Review BMW iX1 M Sport: BMW X1 Versi Listrik dengan Performa Bertenaga

Zihan Berliana Ram Ghani
Zihan Berliana Ram Ghani | 23 Sep 2026, 11:15 WIB

BMW iX1 M Sport menjadi salah satu pilihan mobil listrik BMW yang menarik perhatian di Indonesia. Berbasis BMW X1, SUV listrik ini tetap membawa karakter khas BMW, tetapi menawarkan pengalaman berkendara tanpa mesin bensin.

Tim Moladin berkesempatan menguji langsung BMW iX1 M Sport untuk melihat performa, kenyamanan, fitur, hingga kepraktisannya saat digunakan sehari-hari. Pengujian ini juga menjadi kesempatan untuk merasakan sejauh mana karakter BMW tetap terasa pada SUV listrik tersebut.

Seperti apa pengalaman tim Moladin selama menguji BMW iX1 M Sport? Simak review lengkapnya berikut ini.

Performa BMW iX1 M Sport

01 B 002 020 001

Begitu pedal akselerator diinjak, karakter listrik BMW iX1 M Sport langsung terasa. Motor listrik tunggal yang menggerakkan roda depan menghasilkan tenaga 204 HP dan torsi 250 Nm yang tersedia secara instan.

Saat digunakan tim Moladin, respons tersebut membuat iX1 terasa sigap ketika berakselerasi dari posisi diam. Tarikannya tidak perlu menunggu putaran mesin naik seperti mobil bensin, sehingga perpindahan dari kondisi berhenti menuju kecepatan harian terasa cepat dan halus.

BMW THE iX Lihat Detail

Akselerasi 0-100 Km/Jam

Untuk menguji performanya, BMW iX1 M Sport mampu mencatat waktu sekitar 8 detik untuk 0-100 km/jam. Hasil ini sekitar 0,9 detik lebih cepat dibandingkan BMW X1 bermesin bensin.

Di balik kemudi, karakter tersebut terasa terutama ketika membutuhkan akselerasi tambahan. BMW juga menyediakan tombol boost yang bisa dimanfaatkan saat ingin mendapatkan respons tenaga lebih cepat, misalnya ketika melakukan manuver menyalip.

Buat penggunaan harian, tenaga 204 HP terasa lebih dari cukup. Mobil bisa diajak melaju santai, tetapi tetap punya respons yang siap ketika pedal diinjak lebih dalam.

Baterai dan Jarak Tempuh

BMW iX1 M Sport dibekali baterai 64,8 kWh. Di atas kertas, BMW mengklaim jarak tempuh hingga 477 km berdasarkan WLTP.

Dalam penggunaan aktual, tim Moladin mendapatkan gambaran jarak tempuh di kisaran 430 km. Angka ini terasa cukup untuk menunjang aktivitas harian sekaligus perjalanan luar kota, meski hasil sebenarnya tetap bergantung pada kecepatan, kondisi jalan, dan gaya berkendara.

Untuk pengisian daya, BMW menyebut iX1 M Sport mampu menerima daya DC hingga 150 kW. Namun, saat digunakan di SPKLU Indonesia, daya yang didapat tim Moladin berada di kisaran 85-100 kW.

Dari sisi performa dan daya jelajah, iX1 M Sport terasa seperti SUV yang mudah digunakan sehari-hari. Respons motor listrik menjadi salah satu hal yang paling terasa saat dikendarai, sementara jarak tempuh sekitar 430 km dalam penggunaan aktual membuat kebutuhan pengisian daya tidak terlalu sering untuk pemakaian normal.

Kenyamanan dan Desain BMW iX1 M Sport

Dari sisi desain, BMW iX1 M Sport masih mudah dikenali sebagai bagian dari keluarga X1 generasi terbaru. Tim Moladin melihat perbedaan paling jelas pada bagian depan, terutama gril yang dibuat tertutup. Tidak adanya mesin konvensional membuat desain gril tidak lagi membutuhkan bukaan seperti X1 bermesin bensin.

Tampilan iX1 juga terasa lebih sporty berkat penggunaan pelek khusus M Sport. Secara keseluruhan, desainnya tidak dibuat terlalu berbeda dari X1, sehingga karakter SUV BMW tetap terasa meski sudah beralih ke tenaga listrik.

Interior Minimalis, Tombol Fisik Masih Dipertahankan

Masuk ke dalam kabin, nuansa modern langsung terasa. Desain interiornya mengarah ke konsep minimalis seperti yang digunakan BMW iX, tetapi BMW masih mempertahankan sejumlah tombol fisik di area konsol tengah.

Buat tim Moladin, keberadaan tombol tersebut cukup membantu saat mengatur beberapa fungsi. Pengemudi tidak harus selalu mengandalkan layar untuk mengakses fitur tertentu, sehingga pengoperasiannya terasa lebih praktis ketika mobil sedang berjalan.

Suspensi Terasa Sporty

02 B 002 020 001

Karakter suspensi BMW iX1 M Sport cukup terasa saat melewati jalan yang bergelombang. Suspensinya cenderung kaku, terutama ketika melintasi permukaan jalan yang kurang rata.

Meski begitu, karakter tersebut bukan berarti bantingan terasa mengganggu. Saat melewati lubang, suspensi justru mampu meredam benturan secara efektif. Sensasinya lebih mengarah ke karakter sporty khas BMW dibandingkan SUV yang mengutamakan bantingan sangat lembut.

Jok Sporty, Kabin Tetap Senyap

Posisi duduk menjadi salah satu bagian yang terasa mendukung karakter iX1 M Sport. Jok sport memberikan penyangga tubuh yang baik, terutama ketika mobil diajak bermanuver.

Namun, bentuk jok yang cukup memeluk tubuh bisa terasa sedikit menjepit bagi sebagian orang ketika digunakan dalam perjalanan yang sangat panjang. Jadi, kenyamanannya tetap bergantung pada postur dan preferensi masing-masing pengemudi.

Salah satu hal yang cukup terasa saat iX1 digunakan adalah kabinnya yang kedap. Hasil pengujian menunjukkan tingkat kebisingan sekitar 68 dB sehingga suara dari luar relatif teredam. Karakter ini membuat perjalanan terasa lebih tenang dan sesuai ekspektasi dari sebuah SUV premium Eropa.

Zihan Berliana Ram Ghani
Zihan Berliana Ram Ghani
Lihat Profil

Zihan adalah SEO Content Writer dengan pengalaman lebih dari 4 tahun yang menulis berbagai topik, termasuk otomotif. Ia menyajikan konten dengan bahasa yang jelas dan mudah dipahami, sehingga informasi dapat diterima dengan baik oleh pembaca. Melalui tulisannya, Zihan berupaya memberikan informasi yang relevan dan bermanfaat. Selamat Membaca!

Ikuti Sosial Media Moladin

Info otomotif terbaru dan kabar seru dari Moladin