Cari Mobil DHT

Temukan pilihan mobil transmisi DHT di Indonesia yang sesuai dengan kebutuhanmu. Saat ini, Moladin menampilkan 14 model dari brand seperti Chery J6, Chery Tiggo Cross, AION E8, Wuling Eksion, Jaecoo J8. Beberapa model yang paling sering jadi pertimbangan di kategori ini adalah AION E8, Wuling Eksion, Jaecoo J8, Chery J6, Chery C5. Kalau kamu mencari opsi yang lebih terjangkau, Chery Tiggo Cross bisa jadi titik awal yang menarik, sementara Jaecoo J8 cocok untuk kamu yang ingin pilihan lebih premium. Lihat detail tipe, spesifikasi, cicilan, dan update Juni 2026 langsung di Moladin.

DHT

20 mobil

1 2

Cari Merek Mobil Baru Terpopuler di Indonesia

Lihat Semua Merek

FAQs

Mobil DHT yang cocok dibeli di Moladin sebaiknya dipilih berdasarkan kebutuhan penggunaan, budget, jenis kendaraan, dan preferensi teknologi hybrid. Jika mencari opsi yang lebih terjangkau, Chery Tiggo Cross bisa menjadi titik awal karena halaman DHT Moladin menampilkannya di rentang Rp264,5–329,8 juta. Untuk pilihan hybrid yang lebih besar atau premium, pengguna bisa membandingkan Wuling Eksion, Chery J6, GWM Haval H6, GWM Haval Jolion, Jaecoo J8, atau model lain yang tersedia di halaman tersebut. Karena DHT umumnya berkaitan dengan sistem hybrid, pertimbangkan juga efisiensi bahan bakar, mode berkendara, garansi baterai, fitur keselamatan, ketersediaan unit, dan simulasi cicilan sebelum memilih.

Harga mobil DHT baru di Moladin cukup bervariasi karena modelnya mencakup crossover, SUV hybrid, dan pilihan premium. Pada listing halaman DHT Moladin, beberapa contoh harga yang tampil adalah Chery Tiggo Cross Rp264,5–329,8 juta, Chery C5 Rp324,9–354,9 juta, Wuling Eksion Rp389–499 juta, GWM Haval Jolion Rp405–418 juta, BAIC BJ30 Rp529–589 juta, Chery J6 Rp560,5–675,5 juta, GWM Haval H6 Rp654,8 juta, Jaecoo J8 Rp699,9–828 juta, dan Chery Tiggo 9 Rp739,9 juta. Harga dapat berubah mengikuti varian, kota, stok, status unit, periode promo, dan kebijakan dealer atau leasing, sehingga pengguna tetap perlu membuka halaman model untuk update harga terbaru.

Dedicated Hybrid Transmission atau DHT adalah sistem transmisi yang dirancang khusus untuk mobil hybrid agar mesin bensin, motor listrik, dan baterai dapat bekerja secara efisien dalam satu sistem penggerak. Wuling menjelaskan bahwa DHT menggabungkan mesin bensin, motor listrik, dan baterai listrik dengan gearbox elektromagnetik, lalu membagi daya secara cepat dan efisien tanpa jeda antara sumber energi. Sistem ini memungkinkan mobil hybrid berjalan dalam beberapa mode, seperti EV Mode, Series Hybrid, dan Hybrid Parallel, sehingga kendaraan dapat menyesuaikan sumber tenaga dengan kondisi jalan dan kebutuhan pengemudi. Untuk user Moladin, pemahaman ini penting karena DHT bukan sekadar transmisi matic biasa, tetapi bagian dari sistem hybrid.

DHT dan CVT biasa berbeda dari sisi fungsi dan cara kerja. CVT biasa umumnya memakai sistem pulley dan belt untuk mengubah rasio transmisi secara kontinu pada mobil bensin non-hybrid atau beberapa model matic, sedangkan DHT dibuat khusus untuk mengelola kerja mesin bensin, motor listrik, dan baterai pada mobil hybrid. Wuling menjelaskan bahwa DHT dapat membagi daya tanpa jeda antara EV Mode, Series Hybrid, dan Hybrid Parallel, sementara sistem hybrid Haval Jolion HEV di Moladin juga memakai platform L.E.M.O.N. DHT untuk memberi transisi berkendara yang mulus dan efisien. Jadi, DHT lebih relevan untuk user yang mencari mobil hybrid, sedangkan CVT lebih umum untuk mobil matic konvensional yang mengejar akselerasi halus dan efisiensi.

Cara kerja DHT pada mobil hybrid adalah mengatur kapan mobil menggunakan motor listrik, kapan mesin bensin bertugas sebagai generator, dan kapan mesin bensin serta motor listrik bekerja bersamaan. Wuling menjelaskan tiga mode utama DHT: EV Mode memakai motor listrik untuk kecepatan rendah dan jarak dekat, Series Hybrid memakai mesin bensin untuk menggerakkan generator yang mengisi baterai dan memberi daya ke motor listrik, sedangkan Hybrid Parallel menggabungkan mesin bensin dan motor listrik untuk daya maksimal saat kecepatan tinggi atau overtaking. Moladin juga menjelaskan Haval Jolion HEV punya beberapa mode operasional, termasuk EV Mode, Serial Mode, dan Parallel Mode pada rentang kecepatan tertentu.

Mobil DHT berpotensi lebih irit bahan bakar karena sistem hybrid dapat memilih mode kerja paling efisien sesuai kondisi jalan, misalnya memakai motor listrik di kecepatan rendah, mesin sebagai generator pada kondisi tertentu, atau kombinasi mesin dan motor saat butuh tenaga lebih besar. Wuling menyebut DHT dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar dan menurunkan emisi dibanding mobil konvensional. Contoh dari Moladin, Chery Tiggo Cross CSH Hybrid memakai mesin bensin 1.5L, motor listrik, DHT, dan baterai LFP 1,8 kWh, dengan klaim efisiensi hingga 30 km/liter untuk penggunaan tol berdasarkan pengujian internal. Namun, konsumsi aktual tetap bergantung pada rute, gaya mengemudi, kondisi baterai, kecepatan, beban kendaraan, dan perawatan berkala.

Mobil DHT cocok untuk penggunaan harian di kota karena sistem hybrid dapat bekerja fleksibel saat lalu lintas padat dan kecepatan rendah. Pada teknologi DHT, EV Mode dapat menggunakan motor listrik sebagai sumber daya utama untuk kondisi perkotaan berkecepatan rendah, sedangkan mode series dapat membuat mesin bensin berfungsi sebagai generator ketika dibutuhkan. Moladin menjelaskan Haval Jolion HEV memakai mode EV untuk kecepatan rendah, Serial Mode untuk kondisi 0–35 km/jam, dan Parallel Mode pada kecepatan menengah hingga tinggi. Karakter ini relevan untuk user yang sering menghadapi macet, ingin akselerasi halus, serta mencari SUV/crossover hybrid yang lebih efisien untuk mobilitas harian.

Kelebihan mobil dengan transmisi DHT adalah pembagian tenaga antara mesin bensin dan motor listrik dapat berlangsung cepat, halus, dan efisien, sehingga mendukung konsumsi bahan bakar lebih rendah, emisi lebih kecil, serta performa yang lebih responsif dibanding mobil konvensional. Wuling juga menyebut DHT tidak memerlukan komponen seperti kopling atau torque converter seperti pada transmisi konvensional, meskipun perawatan mobil hybrid DHT tetap memerlukan tenaga ahli terlatih. Kekurangannya, harga mobil hybrid DHT biasanya lebih mahal dibanding mobil konvensional, sistem teknologinya lebih kompleks, serta ketersediaan bengkel resmi dan suku cadang perlu diperhatikan. Karena itu, sebelum membeli, user Moladin perlu mengecek garansi baterai, jaringan servis, biaya perawatan, dan ketersediaan unit.

Sebelum membeli mobil DHT, pengguna perlu memperhatikan jenis sistem hybrid yang digunakan, kapasitas baterai, mode berkendara, konsumsi bahan bakar, tenaga gabungan, garansi baterai, jaringan bengkel resmi, dan ketersediaan suku cadang. Untuk model seperti Chery Tiggo Cross CSH Hybrid, Moladin mencatat penggunaan DHT, baterai LFP 1,8 kWh, 17 fitur ADAS, 7 airbags, serta garansi kendaraan dan baterai yang ditawarkan pada konteks peluncuran model tersebut. Untuk model lain seperti Haval Jolion HEV atau Haval H6, pengguna juga perlu membandingkan performa, fitur keselamatan, harga OTR, serta kebutuhan harian. Jangan hanya memilih karena teknologi hybrid, tetapi pastikan biaya kepemilikan dan simulasi cicilan sesuai kemampuan finansial.

Pengguna dapat memakai Moladin untuk mencari mobil DHT baru, membandingkan harga, melihat model, lalu masuk ke halaman detail kendaraan untuk mengecek informasi seperti tipe, spesifikasi, promo, cicilan, dan update harga. Halaman DHT Moladin menampilkan model dari berbagai brand dan rentang harga, termasuk Chery Tiggo Cross, Chery C5, Wuling Eksion, GWM Haval Jolion, Chery J6, GWM Haval H6, Jaecoo J8, dan Chery Tiggo 9. Untuk kredit mobil DHT, angka DP, cicilan per bulan, tenor, bunga, promo, dan ketersediaan unit tidak bisa dianggap tetap karena dapat berubah mengikuti harga OTR, kota, stok, varian, teknologi hybrid, periode promo, serta kebijakan dealer atau leasing.

Ikuti Sosial Media Moladin

Info otomotif terbaru dan kabar seru dari Moladin