Toyota Veloz Hybrid vs BYD M6 DM, Mana yang Lebih Hemat BBM?

Narulita Azzahra Misbakh
Narulita Azzahra Misbakh | 29 Sep 2026, 15:37 WIB

Toyota All New Veloz Q HEV

Toyota All New Veloz Q HEV

Rp 325 - 326,5 juta

BYD M6 DM Classic - Standard

Rp 298 juta
Bandingkan Dengan Mobil Lainnya

Toyota Veloz Hybrid dan BYD M6 DM sama-sama membawa teknologi elektrifikasi ke mobil keluarga tujuh penumpang. Namun, keduanya punya pendekatan yang berbeda. Veloz Hybrid menggunakan sistem hybrid yang menggabungkan mesin bensin dan motor listrik, sedangkan BYD M6 DM mengandalkan teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) yang baterainya bisa diisi ulang dari sumber listrik eksternal.

Perbedaan teknologi tersebut menarik untuk dilihat dari sisi biaya penggunaan sehari-hari. Dengan asumsi mobil digunakan sejauh 60 km per hari atau sekitar 1.800 km dalam 30 hari, berapa biaya BBM yang harus disiapkan untuk Toyota Veloz Hybrid dan BYD M6 DM?

Toyota Veloz Hybrid vs BYD M6 DM, Berapa Konsumsi BBM-nya?

Berdasarkan hasil pengujian yang menjadi acuan simulasi, BYD M6 DM mencatat konsumsi bahan bakar rata-rata 3,9 liter per 100 km. Jika dikonversi, angka tersebut setara dengan sekitar 25,6 km per liter.

Sementara itu, Toyota Veloz Hybrid mencatat konsumsi bahan bakar sekitar 23,5 km per liter. Dengan angka tersebut, kebutuhan BBM kedua mobil akan berbeda ketika digunakan pada jarak tempuh yang sama.

PerhitunganBYD M6 DMToyota Veloz Hybrid
Konsumsi BBM25,6 km/l23,5 km/l
Jarak per hari60 km60 km
Kebutuhan BBM per hari2,34 liter2,55 liter
Harga PertamaxRp15.950/literRp15.950/liter
Biaya BBM per hariRp37.382Rp40.723
Jarak 30 hari1.800 km1.800 km
Biaya BBM per 30 hariRp1.121.460Rp1.221.687

Dari angka tersebut, BYD M6 DM membutuhkan BBM lebih sedikit dalam simulasi ini. Meski begitu, M6 DM merupakan PHEV sehingga biaya energi sebenarnya juga dapat dipengaruhi oleh penggunaan dan pengisian daya baterai.

Biaya BBM BYD M6 DM untuk 60 Km per Hari

Dengan konsumsi rata-rata 25,6 km per liter, perjalanan sejauh 60 km membutuhkan sekitar 2,34 liter bensin.

Perhitungannya dapat digambarkan sebagai berikut:

  • Jarak harian: 60 km
  • Konsumsi: 25,6 km/l
  • Kebutuhan BBM: sekitar 2,34 liter
  • Harga Pertamax: Rp15.950 per liter
  • Biaya per hari: sekitar Rp37.382

Jika dibulatkan, biaya BBM BYD M6 DM menjadi sekitar Rp38.000 per hari untuk menempuh jarak 60 km.

Dalam 30 hari, total jarak yang ditempuh mencapai 1.800 km. Dengan asumsi konsumsi dan harga BBM tetap, kebutuhan biaya bahan bakarnya sekitar Rp1.121.460.

Angka tersebut murni menghitung kebutuhan bensin. Karena BYD M6 DM merupakan PHEV, biaya energi sebenarnya dapat berubah apabila mobil lebih sering digunakan dalam kondisi baterai terisi dan pemilik rutin melakukan pengisian daya dari sumber listrik eksternal.

Lihat Detail
#1

Biaya BBM Toyota Veloz Hybrid untuk 60 Km per Hari

Toyota Veloz Hybrid dalam pengujian yang menjadi acuan simulasi mencatat konsumsi sekitar 23,5 km per liter. Untuk perjalanan 60 km per hari, kebutuhan BBM-nya mencapai sekitar 2,55 liter.

Berikut gambaran perhitungannya:

  • Jarak harian: 60 km
  • Konsumsi: 23,5 km/l
  • Kebutuhan BBM: sekitar 2,55 liter
  • Harga Pertamax: Rp15.950 per liter
  • Biaya per hari: sekitar Rp40.723

Jika dibulatkan, biaya BBM Veloz Hybrid menjadi sekitar Rp41.000 per hari.

Dalam 30 hari atau total perjalanan 1.800 km, biaya BBM yang dibutuhkan sekitar Rp1.221.687. Angka ini tentu dapat berubah dalam pemakaian sehari-hari, terutama karena kondisi lalu lintas, gaya berkendara, beban kendaraan, dan penggunaan AC dapat memengaruhi konsumsi BBM.

Toyota All New Veloz Lihat Detail
#1
Performa Umum
Jenis Transmisi
E-CVT
AT
Gearbox
-
-
Tipe Penggerak
FWD
FWD
Jenis Bahan Bakar
Hybrid
PHEV
Emisi
-
-
Mesin
Dimensi & Kapasitas
Velg, Ban, Suspensi & Rem
Safety & ADAS
Airbags
Kenyamanan
Kursi & Bahan Jok
Hiburan & Komunikasi
Eksterior
Interior

Selisih Biaya BBM Veloz Hybrid vs BYD M6 DM

Jika kedua mobil digunakan dengan jarak 60 km per hari dan menggunakan asumsi harga Pertamax Rp15.950 per liter, terdapat selisih biaya yang cukup mudah dihitung.

  • BYD M6 DM: sekitar Rp37.382 per hari
  • Toyota Veloz Hybrid: sekitar Rp40.723 per hari
  • Selisih per hari: sekitar Rp3.341
  • Selisih selama 30 hari: sekitar Rp100.227
  • Total jarak simulasi: 1.800 km

Dengan demikian, berdasarkan simulasi tersebut, biaya BBM BYD M6 DM lebih rendah sekitar Rp100.000 per bulan dibandingkan Toyota Veloz Hybrid.

Namun, selisih tersebut sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai gambaran biaya energi secara keseluruhan. Terutama pada M6 DM, ada penggunaan listrik yang juga perlu diperhitungkan ketika baterai diisi dari sumber eksternal.

PHEV BYD M6 DM Punya Perhitungan Energi yang Berbeda

BYD M6 DM menggunakan teknologi plug-in hybrid yang memungkinkan baterai diisi menggunakan sumber listrik eksternal. Hal ini membuat pola penggunaan energinya berbeda dari Veloz Hybrid.

Beberapa faktor yang dapat memengaruhi biaya penggunaan M6 DM antara lain:

  • Seberapa sering baterai diisi ulang.
  • Seberapa jauh mobil digunakan ketika baterai masih terisi.
  • Seberapa sering mobil memanfaatkan tenaga listrik.
  • Seberapa besar penggunaan mesin bensin dalam perjalanan.

Artinya, pemilik yang rutin mengisi daya dan memaksimalkan kemampuan berkendara menggunakan tenaga listrik bisa memiliki komposisi penggunaan bensin dan listrik yang berbeda dari simulasi di atas.

Faktor yang Bisa Membuat Konsumsi BBM Berubah

Angka konsumsi dari hasil pengujian tidak selalu sama dengan yang didapat setiap pengguna. Kondisi penggunaan sehari-hari memiliki pengaruh cukup besar terhadap konsumsi bahan bakar.

Beberapa faktor yang dapat memengaruhinya antara lain:

  • Kondisi lalu lintas: kemacetan dan sering berhenti-jalan dapat membuat konsumsi berubah.
  • Gaya berkendara: akselerasi agresif dan kecepatan tinggi umumnya meningkatkan kebutuhan energi.
  • Beban kendaraan: jumlah penumpang dan barang turut memengaruhi kerja kendaraan.
  • Penggunaan AC: pendingin kabin juga dapat memengaruhi konsumsi energi.
  • Kondisi jalan: rute perkotaan, tanjakan, dan perjalanan tol memiliki karakter penggunaan yang berbeda.

Jadi, angka 25,6 km per liter pada BYD M6 DM dan 23,5 km per liter pada Veloz Hybrid merupakan acuan berdasarkan pengujian yang digunakan dalam simulasi. Hasil aktual di jalan bisa berbeda.

Toyota Veloz Hybrid vs BYD M6 DM, Mana yang Lebih Hemat?

Jika hanya melihat kebutuhan BBM berdasarkan simulasi 60 km per hari, BYD M6 DM memiliki biaya yang lebih rendah. Selisihnya sekitar Rp3.341 per hari atau mencapai sekitar Rp100.227 selama 30 hari dengan total jarak 1.800 km.

Di sisi lain, Toyota Veloz Hybrid juga menawarkan konsumsi sekitar 23,5 km per liter dalam pengujian yang menjadi acuan. Sementara itu, BYD M6 DM memiliki karakter berbeda karena teknologi PHEV memungkinkan penggunaan energi listrik dari baterai yang dapat diisi melalui sumber eksternal.

Dengan demikian, perbedaan keduanya bukan hanya soal angka konsumsi bensin. M6 DM juga dipengaruhi kebiasaan pengisian daya dan seberapa sering tenaga listrik digunakan, sedangkan konsumsi Veloz Hybrid akan sangat bergantung pada kondisi perjalanan sehari-hari.

Kalau kamu sedang membandingkan keduanya untuk kebutuhan mobil keluarga, simulasi ini bisa menjadi salah satu gambaran dalam melihat biaya penggunaan. Namun, hasil aktual tetap dapat berbeda karena kondisi jalan, gaya berkendara, beban kendaraan, serta pola pengisian baterai pada M6 DM.

Kesimpulan

moladin
  • BYD M6 DM mencatat biaya BBM lebih rendah dalam simulasi jarak 60 km per hari, yakni sekitar Rp37.382 per hari atau Rp1,12 juta selama 30 hari. Sementara Toyota Veloz Hybrid membutuhkan sekitar Rp40.723 per hari atau Rp1,22 juta per bulan.
  • Selisih biaya BBM keduanya sekitar Rp100.227 per bulan untuk total jarak 1.800 km. Namun, angka ini hanya menghitung penggunaan bensin dan belum memasukkan biaya listrik untuk pengisian baterai BYD M6 DM.
  • Karakter elektrifikasi keduanya berbeda. Veloz Hybrid mengandalkan sistem hybrid, sedangkan BYD M6 DM menggunakan teknologi PHEV yang bisa diisi dari sumber listrik eksternal. Karena itu, biaya energi aktual M6 DM juga dipengaruhi frekuensi pengisian baterai dan seberapa sering tenaga listrik digunakan.
Narulita Azzahra Misbakh
Narulita Azzahra Misbakh
Lihat Profil

Narulita adalah SEO Content Writer dengan pengalaman menulis lebih dari 3 tahun di berbagai topik, termasuk dunia otomotif. Narulita senang untuk memberikan informasi yang akurat dan mudah dipahami, demi menghadirkan manfaat kepada para pembaca. Terima kasih telah membaca karya tulis saya, semoga tulisan ini bisa bermanfaat!

Ikuti Sosial Media Moladin

Info otomotif terbaru dan kabar seru dari Moladin