Review Denza D9, Mobil Listrik Mewah dengan Efisiensi Jempolan
Zihan Berliana|28 Oct 2026, 13:09 WIB
Denza D9 hadir sebagai MPV listrik premium yang menawarkan kenyamanan kabin, performa bertenaga, dan biaya operasional yang relatif hemat. Mobil ini menjadi salah satu alternatif bagi konsumen yang melirik kendaraan mewah untuk perjalanan keluarga maupun kebutuhan mobilitas eksekutif.
Persaingan di segmen MPV premium selama ini identik dengan Toyota Alphard. Denza D9 menawarkan pendekatan berbeda melalui teknologi penggerak listrik, kabin senyap, serta kursi baris kedua yang dirancang untuk kenyamanan penumpang.
Dalam pengujian, jarak tempuh riil Denza D9 disebut mencapai sekitar 570 km dalam kondisi baterai penuh. Angka tersebut menjadi salah satu poin yang patut diperhatikan, terutama bagi konsumen yang menggunakan mobil untuk aktivitas harian di perkotaan. Meski demikian, perencanaan pengisian daya tetap diperlukan ketika melakukan perjalanan jarak jauh.
Lalu, seperti apa pengalaman berkendara, kenyamanan kabin, performa, dan efisiensi Denza D9? Berikut review Denza D9 yang dirangkum dari hasil pengujian dan ulasan otomotif.
Denza D9 mengusung bodi besar dengan tampilan elegan yang mencerminkan karakter MPV premium. Proporsi bodinya memberikan ruang lebih luas untuk penumpang, sekaligus menghadirkan kesan mewah ketika digunakan untuk kebutuhan keluarga maupun perjalanan bisnis.
Dimensi yang besar juga membawa konsekuensi saat bermanuver. Pengemudi perlu menyesuaikan diri ketika melewati jalan sempit, berbelok di area terbatas, atau memarkirkan mobil di ruang yang tidak terlalu luas. Radius putar dan visibilitas dari balik kemudi menjadi aspek yang perlu dicoba secara langsung sebelum memutuskan membeli.
Secara keseluruhan, karakter eksterior Denza D9 lebih mengutamakan kenyamanan dan kehadiran visual sebuah MPV premium daripada kesan sporty.
2. Interior dan Kenyamanan Kabin
Kenyamanan penumpang menjadi salah satu daya tarik utama Denza D9. Area kabin dirancang untuk memberikan suasana tenang, sementara penggerak listrik membuat suara dan getaran mesin jauh berkurang dibandingkan mobil bermesin pembakaran internal.
Sorotan utama ada di kursi baris kedua yang dilengkapi pengaturan elektrik, sandaran kaki model ottoman, dan fungsi pijat. Fitur tersebut mendukung kenyamanan penumpang ketika menempuh perjalanan panjang atau menggunakan mobil untuk aktivitas harian.
Kehadiran kulkas mini di kabin turut menunjang kebutuhan perjalanan. Namun, beberapa aspek praktis masih dapat ditingkatkan. Berdasarkan ulasan pengujian, Denza D9 tidak dilengkapi spion tengah digital maupun layar hiburan khusus penumpang belakang seperti yang tersedia pada sejumlah MPV premium lain.
Pengaturan kursi juga perlu diperhatikan dari sisi kemudahan akses. Pada situasi tertentu, penumpang baris kedua tidak dapat mengatur posisi kursi penumpang depan secara mandiri sehingga perlu meminta bantuan pengemudi.
3. Performa Motor Listrik Denza D9
Sebagai mobil listrik, Denza D9 menawarkan respons tenaga yang spontan. Torsi tersedia sejak awal akselerasi, sehingga mobil terasa bertenaga ketika mulai bergerak maupun saat membutuhkan tambahan kecepatan.
Dalam mode berkendara normal, performanya sudah memadai untuk penggunaan harian. Mode Sport memberikan respons akselerasi yang lebih agresif, meski karakter tersebut perlu disesuaikan dengan kondisi jalan dan kenyamanan penumpang.
Pengendalian Denza D9 lebih berorientasi pada kenyamanan penumpang daripada sensasi berkendara yang sporty. Ukuran bodi yang besar dan karakter kemudi yang dinilai kurang komunikatif membuat pengemudi perlu beradaptasi, terutama ketika melewati tikungan atau jalan dengan ruang gerak terbatas.
Dengan karakter tersebut, Denza D9 lebih cocok untuk perjalanan yang mengutamakan kenyamanan kabin dan kelancaran mobilitas dibandingkan pengalaman berkendara yang lincah.
4. Jarak Tempuh dan Efisiensi Denza D9
Efisiensi menjadi salah satu pertimbangan penting dalam memilih MPV listrik premium. Berdasarkan pengujian yang dirangkum, Denza D9 mampu menempuh sekitar 570 km dalam kondisi baterai penuh.
Angka tersebut merupakan hasil pengujian dalam kondisi tertentu, sehingga jarak tempuh aktual dapat berubah sesuai kecepatan, penggunaan AC, beban penumpang, kondisi jalan, dan gaya berkendara.
Penggunaan energi listrik juga berpotensi menekan biaya operasional harian dibandingkan MPV bermesin bensin, terutama jika pengisian daya dilakukan di rumah dengan tarif listrik yang sesuai. Biaya aktual tetap bergantung pada konsumsi energi kendaraan, tarif pengisian, dan frekuensi penggunaan.
Selain biaya energi, perawatan mobil listrik umumnya tidak memerlukan penggantian oli mesin dan sejumlah komponen rutin yang ditemukan pada mobil konvensional. Namun, pemeriksaan berkala pada ban, rem, sistem pendingin baterai, dan komponen kendaraan lainnya tetap diperlukan.
Bagaimana untuk Perjalanan Jauh?
Jarak tempuh yang mencapai ratusan kilometer membuat Denza D9 berpotensi digunakan untuk perjalanan antarkota. Meski begitu, keberadaan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di sepanjang rute tetap perlu diperhitungkan.
Sebelum melakukan perjalanan jauh atau mudik, pemilik sebaiknya merencanakan lokasi pengisian daya, memperhitungkan jarak antartitik pengisian, dan menyediakan waktu tambahan untuk mengisi baterai. Kebutuhan tersebut menjadi pertimbangan tersendiri bagi pengguna yang sering bepergian ke daerah dengan infrastruktur pengisian daya terbatas.
5. Biaya Operasional dan Perawatan
Foto: Denza Arista
Denza D9 menawarkan potensi penghematan dari sisi penggunaan energi dan perawatan rutin. Tidak adanya mesin pembakaran internal membuat pemilik tidak perlu melakukan penggantian oli mesin, busi, maupun sejumlah komponen yang berkaitan dengan proses pembakaran.
Pajak kendaraan listrik juga dapat menjadi salah satu pertimbangan biaya kepemilikan. Namun, besaran pajak dan biaya administrasi yang berlaku perlu diperiksa berdasarkan ketentuan terbaru serta identitas kendaraan.
Di sisi lain, pemilik tetap perlu memperhitungkan biaya pengisian daya, penggantian ban, perawatan sistem pengereman, dan pemeriksaan komponen kelistrikan. Untuk kendaraan listrik premium, penting juga memahami ketentuan garansi baterai serta jaringan bengkel resmi sebelum membeli.
Dengan mempertimbangkan seluruh kebutuhan tersebut, Denza D9 berpotensi memberikan biaya penggunaan yang efisien bagi konsumen yang rutin berkendara di perkotaan dan memiliki akses pengisian daya yang memadai.
6. Kelebihan dan Kekurangan Denza D9
Setelah meninjau desain, kenyamanan, performa, dan efisiensinya, berikut rangkuman hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih Denza D9.
Kelebihan
Kekurangan
Kabin senyap dengan minim getaran mesin
Bodi besar membutuhkan adaptasi saat bermanuver
Kursi baris kedua dilengkapi fungsi pijat dan ottoman
Karakter kemudi kurang komunikatif bagi pengemudi yang menyukai sensasi sporty
Akselerasi motor listrik responsif
Perjalanan jauh memerlukan perencanaan pengisian daya
Jarak tempuh pengujian sekitar 570 km
Tidak tersedia spion tengah digital pada unit yang diulas
Potensi biaya operasional dan perawatan rutin lebih rendah
Belum dilengkapi layar hiburan belakang pada unit yang diulas
Tersedia kulkas mini di kabin
Sejumlah pengaturan kursi belum sepenuhnya praktis bagi penumpang belakang
Catatan: Kelengkapan fitur dapat berbeda berdasarkan tipe dan spesifikasi unit. Pastikan fitur yang tersedia pada kendaraan yang akan dibeli.
Zihan adalah SEO Content Writer dengan pengalaman lebih dari 4 tahun yang menulis berbagai topik, termasuk otomotif. Ia menyajikan konten dengan bahasa yang jelas dan mudah dipahami, sehingga informasi dapat diterima dengan baik oleh pembaca. Melalui tulisannya, Zihan berupaya memberikan informasi yang relevan dan bermanfaat. Selamat Membaca!