Toyota Veloz Hybrid dan BYD M6 DM sama-sama membawa teknologi elektrifikasi ke mobil keluarga tujuh penumpang. Namun, keduanya punya pendekatan yang berbeda. Veloz Hybrid menggunakan sistem hybrid yang menggabungkan mesin bensin dan motor listrik, sedangkan BYD M6 DM mengandalkan teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) yang baterainya bisa diisi ulang dari sumber listrik eksternal.
Perbedaan teknologi tersebut menarik untuk dilihat dari sisi biaya penggunaan sehari-hari. Dengan asumsi mobil digunakan sejauh 60 km per hari atau sekitar 1.800 km dalam 30 hari, berapa biaya BBM yang harus disiapkan untuk Toyota Veloz Hybrid dan BYD M6 DM?
Toyota Veloz Hybrid vs BYD M6 DM, Berapa Konsumsi BBM-nya?
Berdasarkan hasil pengujian yang menjadi acuan simulasi, BYD M6 DM mencatat konsumsi bahan bakar rata-rata 3,9 liter per 100 km. Jika dikonversi, angka tersebut setara dengan sekitar 25,6 km per liter.
Sementara itu, Toyota Veloz Hybrid mencatat konsumsi bahan bakar sekitar 23,5 km per liter. Dengan angka tersebut, kebutuhan BBM kedua mobil akan berbeda ketika digunakan pada jarak tempuh yang sama.
Perhitungan
BYD M6 DM
Toyota Veloz Hybrid
Konsumsi BBM
25,6 km/l
23,5 km/l
Jarak per hari
60 km
60 km
Kebutuhan BBM per hari
2,34 liter
2,55 liter
Harga Pertamax
Rp15.950/liter
Rp15.950/liter
Biaya BBM per hari
Rp37.382
Rp40.723
Jarak 30 hari
1.800 km
1.800 km
Biaya BBM per 30 hari
Rp1.121.460
Rp1.221.687
Dari angka tersebut, BYD M6 DM membutuhkan BBM lebih sedikit dalam simulasi ini. Meski begitu, M6 DM merupakan PHEV sehingga biaya energi sebenarnya juga dapat dipengaruhi oleh penggunaan dan pengisian daya baterai.
Biaya BBM BYD M6 DM untuk 60 Km per Hari
Dengan konsumsi rata-rata 25,6 km per liter, perjalanan sejauh 60 km membutuhkan sekitar 2,34 liter bensin.
Perhitungannya dapat digambarkan sebagai berikut:
Jarak harian: 60 km
Konsumsi: 25,6 km/l
Kebutuhan BBM: sekitar 2,34 liter
Harga Pertamax: Rp15.950 per liter
Biaya per hari: sekitar Rp37.382
Jika dibulatkan, biaya BBM BYD M6 DM menjadi sekitar Rp38.000 per hari untuk menempuh jarak 60 km.
Dalam 30 hari, total jarak yang ditempuh mencapai 1.800 km. Dengan asumsi konsumsi dan harga BBM tetap, kebutuhan biaya bahan bakarnya sekitar Rp1.121.460.
Angka tersebut murni menghitung kebutuhan bensin. Karena BYD M6 DM merupakan PHEV, biaya energi sebenarnya dapat berubah apabila mobil lebih sering digunakan dalam kondisi baterai terisi dan pemilik rutin melakukan pengisian daya dari sumber listrik eksternal.
Biaya BBM Toyota Veloz Hybrid untuk 60 Km per Hari
Toyota Veloz Hybrid dalam pengujian yang menjadi acuan simulasi mencatat konsumsi sekitar 23,5 km per liter. Untuk perjalanan 60 km per hari, kebutuhan BBM-nya mencapai sekitar 2,55 liter.
Berikut gambaran perhitungannya:
Jarak harian: 60 km
Konsumsi: 23,5 km/l
Kebutuhan BBM: sekitar 2,55 liter
Harga Pertamax: Rp15.950 per liter
Biaya per hari: sekitar Rp40.723
Jika dibulatkan, biaya BBM Veloz Hybrid menjadi sekitar Rp41.000 per hari.
Dalam 30 hari atau total perjalanan 1.800 km, biaya BBM yang dibutuhkan sekitar Rp1.221.687. Angka ini tentu dapat berubah dalam pemakaian sehari-hari, terutama karena kondisi lalu lintas, gaya berkendara, beban kendaraan, dan penggunaan AC dapat memengaruhi konsumsi BBM.
1.5L Petrol Engine, In-Line 4 Cylinder 16 Valve DOHC
1.5L 4 Cylinder
Kapasitas Tangki
43
52
Daya Maksimum
109
108
Torsi Maksimum
121
135
Kapasitas Mesin
1496
1498
Jenis BBM
RON 92
RON 92
Konsumsi BBM
26 km/liter
Data belum tersedia
Kapasitas Oli
3.5
Data belum tersedia
Tipe Baterai
Lithium-ion
BYD Blade Battery
Voltase Baterai
12
400V
Jumlah Motor
1
1
Jarak Tempuh
Data belum tersedia
105
Daya Maksimum
Data belum tersedia
194
Torsi Maksimum
141
325
Standar Jangkauan
Data belum tersedia
NEDC (Europe standard)
Kabel Pengisi Daya Portable
Tidak Ada
Ada
Kapasitas Baterai
Data belum tersedia
18.3
Regenerative Braking
Ada
Ada
AC Charging
Fitur tidak tersedia
5-6 jam (6.6 kWh)
DC Charging
Fitur tidak tersedia
10%-80% dalam 30 menit
Emisi
Data belum tersedia
Data belum tersedia
Dimensi & Kapasitas
Panjang
4512
4710
Lebar
1780
1810
Tinggi
1700
1690
Wheelbase
2750
2785
Ground Clearance
205
170
Kapasitas Penumpang
7
7
Kapasitas Bagasi
498
180
Berat Mobil
1265
Data belum tersedia
Jumlah Pintu
5
5
Velg, Ban, Suspensi & Rem
Velg Alloy
17" Alloy Wheels
17" Alloy Wheel
Ukuran Ban
205/50 R17
225/55 R17
Ukuran Velg
17
17
Penutup Velg
Tidak Ada
Tidak Ada
Jenis Ban
Radial
Radial
Suspensi Depan
MacPherson Strut
McPherson Strut
Suspensi Belakang
Torsion Beam
Multi-link
Jenis Rem Depan
solid disc
ventilated disc
Jenis Rem Belakang
solid disc
solid disc
Safety & ADAS
Sensor Parkir Depan
Tidak Ada
Ada
Sensor Parkir Belakang
Ada
Ada
Rear Cross Traffic Alert
Tidak Ada
Ada
Front Cross Traffic Alert
Tidak Ada
Tidak Ada
Blind Spot Monitoring
Tidak Ada
Ada
Park Assist
Tidak Ada
Ada
Parking driving Assistance
Tidak Ada
Ada
Hill Start Assist Control
Ada
Ada
Electric Parking Brake
Ada
Ada
Kamera 360
Tidak Ada
Ada
ABS
Ada
Ada
EBD
Ada
Ada
Pengukur Tekanan Ban
Tidak Ada
Ada
Stability Control
Ada
Ada
ISOFIX Child Seat Mount
Ada
Ada
Child Safety Lock
Ada
Ada
Central Lock
Ada
Ada
Power Door Lock
Ada
Ada
Smart Door Lock
Ada
Ada
Anti Theft Device
Ada
Ada
Anti Theft System
Ada
Ada
Alarm
Ada
Ada
Immobilizer
Ada
Ada
Airbags
Airbags
6
6
Airbag Pengemudi
Ada
Ada
Airbag Penumpang Depan
Ada
Ada
Knee Airbag
Tidak Ada
Tidak Ada
Airbag Samping Depan
Ada
Ada
Curtain Airbags
Ada
Ada
Center Airbag
Tidak Ada
Tidak Ada
Pedestrian Airbag
Tidak Ada
Tidak Ada
Kenyamanan
Heater
Automatic Climate Control
Automatic Climate Control
Tipe AC
Automatic Climate Control
Automatic Climate Control
Glove Box dengan pendingin
Tidak Ada
Tidak Ada
Cruise Control
Ada
Ada
Keyless Entry
Ada
Ada
Engine Start Button
Ada
Ada
Kursi & Bahan Jok
Kursi Elektrik
Tidak Ada
Ada
Memory Seats
Tidak Ada
Ada
Seat Upholstery
Fabric
Leather
Stir Berbalut Kulit
Ada
Ada
Ventilated Seat
Tidak Ada
Ada
Hiburan & Komunikasi
Infotainment
9" Head Unit Display
12.8" Touch Screen
Bluetooth
Ada
Ada
Layar Sentuh
Ada
Ada
Smartphone Connectivity
Ada
Ada
Audio System
Data belum tersedia
Data tidak tersedia
Jumlah Speaker
6
6
Sistem Navigasi
Ada
Ada
Voice Command
Ada
Ada
Steering Switch Control
Ada
Ada
Eksterior
Spion Lipat
Electric
Electric
Kaca Spion Elektrik
Ada
Ada
Power Back Door
Tidak Ada
Ada
Antena
Shark Fin
Shark Fin
Adjustable Headlights
Ada
Ada
Jenis Lampu Depan (Headlamp)
LED
LED
Jenis Lampu Belakang
LED
LED
Fitur Atap
No Feature
No Feature
Premium Color
Ada
Tidak Ada
Interior
Arm Rest Konsol
Front, Rear
Front, Middle
Cup Holder
Front, Rear
Front, Middle, Rear
Wireless Charger
Tidak Ada
Ada
Power Outlet
Front, Rear
Front, Rear
Ambient Light
Ada
Ada
Selisih Biaya BBM Veloz Hybrid vs BYD M6 DM
Jika kedua mobil digunakan dengan jarak 60 km per hari dan menggunakan asumsi harga Pertamax Rp15.950 per liter, terdapat selisih biaya yang cukup mudah dihitung.
BYD M6 DM: sekitar Rp37.382 per hari
Toyota Veloz Hybrid: sekitar Rp40.723 per hari
Selisih per hari: sekitar Rp3.341
Selisih selama 30 hari: sekitar Rp100.227
Total jarak simulasi: 1.800 km
Dengan demikian, berdasarkan simulasi tersebut, biaya BBM BYD M6 DM lebih rendah sekitar Rp100.000 per bulan dibandingkan Toyota Veloz Hybrid.
Namun, selisih tersebut sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai gambaran biaya energi secara keseluruhan. Terutama pada M6 DM, ada penggunaan listrik yang juga perlu diperhitungkan ketika baterai diisi dari sumber eksternal.
PHEV BYD M6 DM Punya Perhitungan Energi yang Berbeda
BYD M6 DM menggunakan teknologi plug-in hybrid yang memungkinkan baterai diisi menggunakan sumber listrik eksternal. Hal ini membuat pola penggunaan energinya berbeda dari Veloz Hybrid.
Beberapa faktor yang dapat memengaruhi biaya penggunaan M6 DM antara lain:
Seberapa sering baterai diisi ulang.
Seberapa jauh mobil digunakan ketika baterai masih terisi.
Seberapa sering mobil memanfaatkan tenaga listrik.
Seberapa besar penggunaan mesin bensin dalam perjalanan.
Artinya, pemilik yang rutin mengisi daya dan memaksimalkan kemampuan berkendara menggunakan tenaga listrik bisa memiliki komposisi penggunaan bensin dan listrik yang berbeda dari simulasi di atas.
Angka konsumsi dari hasil pengujian tidak selalu sama dengan yang didapat setiap pengguna. Kondisi penggunaan sehari-hari memiliki pengaruh cukup besar terhadap konsumsi bahan bakar.
Beberapa faktor yang dapat memengaruhinya antara lain:
Kondisi lalu lintas: kemacetan dan sering berhenti-jalan dapat membuat konsumsi berubah.
Gaya berkendara: akselerasi agresif dan kecepatan tinggi umumnya meningkatkan kebutuhan energi.
Beban kendaraan: jumlah penumpang dan barang turut memengaruhi kerja kendaraan.
Penggunaan AC: pendingin kabin juga dapat memengaruhi konsumsi energi.
Kondisi jalan: rute perkotaan, tanjakan, dan perjalanan tol memiliki karakter penggunaan yang berbeda.
Jadi, angka 25,6 km per liter pada BYD M6 DM dan 23,5 km per liter pada Veloz Hybrid merupakan acuan berdasarkan pengujian yang digunakan dalam simulasi. Hasil aktual di jalan bisa berbeda.
Toyota Veloz Hybrid vs BYD M6 DM, Mana yang Lebih Hemat?
Jika hanya melihat kebutuhan BBM berdasarkan simulasi 60 km per hari, BYD M6 DM memiliki biaya yang lebih rendah. Selisihnya sekitar Rp3.341 per hari atau mencapai sekitar Rp100.227 selama 30 hari dengan total jarak 1.800 km.
Di sisi lain, Toyota Veloz Hybrid juga menawarkan konsumsi sekitar 23,5 km per liter dalam pengujian yang menjadi acuan. Sementara itu, BYD M6 DM memiliki karakter berbeda karena teknologi PHEV memungkinkan penggunaan energi listrik dari baterai yang dapat diisi melalui sumber eksternal.
Dengan demikian, perbedaan keduanya bukan hanya soal angka konsumsi bensin. M6 DM juga dipengaruhi kebiasaan pengisian daya dan seberapa sering tenaga listrik digunakan, sedangkan konsumsi Veloz Hybrid akan sangat bergantung pada kondisi perjalanan sehari-hari.
Kalau kamu sedang membandingkan keduanya untuk kebutuhan mobil keluarga, simulasi ini bisa menjadi salah satu gambaran dalam melihat biaya penggunaan. Namun, hasil aktual tetap dapat berbeda karena kondisi jalan, gaya berkendara, beban kendaraan, serta pola pengisian baterai pada M6 DM.
Kesimpulan
BYD M6 DM mencatat biaya BBM lebih rendah dalam simulasi jarak 60 km per hari, yakni sekitar Rp37.382 per hari atau Rp1,12 juta selama 30 hari. Sementara Toyota Veloz Hybrid membutuhkan sekitar Rp40.723 per hari atau Rp1,22 juta per bulan.
Selisih biaya BBM keduanya sekitar Rp100.227 per bulan untuk total jarak 1.800 km. Namun, angka ini hanya menghitung penggunaan bensin dan belum memasukkan biaya listrik untuk pengisian baterai BYD M6 DM.
Karakter elektrifikasi keduanya berbeda. Veloz Hybrid mengandalkan sistem hybrid, sedangkan BYD M6 DM menggunakan teknologi PHEV yang bisa diisi dari sumber listrik eksternal. Karena itu, biaya energi aktual M6 DM juga dipengaruhi frekuensi pengisian baterai dan seberapa sering tenaga listrik digunakan.
Narulita adalah SEO Content Writer dengan pengalaman menulis lebih dari 3 tahun di berbagai topik, termasuk dunia otomotif. Narulita senang untuk memberikan informasi yang akurat dan mudah dipahami, demi menghadirkan manfaat kepada para pembaca. Terima kasih telah membaca karya tulis saya, semoga tulisan ini bisa bermanfaat!