Thursday, October 6, 2022

Review Mobil Listrik K-Upgrade, Cuma Rp 75 Juta!

by Firdaus Ali
mobil termurah di PEVS

Pasar mobil listrik semakin ramai di Tanah Air. Kini bahkan hadir mobil listrik K-Upgrade yang dibanderol hanya Rp 75 juta. Murah bukan?

PT Kurnia EVCBU International yang mendatangkan mobil listrik mungil tersebut dari Cina. Mobil listrik K-Upgrade didatangkan secara utuh alias CBU, untuk saat ini unit yang kami review masih bersifat protoripe.

Namun begitu, menurut informasi dari pihak pengimpor mobil yang sesuai dengan spesifikasi di brosur akan datang pada saat perhelatan pameran mobil listrik Perklindo nanti.

“Iya yang saat ini untuk uji tes adalah masih prototipe. Nantinya kami akan mendatangkan unti mobil listrik K-Upgrade yang sesuai degan apa yang tertera di brosur. Salah satunya aka nada panel suryanya,” terang Rama, salah satu Marketing PT Kurnia EVCBU (18/7/2022).

Rama juga menjelaskan bahwa mobil K-Upgrade ini juga sudah mulai banyak yang inden. Mereka tertarik karena bentuknya unik dan harga yang murah.

“Sudah banyak yang inden, bahkan ada salah satu pejabat PLN yang sudah bayar full untuk memesan 1 unit. Untuk yang lain masih berupa booking fee dengan membayar Rp 20 juta,” imbuh rama.

Baca juga  Jokowi Hadir Groundbreaking Pabrik Baterai Hyundai

Harga murah memang menjadi tanda tanya bagi sebagian orang. Karenanya untuk meyakinkan para konsumen, PT Kurnia EVCBU juga menerapkan untuk setiap konsumen yang sudah booking fee atau bayar penuh, ada perjanjian yang juga tercatat di notaris.

“Memang benar, ada Sebagian orang yang meragukan kami karena harga yang murah dan baru mendengar perusahaan kami. Padahal PT Kurnia EVCBU sudah ada sejak 2019. Ya kami harus memberikan kepercayaan ke konsumen dengan melibatkan notaris untuk perjanjian jual belinya,” jelas Rama.

Test Drive Mobil Listrik K-Upgrade, Kecepatan Maksimal 65 Km/Jam

mobil listrik k-upgrade

Interior K-Upgrade

Bukan hanya melihat sosok mobilnya saja, kami juga mendapatkan kesempatan untuk mencoba mobil listrik K-Upgrade. Meskipun saat mencobanya kami hanya berkutat di daerah Menteng yang notabennya dekat dengan kantor PT Kurnia EVCBU.

Tampilan luarnya sekilas mirip Karimun Wagon. Namun jika diperhatikan lebih seksama, desain kombinasi grill depan dengan lampu utamanya mirip Range Rover.

Sewajarnya mobil listrik, saat kunci kami putar di posisi “ON” tidak terdengar suara mesin. Hanya saja saat mobil mulai berjalan, suara ban berputar di atas aspal sangat jelas terdengar dari dalam kabin interior.

Baca juga  Mobil Listrik BYD Dolphin, Semakin dekat Indonesia!

Meski lumayan berisik, untungnya kami masih ditenangkan dengan AC yang terbilang dingin. Selain itu, dibagian atas juga terdapat ventilasi udara yang bisa dibuka tutup, bahkan disediakan mini fan jika tidak menggunakan AC.

Oh ya, mobil ini juga sudah menyuguhkan kamera parkir mundur yang bisa dilihat dari headunit berukuran sekitar 10 inci.

Sensasi berkendara mobil listrik K-Upgrade memang kurang greget. Maklum saja, kecepatan dari mobil ini dibatasi hanya sampai sekitar 65 km/jam. Selain itu sistem pengeremannya juga masih perlu adaptasi untuk pengemudi yang baru mencoba mobil ini.

Untuk kapasitas baterainya 26,7 KwH. Dan jarak maksimum yang bisa ditempuh diklaim mencapai 300 km. hebatnya lagi, untuk pengecasannya hanya dibutuhkan waktu hanya sekitar 3 jam saja. Bagaimana, tertarik membelinya?

Kesimpulan dari pengetesan singkat mobil listrik K-Upgrade ini adalah mobil ini cocok untuk digunakan kegiatan dalam kota namun tidak melewati jalan tol. Sebab bobotnya ringan, jadi dikhawatirkan akan goyang saat ada kendaraan seperti truk atau bus yang menyalip.

Baca juga  Mobil Listrik Jaguar Siap Selamatkan Kebangkrutan

Untuk harga Rp 75 juta, mobil ini layak dibeli. Dengan catatan spesifikasinya sesuai dengan yang di brosur yang sudah mereka publish. Bukan unit yang kami review.

Simak terus Moladin.com untuk informasi otomotif menarik lainnya.

Related Articles

Platform Jual dan Beli Mobil Bekas Terbaik

















Logo Midtrans

Logo Bank Indonesia
Logo Kementerian Komunikasi dan Informatika