Bagi sebagian orang, karakter sebuah mobil ikut menjadi pertimbangan saat memilih kendaraan untuk menemani aktivitas sehari-hari. Desain yang berbeda, posisi berkendara, hingga kemampuan mobil di berbagai kondisi jalan bisa menjadi daya tarik tersendiri. Karakter tersebut hadir pada iCAR V23 lewat desain boxy bernuansa off-road serta sistem penggerak listrik.
Tim Moladin berkesempatan menguji langsung iCAR V23 Z Intelligent Wheel Drive (iWD) untuk merasakan performanya di balik kemudi. Varian ini mengandalkan dual motor AWD yang menghasilkan tenaga besar sekaligus menawarkan karakter berkendara yang berbeda.
Pengujian mencakup performa, handling, kenyamanan, hingga fitur yang tersedia di dalamnya. Seperti apa rasa berkendara iCAR V23 Z iWD dan seberapa cocok SUV listrik ini untuk penggunaan sehari-hari?
Performa dan Akselerasi iCAR V23 Z iWD
Foto: Paul Tan’s Automotive News
Tim Moladin menguji langsung kemampuan iCAR V23 Z iWD, mulai dari melewati tanjakan hingga akselerasi 0-100 km/jam. Varian ini mengandalkan dua motor listrik yang menghasilkan tenaga gabungan 155 kW atau sekitar 211 PS, serta torsi 292 Nm. Kapasitas baterainya mencapai 81,76 kWh.
Berikut hasil pengujian performa iCAR V23 Z iWD:
Tenaga dan torsi: Dual motor menghasilkan tenaga 155 kW atau sekitar 211 PS dan torsi maksimum 292 Nm. Sistem penggeraknya menggunakan Intelligent Wheel Drive (iWD) atau 4WD.
Pengujian tanjakan: iCAR V23 terasa sigap ketika melibas tanjakan. Dorongan tenaga terasa mudah dikendalikan dan tidak terlalu brutal saat pedal akselerator diinjak. Dalam pengujian tim Moladin, mobil mencatat waktu 8,8 detik.
Akselerasi 0-100 km/jam: Pengujian dilakukan di lintasan aspal menggunakan mode Sport serta traction control yang dimatikan. Hasilnya, iCAR V23 Z iWD mencatat waktu 6,8 detik, lebih cepat dari klaim pabrikan sebesar 7,5 detik. Klaim 7,5 detik tersebut merupakan angka estimasi resmi iCAR.
Karakter berkendara: Meski memiliki desain boxy dan ground clearance 210 mm, respons mobil terasa cepat saat diajak berakselerasi. Karakternya cukup fun to drive untuk sebuah SUV listrik yang punya orientasi penggunaan urban sekaligus eksplorasi ringan.
Secara keseluruhan, performa iCAR V23 Z iWD terasa cukup untuk penggunaan harian. Tenaga 211 PS dan torsi 292 Nm juga memberi respons yang memadai saat mobil diajak berakselerasi maupun melintasi medan yang lebih beragam.
Setelah merasakan respons tenaganya, tim Moladin juga menguji bagaimana iCAR V23 Z iWD berperilaku saat digunakan di jalan aspal. Posisi duduk yang nyaman menjadi salah satu nilai plus, sementara karakter suspensi dan setir memberikan sensasi berkendara yang cukup berbeda dari tampilan bodinya.
Berikut impresi tim Moladin selama berada di balik kemudi:
Kenyamanan jok: Jok terasa empuk dan nyaman, bahkan memberikan sensasi seperti duduk di sofa. Karakter ini membuat posisi duduk tetap terasa rileks ketika mobil digunakan dalam perjalanan.
Kekedapan kabin: Suara dari permukaan jalan cukup teredam. Saat melintasi jalan kasar, road noise tidak terlalu masuk ke kabin sehingga suasana di dalam mobil tetap nyaman.
Bantingan suspensi: Kenyamanan jok tidak sepenuhnya diikuti karakter suspensi. Setelan suspensinya terasa cukup kaku, terutama ketika melewati polisi tidur atau jalan yang tidak rata. Guncangan masih terasa sampai ke dalam kabin.
Handling: Dimensi bodi yang tinggi dan desain boxy tidak membuat iCAR V23 terasa sulit dikendalikan. Setirnya ringan serta responsif, sementara arah mobil terasa sigap saat diajak bermanuver. Sensasinya bahkan terasa seperti mengendarai mobil yang memiliki bodi lebih kecil.
Karakter tersebut membuat iCAR V23 terasa lebih lincah dari yang terlihat. Setir ringan membantu saat bermanuver di jalan perkotaan, sedangkan suspensi yang cukup firm menjadi kompromi yang perlu dirasakan ketika melewati permukaan jalan bergelombang.
Desain Eksterior dan Interior iCAR V23 Z iWD
Karakter iCAR V23 semakin terlihat dari desainnya yang mengusung bentuk boxy. Setelah merasakan performa dan handling-nya, tim Moladin juga mengulik detail eksterior serta interior yang membuat SUV listrik ini punya identitas cukup kuat.
Desain Eksterior
Bodi boxy bernuansa off-road: iCAR V23 membawa bentuk kotak yang terinspirasi dari SUV ikonik seperti Mercedes-Benz G-Class, Land Rover Defender, dan Toyota Land Cruiser FJ. Garis bodinya dibuat tegas untuk memperkuat kesan tangguh.
Konsep modular: V23 dirancang sebagai kendaraan hobi yang bisa dikembangkan sesuai karakter pemiliknya. Sejumlah bagian eksterior dapat dipadukan bersama aksesori aftermarket, termasuk titik pemasangan untuk aksesori seperti lampu LED bar.
Bodi compact, track lebar: Dari luar, dimensi iCAR V23 terlihat cukup compact. Namun, posisi roda dibuat lebar sehingga memberikan proporsi yang lebih berisi. Khusus tipe Z, mobil ini menggunakan pelek berukuran 21 inci.
Backpack di belakang: Salah satu detail yang cukup unik adalah kotak penyimpanan atau backpack di bagian belakang. Aksesnya justru berada dari dalam kabin sehingga bisa dimanfaatkan sebagai ruang penyimpanan tambahan.
Desain Interior
Untuk bagian dalam kabin, nuansa SUV off-road masih terasa melalui desain dasbor dan detail trim. Tata letak kabinnya juga dibuat praktis untuk mendukung karakter iCAR V23 sebagai kendaraan yang mengedepankan fleksibilitas.
Nuansa Defender dan G-Class: Dasbor mengadopsi desain lurus yang mengingatkan pada Land Rover Defender. Sementara detail door trim dan posisi tombol power window memberikan sentuhan yang mengingatkan pada Mercedes-Benz G-Class.
Layar di tengah dasbor: iCAR V23 tidak menggunakan panel instrumen konvensional di balik setir. Informasi berkendara ditampilkan melalui layar di bagian tengah dasbor. Pengaturan penting seperti AC, volume, hingga mode berkendara tetap tersedia melalui tombol fisik.
Ruang penyimpanan: Area floorwell dibuat cukup luas sehingga kabin terasa lapang. Berbagai kompartemen tersembunyi juga tersedia di beberapa bagian interior untuk menyimpan barang-barang kecil.
Detail seperti tombol fisik dan banyaknya ruang penyimpanan membuat interior iCAR V23 terasa lebih fungsional, sementara desain eksteriornya tetap menjadi bagian paling kuat dari karakter SUV listrik ini.
Akomodasi dan Kepraktisan iCAR V23
dok. iCar
Desain interior iCAR V23 memberi perhatian cukup besar pada ruang penumpang dan penyimpanan kecil di dalam kabin. Tim Moladin kemudian merasakan langsung seberapa nyaman mobil ini saat digunakan membawa penumpang sekaligus membawa barang.
Beberapa catatan soal akomodasi dan kepraktisan iCAR V23 meliputi:
Ruang penumpang: Legroom terasa luas untuk penumpang depan maupun belakang. Secara teknis, iCAR V23 memiliki lima titik seat belt sehingga bisa membawa lima orang. Namun, konfigurasi empat penumpang terasa lebih ideal karena desain jok belakang dibuat untuk menopang penumpang di sisi kiri dan kanan.
Kapasitas bagasi: Ruang bagasi memiliki kapasitas sekitar 333 liter. Ukuran tersebut tergolong terbatas untuk SUV, terlebih ketika kebutuhan membawa barang cukup banyak. Dalam pengujian tim Moladin, ruang bagasi diperkirakan hanya cukup untuk satu koper berukuran medium.
Hidden storage: Keterbatasan bagasi sedikit terkompensasi oleh banyaknya ruang penyimpanan di dalam kabin. Area konsol tengah memiliki kompartemen berukuran cukup besar yang bisa dibuka dengan cara digeser atau diangkat. Ada pula ruang penyimpanan di bawah kursi yang bisa digunakan untuk menyimpan barang kecil seperti dompet.
AC baris kedua: Penumpang belakang belum mendapat kisi-kisi AC khusus. Aliran udara dari bagian depan harus diarahkan ke belakang melalui sejumlah kisi-kisi yang tersedia di dasbor.
Jadi, iCAR V23 lebih mengutamakan kelapangan kabin penumpang dibanding kapasitas bagasi. Konfigurasi empat penumpang juga terasa lebih sesuai untuk memaksimalkan kenyamanan jok belakang, sementara berbagai kompartemen tersembunyi membantu kebutuhan penyimpanan barang kecil.
Kelebihan dan Kekurangan iCAR V23 Z iWD
Setelah merasakan performa, kenyamanan, handling, hingga kepraktisannya, iCAR V23 Z iWD punya sejumlah keunggulan yang cukup menonjol. Namun, ada pula beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih SUV listrik ini.
Kelebihan iCAR V23 Z iWD
Desain ikonik: Bentuk boxy menjadi daya tarik utama iCAR V23. Inspirasi dari G-Class, Defender, dan Land Cruiser membuat tampilannya mudah dikenali sekaligus cocok bagi konsumen yang ingin SUV bergaya berbeda.
Performa responsif: Dual motor menghasilkan tenaga 211 PS dan torsi 292 Nm. Hasil pengujian 0-100 km/jam dalam 6,8 detik juga lebih cepat dari klaim pabrikan.
Handling sigap: Setir terasa ringan dan responsif. Karakter tersebut membuat iCAR V23 tetap mudah dikendalikan meski memiliki ground clearance tinggi.
Konsep modular: Pemilik bisa menambahkan berbagai aksesori untuk menyesuaikan tampilan mobil. Konsep ini membuat iCAR V23 punya daya tarik tersendiri sebagai kendaraan hobi.
Kabin nyaman: Jok terasa empuk dan ruang kaki untuk penumpang depan maupun belakang tergolong luas.
Kekurangan iCAR V23 Z iWD
Suspensi cukup kaku: Guncangan terasa saat melewati polisi tidur atau permukaan jalan yang kurang rata.
Range belum terlalu jauh: Kapasitas baterai 81,7 kWh belum otomatis membuat jarak tempuhnya sangat panjang. Bentuk bodi boxy serta sistem AWD turut memengaruhi efisiensi.
Bagasi terbatas: Kapasitas bagasi sekitar 333 liter membuat ruang untuk membawa barang bawaan tergolong terbatas.
Beberapa aspek fitur dan ergonomi: Tidak tersedia kisi-kisi AC khusus untuk baris kedua. Posisi spion pada unit setir kanan juga dinilai kurang ideal, sementara fitur keyless entry masih memiliki beberapa catatan dari hasil pengujian.
iCAR V23 Z iWD punya karakter yang kuat lewat desain boxy, performa dual motor, handling responsif, serta konsep modular yang cocok bagi pencinta mobil bergaya berbeda. Di sisi lain, suspensi yang cukup kaku, bagasi terbatas, dan beberapa aspek fitur menjadi catatan yang perlu dipertimbangkan.
Kalau kamu ingin melihat pilihan mobil baru maupun bekas lain sebelum menentukan pilihan, pantau harga, spesifikasi, dan promo terbaru di Moladin.
Kesimpulan
Setelah menguji iCAR V23 Z iWD dari sisi performa, handling, kenyamanan, desain, hingga kepraktisan, ada beberapa poin yang menjadi gambaran utama SUV listrik ini:
Desain: Tampilan boxy menjadi daya tarik terbesar iCAR V23, apalagi didukung konsep modular yang cocok untuk kendaraan hobi.
Performa: Dual motor AWD menghasilkan respons akselerasi yang impresif. Catatan 0-100 km/jam 6,8 detik bahkan lebih cepat dari klaim pabrikan.
Kenyamanan: Jok terasa empuk dan kabin cukup lapang, tetapi suspensi yang firm membuat guncangan lebih terasa di jalan tidak rata.
Kepraktisan: Ruang kaki lega dan banyak kompartemen penyimpanan menjadi nilai plus. Sebaliknya, kapasitas bagasi 333 liter tergolong terbatas.
Karakter berkendara: Setir ringan dan handling responsif membuat iCAR V23 tetap menyenangkan saat digunakan di jalan aspal.
Catatan: Jarak tempuh, suspensi, serta beberapa aspek fitur dan ergonomi masih menjadi hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli.
Melihat karakter tersebut, iCAR V23 Z iWD lebih cocok bagi konsumen yang mencari SUV listrik bergaya unik, punya performa kuat, serta menawarkan pengalaman berkendara yang berbeda. Praktikalitas memang bukan sisi terkuatnya, tetapi karakter dan desain menjadi nilai jual utama mobil ini.
Zihan adalah SEO Content Writer dengan pengalaman lebih dari 4 tahun yang menulis berbagai topik, termasuk otomotif. Ia menyajikan konten dengan bahasa yang jelas dan mudah dipahami, sehingga informasi dapat diterima dengan baik oleh pembaca. Melalui tulisannya, Zihan berupaya memberikan informasi yang relevan dan bermanfaat. Selamat Membaca!