Saat ini ada 6 model mobil Citroën yang tersedia di Indonesia. Citroën memasarkan 1 crossover (Citroën Ë-C4 All Electric), 1 hatchback (Citroën Ë-C3 All Electric), 4 suv (Citroën Basalt, Citroën C3, Citroën C5 Aircross, Citroën C3 Aircross).
| Tipe Mobil | Kisaran Harga (Rp) | Contoh Model |
|---|---|---|
| SUV | Rp 199,9 juta - 1,06 miliar | Citroën C3, Citroën C3 Aircross, Citroën C5 Aircross |
| Hatchback | Rp 380,5 - 385,5 juta | Citroën Ë-C3 All Electric |
| Crossover | Rp 1,19 miliar | Citroën Ë-C4 All Electric |
Yang termurah adalah Citroën C3 seharga 199,9 juta dan termahal Citroën Ë-C4 All Electric seharga 1,19 miliar. Ada 6 mobil Citroën yang tersedia di Indonesia. Lihat harganya Maret 2026 di bawah ini.
| Model Citroën | Harga |
|---|---|
| Citroën Basalt | Rp 359,9 - 364,9 juta |
| Citroën C3 | Rp 199,9 - 204,9 juta |
| Citroën C3 Aircross | Rp 292 - 301,9 juta |
| Citroën C5 Aircross | Rp 1,06 miliar |
| Citroën Ë-C3 All Electric | Rp 380,5 - 385,5 juta |
| Citroën Ë-C4 All Electric | Rp 1,19 miliar |
Citroën berdiri pada tahun 1919 oleh André Citroën dan fokus utama perusahaan ini adalah pembuatan mobil yang terjangkau. Citroën Type A waktu itu merupakan mobil pertama mereka, dan cukup terkenal karena sudah memiliki sistem penerangan dan starter elektrik. Perusahaan ini juga cukup dikenal akan inovasinya, salah satunya Inovasi “Traction Avant” (1934). Inovasi ini berupa mobil berpenggerak roda depan pertama yang diproduksi massal dan juga sudah menerapkan konsep body “monokok” yang mana body mobil menyatu dengan rangka. Pada 1948, pasca Perang Dunia-II, Citroën meluncurkan mobil 2CV mereka hingga 1990an. Pada tahun 1955, mobil DC mereka dirilis massal dan cukup ikonik, karena menggunakan sistem suspensi hydropneumatic untuk kenyamanan berkendara
Lihat rekomendasi berdasarkan yang sedang tren dan diminati saat ini
Lihat rekomendasi berdasarkan yang sedang tren dan diminati saat ini
Lihat rekomendasi berdasarkan yang sedang tren dan diminati saat ini





Citroën adalah produsen mobil asal Prancis yang didirikan pada tahun 1919 oleh André Citroën. Brand ini dikenal sebagai salah satu pelopor inovasi otomotif Eropa, termasuk penggunaan sistem suspensi hidropneumatik yang menjadi ciri khas kenyamanan Citroën. Saat ini Citroën berada di bawah grup Stellantis, hasil merger PSA Group dan Fiat Chrysler Automobiles.
Citroën resmi kembali ke Indonesia melalui distributor baru sejak 2022. Model seperti Citroën C3 dan C5 Aircross mulai dipasarkan untuk segmen SUV dan hatchback kompak.
Citroën dikenal dengan fokus pada kenyamanan berkendara, terutama melalui tuning suspensi yang lembut. Desainnya juga cenderung unik dan berbeda dari brand Jepang atau Jerman.
Secara global, Citroën memiliki lini kendaraan listrik seperti ë-C4 dan ë-Berlingo. Namun di Indonesia, fokus pemasaran masih pada model bermesin bensin.
Di Indonesia, Citroën bersaing dengan brand Jepang dan Korea di segmen SUV kompak. Namun dari sisi karakter desain, Citroën lebih menonjolkan identitas Eropa yang unik.