Dilema Isi Ban Dengan Angin Biasa atau Nitrogen? Nih Tipsnya

Moladin – Sebagai pengguna motor awam, pastinya sering dilema isi ban dengan angin biasa atau nitrogen? Kadang kita tidak bisa menilai mana yang lebih baik dan pas. Padahal tidak ada aturan pasti mengenai pengisian ban apakah dengan angin biasa atau nitrogen, yang penting jangan sampai kurang juga berlebihan.

Belakangan ini, pengisian nitrogen lebih populer ketimbang angin biasa, lho kok bisa? Pengisian ban dengan nitrogen dinilai lebih banyak positifnya bila dibanding dengan angin biasa. Simak penjelasan lebih detailnya.

Vespa LX 125

*Angsuran mulai dari

Kelebihan Isi Ban Dengan Nitrogen

Ternyata pengisian ban dengan nitrogen banyak kelebihannya Moladiners. Ban yang di isi dengan nitrogen lebih susah kempes. Hal ini diakibatkan molekul nitrogen yang lebih besar ketimbang angin biasa. Bukan hanya itu ya Moladiners, ternyata ban yang di isi dengan nitrogen juga bisa bikin hemat bbm dikarenakan kendaraan terasa lebih enteng. Selain itu membuat ban jadi lebih awet.

Tempat pengisian nitrogen untuk kendaraan bermotorTempat pengisian nitrogen untuk kendaraan bermotor

Beda Angin Biasa dan Nitrogen

Nitrogen merupakan gas udara murni yang tidak memiliki kandungan air di dalamnya. Berbeda dengan angin biasa yang kandungan gasnya masih ada air sehingga saat ban di isi dengan angin biasa terasa lebih berat karena terjadi proses pemuaian.

Angin biasa terdapat kandungan air yang bercampur dengan udara, saat suhu ban panas maka air menguap. Hal ini membuat ban jadi penuh air bukan udara, tentunya akan membuat bobot jadi bertambah. Kondisi ini membuat ban jadi lebih mudah pecah, juga cepat aus karena massa yang lebih berat. Berbeda dengan Nitrogen, kandungannya murni, sehingga tekanan ban stabil. Memungkinkan motor melaju lebih cepat karena tekanan ban yang lebih ringan.

Beda angin biasa dengan nitrogenBeda angin biasa dengan nitrogen

Nitrogen dan Angin Biasa Jangan Dicampur

Jangan sampai salah kaprah nih Moladiners, ternyata nitrogen tidak boleh dicampur dengan angin biasa. Kalau ingin isi ban dengan nitrogen, sebaiknya ban dikuras lebih dulu (dikosongkan) dari angin biasa, begitu pun sebaliknya.

Kawasaki W 250

*Angsuran mulai dari

Seperti dikutip dari laman viva.co.id, mencampur nitrogen dengan angin biasa bisa berdampak buruk buat ban kendaraan. Bahkan risikonya tak main-main, ban bisa saja meledak akibat tidak stabilnya tekanan ban karena panas – perubahan suhu di perjalanan – lebih tinggi daripada ban yang memakai angin biasa.

Jangan mencampur nitrogen dengan angin biasaJangan mencampur nitrogen dengan angin biasa

Baca Juga:

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *