oleh

Bus Listrik Transjakarta Bakal Beroperasi Penuh, Kapan?

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) sudah melakukan uji coba armada bus listrik Transjakarta untuk rute Blok M – Balaikota beberapa waktu lalu. Hal tersebut tentunya merupakan persiapan, uji coba dan adaptasi untuk peralihan semua armada bus Transjakarta dari BBM ke tenaga listrik.

Hal tersebut juga merujuk pada Instruksi Gubernur DKI No. 66/2019 mengenai Pengendalian Kualitas Udara di Jakarta dan menjadi mandat dalam Kegiatan Strategis Daerah (KSD) No. 71 tentang Pengendalian Pencemaran Udara dengan rencana implementasi armada transportasi yang ramah lingkungan.

“Transjakarta dirancang sebagai moda transportasi massal pertama di Asia Tenggara dan Selatan. Beroperasi sejak 2004 khususnya di Jakarta. Program bus listrik Transjakarta dilakukan dengan 3 tahapan, seperti masa percobaan selama 3 bulan, menentukan spesifikasi bus, serta sertifikasi,” ungkap Bayu Purbo selaku Staf Ahli Direksi PT Transportasi Jakarta dalam keterangan resminya di seminar daring bertajuk “Electric Mobility: Future Indonesia Toward Zero Emission Buses In The Cities.” (28/10/2021).

Bayu juga membeberkan bahwa tahapan selanjutnya adalah pilot project 100 bus dengan tipe low entry serta implementasi penuh pada tahun 2024 sampai 2025 guna mencapai penggunaan 50 persen bus listrik Transjakarta.

Sementara itu Vinensia Nanlohy selaku perwakilan Institute for Transportation and Development Policy (IDTP) Indonesia, mengungkapkan bahwa pada 2030 akan ada 10 ribu bus listrik Transjakarta yang akan beroperasi di DKI Jakarta.

Sekilas bus listrik Transjakarta

bus listrik transjakarta
Sosok bus listrik transjakarta

Pada tahun 2020 lalu Transjakarta sudah melakukan uji coba dua bus listrik dari China dengan merek BYD selama tiga bulan.

Kemudian pada pertengahan tahun 2021 Transjakarta kembali melakukan uji coba Bus listrik dengan merek Higer yang juga lansiran dari Negeri Tirai Bambu selama tiga bulan dengan rute Blok M – Balaik Kota.

Uji coba pengoperasian bus listrik memang jadi langkah awal untuk merealisasikan misi besar PT Transjakarta yakni mentransformasikan kendaraan bus Transjakarta menjadi berbasis energi listrik, dengan tujuan untuk mengurangi polusi udara agar kualitas udara di DKI Jakarta semakin lebih baik.

Selain itu, rencana peralihan bus konvensional ke bus listrik Transjakarta juga merupakan dukungan Pemda DKI Jakarta kepada Pemerintah pusat mengenai percepatan kendaraan elektrifikasi melalui Peraturan Presiden (Perpres) No. 55 Tahun 2019 Tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery electric Vehicle) Untuk Transportasi Jalan.

Selain Perpres tersebut, keseriusan pemerintah pusat dalam hal mendukung kendaraan berbasis elektrifikasi ini juga dibuktikan dengan disahkanya kebijakan PPnBM yang baru melalui Peraturan Pemerintah No 74 tahun 2021 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2019 Tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor yang Dikenai Pajak Penjualan Atas Barang Mewah.

Moladiners, itulah ulasan mengenai bus listrik Transjakarta yang sudah mulai serius direalisasikan dengan target tahun 2030 sudah sepenuhnya bisa beroperasi menggantikan bus Transjakarta berbahan bakar BBM.

Untuk informasi otomotif menarik lainnya, pantau terus Moladin.com.

Terbaru