Chery Tiggo Cross menjadi salah satu SUV yang menarik perhatian di kelas harga Rp200 jutaan. Dibanderol mulai Rp289,5 juta, mobil ini membawa sejumlah fitur yang cukup lengkap untuk bersaing di segmen small SUV.
Tim Moladin berkesempatan menguji langsung Chery Tiggo Cross untuk merasakan performa, kenyamanan, fitur, hingga kepraktisannya saat digunakan. Dari tampilan sampai pengalaman berkendara, SUV ini punya beberapa hal yang cukup menarik untuk dibahas.
Seperti apa hasil pengujian Chery Tiggo Cross? Berikut review lengkapnya.
Dalam video ini, Moladin melakukan pengujian komprehensif terhadap Chery Tiggo Cross tipe premium dengan harga Rp289.500.000. Berikut adalah poin-poin utama yang direview:
Performa Mesin: Pengujian mesin 1.500 cc NA 4 silinder dengan transmisi CVT, termasuk tes nanjak (04:48) dan akselerasi 0-100 km/jam
Efisiensi BBM: Konsumsi bahan bakar untuk rute dalam kota dan jalan tol.
Kenyamanan & Handling: Pengujian bantingan suspensi melalui speed breaker (07:56) serta kekedapan kabin dan kenyamanan jok.
Desain: Pembahasan eksterior dan interior yang dianggap sebagai peningkatan signifikan dibandingkan model pendahulunya, Chery 35X.
Fitur & ADAS: Pengujian fitur keamanan canggih, termasuk 15 macam fitur ADAS (Advanced Driver Assistance System), kamera 360 yang jernih, electric parking brake, hingga sunroof.
Akomodasi: Evaluasi ruang kabin dan kapasitas bagasi yang mencapai 519 liter.
Secara keseluruhan, mobil ini dinilai memiliki value for money yang sangat baik dibandingkan rival di segmen small SUV berkat kelengkapan fitur dan dimensi yang ditawarkannya.
Chery Tiggo Cross mengandalkan mesin bensin 1.500 cc naturally aspirated (NA) 4-silinder yang dipadukan bersama transmisi CVT. Tenaga dari mesin disalurkan ke roda depan (FWD), dengan output mencapai 114 HP dan torsi maksimal 138 Nm.
Di atas kertas, angka tersebut memang tidak terlalu besar untuk sebuah SUV. Tim Moladin kemudian menguji langsung performanya untuk melihat bagaimana respons Tiggo Cross saat digunakan, termasuk ketika berakselerasi dan melibas tanjakan.
Akselerasi 0-100 Km/Jam
Dalam pengujian, Chery Tiggo Cross mencatat waktu 0-100 km/jam selama 15,7 detik. Sementara untuk menempuh jarak 201 meter, SUV ini membutuhkan waktu 13,4 detik.
Hasil tersebut menunjukkan karakter Tiggo Cross lebih mengutamakan kenyamanan berkendara harian dibandingkan akselerasi yang agresif. Saat digunakan di jalan biasa, tenaganya masih cukup untuk kebutuhan seperti berakselerasi dari lampu merah atau berpindah jalur.
Diuji Menanjak Berisi 4 Penumpang
Tim Moladin juga menguji kemampuan Tiggo Cross saat melibas tanjakan. Mobil diisi empat orang penumpang dengan total bobot sekitar 422 kg.
Dalam pengujian tersebut, Tiggo Cross mampu menuntaskan tanjakan dalam waktu 26,07 detik. Akselerasinya memang terasa tidak terlalu cepat, tetapi performanya masih dinilai cukup untuk menunjang penggunaan sehari-hari.
Steering Force Bisa Diatur
Chery Tiggo Cross tidak memiliki pilihan mode berkendara khusus untuk mengatur karakter mesin. Namun, pengemudi tetap bisa menyesuaikan bobot setir melalui pengaturan steering force.
Tersedia dua pilihan, yakni Comfort dan Sport. Mode Comfort membuat setir terasa lebih ringan, sedangkan Sport memberikan bobot setir yang lebih berat. Fitur ini bisa disesuaikan berdasarkan kebutuhan dan kondisi berkendara.
Selain performa, tim Moladin juga menguji konsumsi BBM Chery Tiggo Cross untuk melihat efisiensinya saat digunakan di berbagai kondisi jalan. Hasilnya, konsumsi bahan bakar SUV ini berada di angka 11,9 km/liter untuk rute dalam kota.
Sementara saat digunakan di jalan tol, konsumsi BBM-nya mencapai 15,5 km/liter. Perbedaan tersebut cukup wajar mengingat kondisi lalu lintas dan kecepatan berkendara di dalam kota lebih beragam.
Hasil pengujian ini menunjukkan Chery Tiggo Cross masih cukup efisien untuk ukuran small SUV bermesin 1.500 cc naturally aspirated. Angka konsumsi aktual tentu bisa berbeda tergantung kondisi jalan, kepadatan lalu lintas, muatan, serta gaya berkendara.
Kenyamanan dan Handling Chery Tiggo Cross
Tim Moladin turut menguji kenyamanan Chery Tiggo Cross di berbagai kondisi jalan. Karakter suspensinya terasa cukup kaku ketika melewati polisi tidur, terutama pada bagian belakang. Namun, saat melintasi jalan yang tidak rata atau berlubang, bantingannya justru terasa lebih nyaman dan mobil tetap stabil.
Kabin dan Jok
Dari sisi kekedapan, tingkat kebisingan di dalam kabin tercatat 74,1 dB pada kecepatan 30 km/jam. Angka tersebut didapat dari unit yang masih berstatus pre-production. Jadi, masih ada kemungkinan bagian pintu atau lantai bagasi mendapat penyesuaian pada versi produksi massal.
Sementara untuk posisi duduk, jok semi-bucket menjadi salah satu bagian yang cukup nyaman. Busa jok terasa empuk meski ukurannya tidak terlalu besar. Setelah digunakan, posisi duduknya tetap terasa pas untuk menunjang perjalanan.
Handling Chery Tiggo Cross
Handling Tiggo Cross bisa disesuaikan melalui fitur steering force yang menyediakan mode Comfort dan Sport. Saat memilih Comfort, bobot setir terasa sangat ringan sehingga memudahkan manuver di dalam kota.
Ketika berpindah ke mode Sport, setir menjadi lebih berat. Tim Moladin merasakan karakter ini memberikan kendali yang lebih mantap saat mobil diajak bermanuver.
Secara keseluruhan, Tiggo Cross punya karakter suspensi yang cenderung kaku, tetapi tetap stabil ketika melewati jalan yang kurang rata. Pengaturan bobot setir juga memberi pilihan bagi pengemudi untuk menyesuaikan karakter kemudi sesuai kondisi berkendara.
Desain dan Fitur Chery Tiggo Cross
Dari sisi tampilan, Chery Tiggo Cross membawa perubahan yang cukup terasa dibandingkan model 35X. Tim Moladin melihat desainnya kini lebih modern, terutama pada bagian depan yang menggunakan lampu bergaya Chery Tiggo 7 Pro.
Desain Eksterior dan Interior
Penggunaan cladding di bagian samping turut memberikan kesan SUV yang lebih kokoh. Proporsinya memang cukup unik karena kap mesin terlihat agak panjang, sementara bagian belakang dibuat lebih pendek. Meski begitu, secara keseluruhan tampilannya terlihat mewah untuk SUV di kelas harganya.
Masuk ke kabin, kesan premium juga cukup terasa. Material soft touch digunakan pada bagian door trim dan dasbor. Instrumen di depan pengemudi sudah memakai layar digital penuh yang memanjang, sehingga nuansa kabinnya terlihat modern.
Fitur yang Ditawarkan
Soal fitur, Tiggo Cross punya sejumlah kelengkapan yang cukup menarik. Salah satunya adalah sunroof yang membuat kabin terasa lebih terbuka.
Kamera 360 derajat juga tersedia dan memiliki kualitas gambar yang jernih. Fitur vehicle transparency turut membantu pengemudi melihat area di sekitar mobil saat bermanuver.
Untuk kebutuhan hiburan, sistem infotainment sudah mendukung Apple CarPlay dan Android Auto secara wireless. Ada pula fitur remote engine start, walkaway lock, ambient lighting dengan tujuh pilihan warna, serta ventilasi pada jok depan.
15 Fitur ADAS
Bagian yang cukup menonjol dari Tiggo Cross adalah kelengkapan fitur keselamatan aktifnya. Mobil ini dibekali 15 fitur ADAS yang membantu pengemudi dalam berbagai kondisi.
Beberapa fitur yang tersedia meliputi:
Blind Spot Detection
Rear Cross Traffic Braking
Forward Collision Warning
Automatic Emergency Braking
Lane Departure Warning
Lane Departure Prevention
Traffic Jam Assist
Adaptive Cruise Control
Fatigue Reminder
In Front Departure Alert
Tim Moladin melihat kelengkapan ADAS tersebut menjadi salah satu nilai tambah Tiggo Cross. Tidak hanya menawarkan fitur untuk kenyamanan, SUV ini juga sudah membawa berbagai teknologi yang membantu pengemudi menjaga keamanan selama perjalanan.
Akomodasi dan Ruang Kabin Chery Tiggo Cross
Sebagai small SUV, Chery Tiggo Cross menawarkan ruang kabin yang cukup lega untuk menunjang kebutuhan sehari-hari. Tim Moladin mencoba langsung area baris kedua dan melihat ruang yang tersedia masih terasa maksimal untuk ukuran mobil di kelasnya.
Posisi sandaran jok belakang memang cukup tegak dan belum dilengkapi pengaturan reclining. Namun, ruang kaki dan kepala masih tergolong memadai untuk penumpang belakang.
Fasilitas Baris Kedua
Untuk menunjang kenyamanan penumpang, tersedia kisi-kisi AC di baris kedua serta armrest. Namun, satu hal yang cukup disayangkan adalah belum adanya charging port untuk penumpang belakang.
Bagasi 519 Liter
Beralih ke bagian belakang, kapasitas bagasi menjadi salah satu keunggulan Tiggo Cross. Ruangnya mencapai 519 liter, sehingga cukup leluasa untuk membawa barang saat digunakan bepergian.
Tim Moladin menilai kapasitas tersebut tergolong besar untuk ukuran small SUV. Ruang bagasi yang luas juga membuat Tiggo Cross terasa cukup praktis sebagai kendaraan untuk kebutuhan harian maupun perjalanan bersama keluarga.
Kesimpulan
Setelah menguji langsung Chery Tiggo Cross, tim Moladin menemukan SUV ini punya paket yang cukup lengkap untuk kebutuhan harian. Performa mesinnya memang bukan yang paling agresif, tetapi masih memadai untuk penggunaan dalam kota maupun perjalanan luar kota.
Beberapa poin yang terasa selama pengujian meliputi:
Performa: Mesin 1.500 cc menghasilkan 114 HP dan 138 Nm. Akselerasi 0-100 km/jam tercatat 15,7 detik.
Konsumsi BBM: Mencapai 11,9 km/liter di dalam kota dan 15,5 km/liter saat digunakan di tol.
Kenyamanan: Suspensi cenderung kaku saat melewati polisi tidur, tetapi tetap stabil di jalan yang tidak rata.
Fitur: Sunroof, kamera 360, wireless Apple CarPlay dan Android Auto, ventilasi jok depan, serta 15 fitur ADAS tersedia.
Kepraktisan: Kabin baris kedua cukup lega dan kapasitas bagasi mencapai 519 liter.
Catatan: Sandaran jok belakang belum bisa reclining dan tidak tersedia charging port untuk penumpang baris kedua.
Secara keseluruhan, Chery Tiggo Cross menawarkan kombinasi fitur, ruang kabin, dan kepraktisan yang cukup lengkap di kelas small SUV. Buat kamu yang sedang mencari SUV di kisaran Rp200 jutaan, Tiggo Cross bisa menjadi salah satu pilihan yang patut dipertimbangkan. Pantau terus review mobil terbaru dan informasi otomotif lainnya di Moladin.
Zihan adalah SEO Content Writer dengan pengalaman lebih dari 4 tahun yang menulis berbagai topik, termasuk otomotif. Ia menyajikan konten dengan bahasa yang jelas dan mudah dipahami, sehingga informasi dapat diterima dengan baik oleh pembaca. Melalui tulisannya, Zihan berupaya memberikan informasi yang relevan dan bermanfaat. Selamat Membaca!