk SUV di zamannya

Review Ford Everest Gen 2 lansiran 2009 hingga 2015, berlanjut pada bagian interior. Tampilannya terlihat lebih modern. Ciri khasnya untuk varian tertinggi punya head unit layar sentuh berukuran 7 inci. Lalu bisa terkoneksi dengan Bluetooth, serta memiliki MP3 dan CD player.

Kesan dinamis semakin kental terasa dengan diadopsinya warna beige pada jok serta doortrimnya. Warna tersebut berpadu dengan warna hitam pada dashboard dan setirnya.

Lalu untuk kapasitas penumpang, kabinnya memiliki tiga baris bangku. Orang dewasa, duduk di bangku paling belakang juga masih terasa lega. Hanya saja head rest tidak tersedia untuk bangku baris ketiga tersebut.

Baca juga  Test Drive Xpander Cross di Bali: Tidak Limbung! (Bag.1)

Sementara di bangku baris kedua, selain punya head rest, tersedia pula layar monitor untuk kenyamanan di varian tertinggi. Kemudian jok sudah dibalut kulit. Istimewa bukan?

Mesin Lebih Modern

review ford everest gen 2
Mesin sudah mengadopsi teknologi TDCi

Seperti sudah diinformasikan sebelumnya bahwa Ford Everest Gen 2 ini sudah mengalami ubahan pada sektor mesinnya. Yaitu mengadopsi teknologi turbo direct injection dan intercooler alias TDCi.

Detailnya, mobil SUV asal Amerika ini menggunakan mesin 2.5 Duratorq TDCi. Padanannya adalah transmisi manual 5-percepatan dan otomatis 4-percepatan.

Hasilnya, tenaga maksimumnya di atas kertas mampu meraih 143 hp pada 3.500 rpm dengan torsi puncaknya 330 Nm pada putaran mesin 1.800 rpm. Performa tersebut lebih bagus dibandingkan generasi sebelumnya. Yaitu tenaga maksimumnya 110 hp pada putaran mesin 3.500 rpm serta torsi 268 Nm.

Oh ya, pada Ford Everest Gen 2 ini juga masih menyediakan dua pilihan penggerak roda 4×2 serta 4×4.

Mesin ini terbilang bandel, karena meski sudah berusia lebih dari 10 tahun masih mumpuni untuk diajak melewati berbagai medan jalan. Bahkan beberapa konsumen mengisi bahan bakar dengan solar subsidi, jantung mekanis Everest masih bisa bertahan.

Walau memang disarankan tetap meminum solar dengan cetane lebih tinggi. Lalu selalu melakukan servis berkala termasuk filter solar, agar mesin tetap sehat.

Pajak dan Harga Bekasnya

Review Ford Everest Gen 2 ini kurang menarik jika belum membahas harga bekasnya serta besaran pajak tahunan yang harus dibayarkan. Untuk pajak tahunannya ada dikisaran Rp 3 jutaan.

Sementara untuk harga bekasnya, Ford Everest Gen 2 ini dibanderol kisaran Rp 135 juta hingga Rp 185 jutaan. Terjangkau bukan? Tertarik punya?

Baca juga  Daftar Harga Isuzu MU-X Bekas, SUV yang Terjangkau

Tips membeli Ford Everest Gen 2 Bekas

review ford everest gen 2
Bagian ball koint dan cross join kerap bermasalah karena usia pakai

Mobil ini memang menarik untuk dimiliki, sebab desainnya macho serta performa mesinnya juga mumpuni. Meski begitu, mobil ini umurnya sudah lebih dari 8 tahun dan umumnya ada masalah yang mengintai.

Untuk itu, ada baiknya mengetahui bagian atau komponen mana saja yang harus lebih diperhatikan sebelum meminang mobil asal Amerika ini. Berikut beberapa komponen yang harus diperhatikan:

  • Bagian Kaki-Kaki

Bagian kaki-kaki khususnya ball joint, cross joint serta suspensi bagian depan harus dicek dengan seksama. Sebab mobil ini berpenggerak depan, jadi hamppir semua beban ada dibagian depan.

  • Sistem Transmisi Matik

Ford Everest Gen 2 bertransmisi otomatis perlu diwaspadai bagian transmisinya. Kerusakan pada bagian tersebut bisa dirasakan gejalanya jika mobil terasa melompat saat pergantian gigi serta tarikan lemot.

Jika kerusakannya parah, biaya perbaikan bisa sampai Rp 10 juta.

  • Kondisi Kelengkapan Interior

Kemudian kondisi kelengkapan interior. Mobil ini terkenal dengan ketangguhannya, sehingga banyak perusahaan pertambangan atau perkebunan menggunakan mobil ini untuk operasionalnya.

Dan umumnya mobil bekas perusahaan tetrsebut kondisi interior tidak terawat. Bahkan terkadang kelengkapan seperti knop AC atau tombol volume head unit sudah tidak ada.

Moladiners, itulah ulasan mengenai review Ford Everest Gen 2. Mobil ini gagah dan masih pantas untuk disandingkan dengan SUV lain seperti Pajero atau Fortuner. Meski begitu, yang harus diwaspadai dari mobil ini adalah harga sparepart yang tergolong lebih mahal dari mobil sejenisnya.

Untuk informasi otomotif menarik lainnya, simak terus Moladin.com.

Terbaru