Saat ini ada 3 model mobil Geely yang tersedia di Indonesia. Geely memasarkan 1 hatchback (Geely EX2), 2 suv (Geely Starray EM-i, Geely EX5).
| Tipe Mobil | Kisaran Harga (Rp) | Contoh Model |
|---|---|---|
| Hatchback | Rp 255 - 285 juta | Geely EX2 |
| SUV | Rp 475 - 515 juta | Geely Starray EM-i, Geely EX5 |
Yang termurah adalah Geely EX2 seharga 255 juta dan termahal Geely EX5 seharga 515 juta. Ada 3 mobil Geely yang tersedia di Indonesia. Lihat harganya Maret 2026 di bawah ini.
| Model Geely | Harga |
|---|---|
| Geely EX2 | Rp 255 - 285 juta |
| Geely EX5 | Rp 475 - 515 juta |
| Geely Starray EM-i | Rp 499,8 juta |
Geely Holding Group adalah produsen otomotif multinasional yang didirikan di Tiongkok pada tahun 1986. Perusahaan ini memulai bisnisnya dari produksi kulkas sebelum beralih ke industri otomotif. Geely dikenal karena akuisisi strategisnya terhadap merek-merek global, termasuk Volvo Cars dan Lotus. Selain itu, Geely juga menaungi merek-merek seperti Lynk & Co dan Zeekr. Fokus Geely adalah pada pengembangan teknologi, desain, dan kualitas produk yang kompetitif di pasar global. Di Indonesia, Geely kembali memasuki pasar dengan fokus pada kendaraan listrik. Mereka meluncurkan SUV listrik Geely EX5 dan berencana untuk mendirikan pabrik perakitan lokal.
Lihat rekomendasi berdasarkan yang sedang tren dan diminati saat ini
Lihat rekomendasi berdasarkan yang sedang tren dan diminati saat ini
Lihat rekomendasi berdasarkan yang sedang tren dan diminati saat ini





Geely adalah produsen otomotif asal Tiongkok yang didirikan pada tahun 1986 oleh Li Shufu. Perusahaan ini awalnya bergerak di bidang manufaktur komponen sebelum masuk ke industri otomotif pada akhir 1990-an. Geely berkembang pesat dan kini beroperasi di bawah Geely Holding Group, sebuah konglomerasi otomotif global. Selain brand Geely Auto, grup ini juga menaungi berbagai merek internasional seperti Volvo Cars, Polestar, Lotus, dan memiliki saham di Mercedes-Benz Group. Saat ini Geely menjadi salah satu simbol kebangkitan industri otomotif China di pasar global.
Geely Holding Group mengakuisisi Volvo Cars dari Ford Motor Company pada tahun 2010. Setelah akuisisi tersebut, Volvo tetap beroperasi sebagai brand independen dengan pusat pengembangan dan desain tetap berada di Swedia. Geely berperan sebagai pemegang saham dan memberikan dukungan finansial serta sinergi teknologi, termasuk pengembangan platform modular bersama. Kolaborasi ini melahirkan platform seperti CMA (Compact Modular Architecture) yang digunakan oleh Volvo dan beberapa brand lain di bawah Geely Group. Akuisisi Volvo menjadi salah satu langkah strategis terbesar Geely dalam ekspansi globalnya.
Geely pernah masuk ke Indonesia pada awal 2010-an dengan beberapa model seperti Geely MK dan Emgrand. Namun, brand ini kemudian vakum karena penjualan yang tidak sesuai target serta tantangan jaringan distribusi dan aftersales. Hingga saat ini, Geely belum kembali secara resmi sebagai brand mass market di Indonesia. Meski demikian, kehadiran brand lain di bawah grup Geely seperti Volvo dan potensi ekspansi EV membuka peluang masuk kembali di masa depan. Pasar Indonesia yang berkembang pesat di segmen SUV dan EV bisa menjadi peluang strategis bagi Geely jika memutuskan re-entry.
Ya, Geely активно mengembangkan kendaraan listrik melalui berbagai sub-brand dan lini produknya. Beberapa sub-brand EV yang dikenal antara lain Zeekr, Geometry, serta Polestar yang juga berada dalam ekosistem Geely Holding. Zeekr, misalnya, diposisikan sebagai brand EV premium global dengan ekspansi ke Eropa. Selain itu, Geely juga mengembangkan platform listrik modular SEA (Sustainable Experience Architecture) yang digunakan lintas merek dalam grupnya. Investasi besar di elektrifikasi menunjukkan ambisi Geely untuk menjadi pemain utama di industri kendaraan listrik global.
Ya, Geely termasuk salah satu grup otomotif terbesar di Tiongkok dengan portofolio global yang luas. Geely Holding memiliki berbagai brand internasional dan menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan otomotif dunia. Secara volume, Geely Auto konsisten berada di jajaran atas produsen mobil domestik China. Selain produksi kendaraan penumpang, Geely juga aktif di bidang teknologi baterai, kendaraan otonom, dan solusi mobilitas masa depan. Skala bisnis dan diversifikasi global inilah yang menjadikan Geely sebagai salah satu pemain otomotif paling berpengaruh dari China saat ini.