Sabtu, Maret 2, 2024
Banner-Wuling-EV-Blog

Penjualan Toyota Agya Terbaru, Varian GR Sport Kurang Laris!

by Tigor Sihombing
penjualan toyota agya terbaru

Kira-kira sudah seberapa banyak penjualan Toyota Agya terbaru? Maklum kalau kamu mau tahu, karena mobil ini memang cukup fenomenal. Apalagi ubahan di Agya Gen-2 ini sangat menyeluruh, mulai dari eksterior, interiornya, mesin, sampai sasisnya.

Meski diluncurkan di Februari 2023, tetapi Toyota ketika itu belum memasarkannya. Pabrikan berlogo T, baru resmi mengumumkan harga dan menjual mobil kembaran Daihatsu Ayla ini pada 10 Maret 2023 di event Gaikindo Jakarta Auto Week (JAW).

Lawan tangguh dari Honda Brio tersebut dipasarkan mulai Rp167,9 juta – Rp191,4 juta buat varian standar atau Agya G. Sedangkan versi Agya GR Sport, atau varian di luar LCGC dijual dengan harga Rp237,5 juta – Rp256 juta.

Banyak yang menilai harga tersebut terlalu mahal, lantaran mengacu pada All New Agya GR Sport. Jika dibandingkan dengan saudaranya Toyota Raize 1.2 G M/T single tone yang dijual Rp 233 juta, Agya GR Sport bahkan lebih mahal Rp 4,5 jutaan.

Lantas dengan harga yang terlihat mahal, sebesar besar penjualan Toyota Agya terbaru saat ini? Wakil Presiden Direktur PT TAM, Henry Tanoto menjelaskan dalam event buka puasa bersama Toyota di Jakarta, Kamis 29 Maret 2023. Menurut dia per 10 hari (10-20 Maret 2023), mobil ini menghasilkan 549 surat pesanan kendaraan (SPK).

Baca juga  Citroen C3 vs Toyota Raize 1.2, Mending Mana?

“Setelah launching itu kita melihat animo dari masyarakat sangat baik, GR Sport maupun bukan (varian standar di kelas LCGC),” kata Henry.

Sekedar info jika mengacu pada 2022, penjualan Agya lama per tahun mencapai 21.336 unit, atau rata-rata 1.778 unit  perbulan atau 592 unit per 10 hari. Artinya kalau Agya Gen-2 cuma dapat 549 SPK per 10 hari, maka hitungannya masih kurang laris dibanding model lamanya.

Agya GR Sport Kurang Laku ?

penjualan toyota agya terbaru

Toyota Agya GR Sport

Salah satu yang membuat penjualan Toyota Agya terbaru kurang sip di awal pemasarannya adalah varian GR Sport kurang diminati. Padahal biasanya varian tertinggi sebuah mobil adalah yang paling konsumen suka.

Henry mengatakan jika saat ini jumlah pemesanan terbanyak datang dari varian di bawahnya (standard atau G) dibandingkan Agya GR Sport. Jadi untuk sekarang, backbone masih Agya G.

“Sebenarnya sama (target pasar) di segmen customer yang ingin performance baik, sporty, fun to drive entry level, kalau enggak salah 20-30 persen GR Sport (komposisinya),” tambah Henry.

Baca juga  Toyota Patenkan Nama Innova Hycross, Bermesin Hybrid?

Terkait pengiriman unit, pihak Toyota pengatakan tidak akan membutuhkan waktu lama. Hal ini karena sudah koordinasi dengan pabrikan sebelum diluncurkan. Sehingga kuota yang tersedia bisa mengakomodasi permintaan pasar.

“Delivery kalau ada, gak terlalu lama, menjelang launcing juga kita sudah prepare. Secara situasional sebelum lebaran demand meningkat, kita sudah siapkan. Jadi masyarakat tidak butuh waktu lama yang membutuhkan mobil menjelang Lebaran,” katanya.

All New Agya sendiri mengusung mesin generasi terbaru berkode WA-VE berkapasitas 1.200cc tiga silinder, dan tetap mempertahakan teknologi Dual VVT-i.

Mesin baru ini tidak lebih bertenaga dibandingkan mesin terdahulu. Lantaran masih mengusung tenaga 88 PS di 6.000 rpm, namun dengan torsi yang lebih besar, yaitu 112,9 Nm di 4.500 rpm. Tenaga ini disalurkan melalui transmisi matik baru yang sudah CVT, ke roda depan.

Demikian ulasan penjualan Toyota Agya terbaru. Simak terus Moladin.com untuk update berita terbaru seputar otomotif.

 

Related Articles

Moladin Digital Indonesia








Logo Kementerian Komunikasi dan Informatika