by

5 Jenis Busi Motor Terbaik, Awas Salah Pilih!

Buat kalian yang ingin cari busi motor terbaik, ada lima jenis busi yang bisa kalian gunakan. Seperti diketahui, busi diibaratkan ‘nyawa’ bagi kendaraan bermotor, baik sepeda motor maupun mobil.

Busi bagi sebuah sepeda motor menjadi komponen yang sangatlah vital. Ketika busi mengalami masalah, maka bisa dipastikan motor kalian tidak akan berjalan sempurna.

Seiring dengan berkembangnya teknologi, berdampak kepada kualitas busi yang ditawarkan khususnya di Indonesia tentunya semakin beragam. Dengan kualitas yang tentunya semakin baik dan mengakomodir kebutuhan pasar.

Setidaknya saat ini ada sejumlah tipe busi yang tersedia, mulai dari standar, iridium, racing dan lainnya. Masing-masing busi tersebut tentunya memiliki keunggulannya masing-masing.

Bila diperhatikan, sejatinya cara kerja busi mungkin Nampak sepele. Namun kerja dari busi motor terbaik mengemban tugas yang tentunya berat.

Perlu kalian ketahui, temperature pada elektroda busi pada saat proses pembakaran. Bisa mencapai suhu hingga 2.000 derajat celcius, Sob!

Untuk itu, meski terlihat sepele sebaiknya kalian menggunakan jenis busi yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan kamu. Sebagai gambaran untuk kalian, berikut ini Moladin akan memberikan rekomendasi jenis busi motor terbaik yang bisa kalian temui dipasaran.

Tanpa berpanjang lebar, berikut ini lima jenis busi motor terbaik yang bisa kalian gunakan. Sesuai dengan spesifikasi kendaraan kamu:

1. Busi Standar

Busi motor standar
Busi standar, jadi busi motor terbaik yang bisa digunakan

Menggunakan busi standar, rasanya bisa jadi pilihan busi motor terbaik yang bisa kalian gunakan. Pasalnya busi ini merupakan parts yang dianjurkan pabrikan.

Umumnya, busi standar memiliki ukuran diameter center electrode rata-rata berukuran 2,5 mm. Bagian ujung elektroda biasanya menggunakan bahan nikel.

Kualitas busi standar pun cenderung baik, dan bisa digunakan hingga menempuh jarak 20.000 kilometer, Sob!

Sebagai catatan, jarak tempuh yang mampu diraih tersebut tergantung kepada kondisi pembakaran normal dan tidak dipengaruhi oleh faktor lain seperti oli mesin dan konsumsi BBM yang berlebihan.

Baca juga  Ini Takaran Oli Samping Vespa yang Tepat

2. Busi Resistor

Busi Resistor, rekomendasi busi motor terbaik yang bisa dipilih
Busi Resistor, rekomendasi busi motor terbaik yang bisa dipilih

Bicara mengenai busi motor terbaik selanjutnya, mungkin kalian bisa menggunakan busi resistor. Perlu untuk diketahui, busi resistor merupakan jenis yang sering membingungkan masyarakat.

Pasalnya busi ini biasanya memiliki logo R latin dengan font miring. Banyak orang beranggapan bahwa busi resistor sebagai busi racing. Untuk itu, kalian perlu jeli dalam memilih busi ini maupun ketika memutuskan untuk menggunakan busi racing.

Sejatinya huruf R itu memiliki arti resistor yang digunakan untuk melindungi elektronik digital, seperti speedometer serta perangkat lainnya di sepeda motor.

Menurut informasi, busi resistor merupakan busi paling cocok untuk melindungi perangkat elektronik digital di sepeda motor modern.

3. Busi Platinum

Busi platinum, bisa jadi busi motor terbaik yang kalian gunakan
Busi platinum, bisa jadi busi motor terbaik yang kalian gunakan

Mengacu dari sejumlah sumber, busi motor terbaik lainnya adalah busi platinum. Busi jenis ini juga cukup diminati banyak bikers di Indonesia.

Usia pakai busi platinum pun cukup panjang, lho! Bisa mencapai 30.000 kilometer. Biasanya busi jenis ini memiliki diameter center elektroda sebesar 0,5 mm hingga 0,8 mm.

Pada ujung elektroda biasanya terbuat dari nikel dan center electrode berbahan platinum. Dengan begitu, mampu menghasilkan pengaruh panas ke metal platinum jadi lebih kecil.

Hal ini yang menjadi keunggulannya, sehingga masuk dalam daftar busi motor terbaik yang bisa kalian gunakan.

4. Busi Iridium, Mampu Tingkatkan Performa Mesin

Kelebihan busi iridium
Pelajari sejumlah kelebihan busi iridium sebelum digunakan untuk mesin kendaraan kamu

Kalau kalian ingin meningkatkan performa kendaraan, mungkin bisa menggunakan busi iridium. Busi ini disebut sebagai busi motor terbaik, karena menawarkan sejumlah keunggulan.

Lebih jauh membahas mengenai busi iridium, biasanya busi ini punya ujung elektroda yang terbuat dari nikel dan center elektroda terbuat dari iridium Alloy berwarna platinum buram.

Ukuran diameter elektroda busi iridium terbaik biasanya berukuran 0,6 mm hingga 0,8 mm.

Menyoal harga, busi iridium umumnya sedikit lebih mahal dari harga busi Platinum pada umunya. Harga tentunya menentukan kualitas yang ditawarkan.

Baca juga  Serba-Serbi Spare Part Motor Retro dan Tips Mencarinya

5. Busi Racing

Busi racing, masuk dalam daftar busi motor terbaik
Busi racing, masuk dalam daftar busi motor terbaik

Sejalan dengan namanya, busi racing bisa jadi rekomendasi busi motor terbaik khusus untuk kalian yang ingin meningkatkan performa kendaraan.

Biasanya busi racing didesain dan dipersiapkan dengan bahan yang tahan terhadap kompresi tinggi dan juga temperature mesin yang tinggi. Busi ini banyak digunakan untuk mendukung motor-motor balap di Indonesia.

Terkait spesifikasinya, busi racing biasanya memiliki diameter center elektroda yang relatif kecil, berbentuk meruncing layaknya sebuah jarum. Biasanya usia pakai busi racing sekitar 20.000 hingga 30.000 kilometer saja.

Jika kalian berminat menggunakan busi racing, setidaknya harus menyiapkan dana yang lebih besar dibandingkan dengan busi-busi lainnya. Karena busi racing berbanderol cukup mahal.

Namun sangat mumpuni untuk mendukung mesin motor yang sudah full di modifikasi.

Cara Merawat Busi Motor Terbaik Dengan Benar

Setelah mengetahui sejumlah jenis busi motor terbaik yang mungkin bisa jadi pilihan kalian. Alangkah baiknya juga kamu mengetahui cara merawat busi yang tepat.

Mengingat merawat busi sejatinya kalian bisa lakukan sendiri di rumah, hanya dengan bermodalkan kunci busi dan perlengkapan tambahan lainnya. Proses merawat busi pun tidak membutuhkan waktu yang lama.

Mungkin hanya cukup 5 menit saja, kalian bisa mengembalikan kondisi busi motor dalam kondisi terbaik. Sebagai gambaran, sebenarnya busi harus dibersihkan ketika bagian kepalanya sudah hitam dan dipenuhi dengan arang sisa-sisa pembakaran.

Meski kalian menggunakan busi motor terbaik sekalipun, perawatan perlu untuk selalu dilakukan. Pasalnya, saat kepala busi sudah menghitam, elektroda busi akan sulit mengalirkan listrik hingga membuat motor kesayanganmu jadi susah untuk dihidupkan.

Sekadar informasi, membersihkan busi sejatinya bisa dilakukan setiap kendaraan sudah menempuh jarak sejauh 4.000 kilometer. Ketika jarak tersebut sudah dilalui, biasanya busi akan dipenuhi dengan karbon sisa pembakaran.

Indikasinya, biasanya kendaraan akan sedikit sulit untuk dihidupkan. Karena proses pengapian yang terganggu, nafas kendaraan terasa pendek, laju kendaraan tersendat-sendat, atau bahkan bisa menyebabkan mogok.

Baca juga  7 Penyebab Mesin Ngebul Yang Harus Kamu Waspadai

Dalam membersihkan busi yang kotor, kamu bisa mengikut sejumlah langkah berikut ini. Pertama kamu harus memastikan mesin kendaraan sedang dalam kondisi dingin.

Jika masih panas, sebaiknya tunggu hingga dingin. Langkah kedua kamu buka busi dengan menggunakan kunci busi, kemudian siram bagian kepala busi dengan bensin. Ingat hanya di siram sedikit saja.

Ketiga kamu bisa lanjutkan proses dengan membersihkan kerak atau sisa karbon pembakaran dengan sikat kawan. Lakukan hingga bersih, dan siram kembali busi untuk menghilangkan sisa-sisa kerak tersebut.

Terakhir, semprot busi dengan kompresor, atau bersihkan dengan lap atau kain bersih. Cek apakah masih mengeluarkan api atau tidak. Jika api-nya masih bagus, kamu bisa menggunakannya kembali.

Terpenting yang wajib kalian selalu ingat adalah jangan merendam busi di dalam bensin. Karena langkah ini bisa mengikis elektroda pada busi, dan membuatnya cepat rusak.

Jadi proses membersihkannya kalian cukup menyiramnya sedikit, dan bukan merendam. Dengan menyiram bensin, bertujuan untuk melunturkan sisa karbon pembakaran jadi lebih mudah dibersihkan.

Alangkah baiknya juga kalian tidak membersihkan busi dengan cara mengamplas bagian elektrodanya, atau memajukan dan memundukan bagian kepala busi untuk mendapatkan pengapian yang lebih besar.

Proses itu malah justru membuat usia pakai busi jadi lebih singkat atau cepat mati. Ketika kalian mendapati busi sudah tidak bisa digunakan alias mati.

Sebaiknya segera ganti dengan merek busi yang berkualitas tinggi, atau yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan kendaraan kamu. Semoga informasi mengenai jenis busi motor terbaik ini dapat bermanfaat untuk kalian.

Baca juga:

Terbaru