Kali ini kami akan menjelaskan hasil pengujian real-world range test dari tiga mobil listrik, yaitu Jaecoo J5, BYD Atto 1, dan Geely EX2. Pengujian ini dilakukan untuk melihat secara langsung seberapa jauh ketiga EV tersebut mampu melaju dalam kondisi penggunaan sehari-hari hingga baterai benar-benar habis.
Melalui perjalanan dari Jawa Barat menuju Jawa Tengah, kami juga mengamati bagaimana masing-masing mobil berperilaku saat memasuki kondisi baterai kritis, termasuk ketika fitur safe mode atau limp mode mulai aktif. Hasil pengujian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih realistis bagi calon konsumen sebelum memilih mobil listrik.
Faktor Penentu Perbandingan Jaecoo J5 vs BYD Atto 1 vs Geely EX2
Pengujian ini berfokus pada beberapa aspek penting untuk melihat performa nyata ketiga mobil listrik dalam kondisi penggunaan sehari-hari, mulai dari jarak tempuh hingga kenyamanan dan fitur keselamatan saat baterai habis.
Uji Jarak Tempuh Real-World (Range Test): Pengujian dilakukan dari kondisi baterai penuh hingga benar-benar habis untuk melihat kemampuan jarak tempuh masing-masing mobil dalam pemakaian nyata. Hasil akhir:
BYD Atto 1: 378,9 km
Geely EX2: 402 km
Jaecoo J5: 474,1 km
Kenyamanan dan Fitur Road Trip: Perbedaan kenyamanan kabin cukup terasa selama perjalanan jauh. Jaecoo J5 unggul dengan kabin lebih lega dan fitur ventilated seats yang membuat perjalanan lebih nyaman. Sementara itu, Geely EX2 menawarkan suspensi yang cukup nyaman, meski karakter sedikit “ngayun” dan sorotan lampu depan dinilai kurang optimal.
Fitur Keamanan Saat Baterai Habis (Limp Mode): Saat baterai mencapai 0%, masing-masing mobil menunjukkan respons berbeda. Jaecoo J5 memiliki fitur limp mode yang masih memungkinkan mobil melaju pelan sekitar 20 km/jam untuk mencari tempat aman sebelum berhenti total, sehingga tidak langsung mogok di jalan.
Efisiensi dan Pengalaman Berkendara: Perbedaan karakter terasa dari respons pedal, sistem regenerative braking, hingga efisiensi penggunaan baterai. Secara umum, kapasitas baterai yang lebih besar berpengaruh langsung pada jarak tempuh yang lebih jauh, namun tetap dipengaruhi gaya berkendara dan kondisi jalan.
Warning: Undefined array key "posisi_airbags" in /var/www/html/wp-content/plugins/wpcode-premium/includes/class-wpcode-snippet-execute.php(419) : eval()'d code on line 126
-
-
Airbag Pengemudi
Ada
Ada
Ada
Airbag Penumpang Depan
Ada
Ada
Ada
Knee Airbag
Tidak Ada
Tidak Ada
Tidak Ada
Airbag Samping Depan
Ada
Tidak Ada
Ada
Curtain Airbags
Ada
Ada
Ada
Center Airbag
Tidak Ada
Tidak Ada
Tidak Ada
Pedestrian Airbag
Tidak Ada
Tidak Ada
Tidak Ada
Kenyamanan
Heater
Automatic Climate Control
None
Automatic Climate Control
Tipe AC
Automatic Climate Control
Digital
Automatic Climate Control
Glove Box dengan pendingin
Tidak Ada
Tidak Ada
Tidak Ada
Cruise Control
Ada
Ada
Ada
Keyless Entry
Ada
Ada
Ada
Engine Start Button
Ada
Ada
Ada
Kursi & Bahan Jok
Kursi Elektrik
Tidak Ada
Tidak Ada
Tidak Ada
Memory Seats
Tidak Ada
Tidak Ada
Tidak Ada
Seat Upholstery
Fabric
Kulit Sintetis
Kulit Sintetis
Stir Berbalut Lulit
Ada
Tidak Ada
Ada
Ventilated Seat
Tidak Ada
Tidak Ada
Tidak Ada
Hiburan & Komunikasi
Infotainment
9" Touch Screen Display
10.1" Intelligent Touch Screen
14.6” HD Touch-screen
Bluetooth
Ada
Ada
Ada
Layar Sentuh
Ada
Ada
Ada
Smartphone Connectivity
Ada
Ada
Ada
Audio System
Data tidak tersedia
Data tidak tersedia
Data tidak tersedia
Jumlah Speaker
2
4
4
Sistem Navigasi
Informasi belum tersedia
Informasi belum tersedia
Informasi belum tersedia
Voice Command
Ada
Ada
Tidak Ada
Steering Switch Control
Ada
Ada
Tidak Ada
Eksterior
Spion Lipat
Manual
Manual
Electric
Kaca Spion Elektrik
Ada
Ada
Ada
Power Back Door
Tidak Ada
Tidak Ada
Tidak Ada
Antena
Terpadu
Shark Fin
Integrated
Adjustable Headlights
Ada
Ada
Ada
Jenis Lampu Depan (Headlamp)
LED
Halogen
LED
Jenis Lampu Belakang
LED
LED
LED
Fitur Atap
No Feature
No Feature
No Feature
Premium Color
Tidak Ada
Tidak Ada
Tidak Ada
Interior
Arm Rest Konsol
Front, Rear
Front
Front, Rear
Cup Holder
Front, Rear
Front, Rear
Front, Rear
Wireless Charger
Ada
Tidak Ada
Tidak Ada
Power Outlet
Front, Rear
Front, Rear
Front, Rear
Ambient Light
Tidak Ada
Tidak Ada
Tidak Ada
Uji Jarak Tempuh Real-World
Pengujian jarak tempuh (real-world range test) dilakukan untuk melihat sejauh mana masing-masing mobil listrik mampu melaju dalam kondisi penggunaan nyata hingga baterai benar-benar habis total.
Hasil akhir pengujian menunjukkan perbedaan jarak tempuh dari ketiga mobil sebagai berikut:
BYD Atto 1: Menempuh jarak sejauh 378,9 km (21:43).
Geely EX2: Menempuh jarak sejauh 402 km (23:35).
Jaecoo J5: Menempuh jarak terjauh yaitu 474,1 km (30:26).
Pengujian ini dilakukan dalam kondisi berkendara nyata dari Jawa Barat menuju Jawa Tengah tanpa pengisian daya di tengah perjalanan, untuk memberikan gambaran performa baterai yang lebih realistis dalam penggunaan sehari-hari.
Hasil Kenyamanan Saat Road Trip
Dalam pengujian ini, setiap mobil listrik menunjukkan karakter kenyamanan yang berbeda selama perjalanan jauh, mulai dari kualitas kabin hingga fitur pendukung yang digunakan.
Jaecoo J5: Menjadi salah satu yang paling menonjol berkat kabin yang lega dan nyaman. Fitur ventilated seats atau pendingin jok sangat membantu menjaga kenyamanan pengemudi dan penumpang agar tidak cepat panas saat perjalanan jauh. Selain itu, tenaga yang responsif membuat mobil ini terasa lebih mudah dikendalikan di berbagai kondisi jalan.
Geely EX2: Memberikan kenyamanan berkendara yang cukup baik dengan karakter suspensi yang cenderung empuk, meski terasa agak “ngayun” di beberapa kondisi jalan. Jok dengan material breathable tetap membuat kabin nyaman, namun catatan diberikan pada sorotan lampu depan yang dinilai terlalu rendah sehingga kurang optimal untuk penggunaan malam hari.
BYD Atto 1: Hadir dengan fitur yang cukup lengkap untuk mendukung perjalanan jauh, seperti Apple CarPlay wireless, wireless charger, dan port pengisian daya yang memadai. Meski suspensinya sedikit lebih keras dibanding kompetitor, karakter pengendaliannya tetap halus dengan sistem regenerative braking yang bekerja secara bertahap sehingga tidak mengganggu kenyamanan berkendara.
Fitur Keamanan Saat Baterai Habis (Limp Mode)
Berdasarkan pengujian yang dilakukan, setiap mobil listrik menunjukkan karakter yang berbeda saat baterai mencapai titik nol atau kondisi sangat kritis, terutama dalam hal pembatasan tenaga dan sistem keselamatan yang aktif.
Jaecoo J5: Mobil ini memiliki sistem limp mode yang cukup responsif. Saat baterai habis (0%), tenaga dan kecepatan langsung dibatasi sekitar 20 km/jam untuk memungkinkan pengemudi menepi ke lokasi aman. Berbagai indikator peringatan akan aktif di dashboard, dan transmisi otomatis terkunci di posisi netral setelah mobil berhenti total. Uniknya, mobil masih bisa di-restart untuk mendapatkan sedikit tenaga cadangan guna keperluan darurat seperti menaikkan kendaraan ke towing.
BYD Atto 1: Saat baterai mulai kritis, mobil menampilkan peringatan “please charge in time” sebagai tanda awal. Ketika benar-benar habis, mobil masih bisa bergerak dalam kecepatan terbatas sekitar 40 km/jam sehingga pengemudi memiliki waktu untuk keluar dari jalan utama menuju tempat aman. Dalam kondisi darurat, sistem restart juga masih memungkinkan mobil digerakkan dalam jarak pendek menuju SPKLU.
Geely EX2: Mobil ini juga masuk ke mode limp saat daya habis dengan indikator baterai merah di dashboard. Setelah kehilangan tenaga utama, mobil masih bisa bergerak sangat terbatas (creeping) untuk mencari tempat aman. Ketika benar-benar tidak bisa digunakan, sistem otomatis masuk ke posisi netral sehingga mobil lebih mudah didorong atau dievakuasi.
Efisiensi dan Pengalaman Berkendara
Pengujian ini juga menyoroti perbedaan efisiensi baterai serta pengalaman berkendara dari ketiga mobil listrik, mulai dari kenyamanan kabin hingga karakter handling di jalan.
Jaecoo J5: Menjadi yang paling unggul dari sisi kenyamanan, berkat kabin yang lega dan fitur ventilated seats yang membuat perjalanan jauh tetap sejuk dan nyaman. Dari sisi efisiensi, mobil ini mencatat jarak tempuh terjauh yaitu 474,1 km, sehingga memberikan rasa tenang bagi pengemudi dalam perjalanan jarak jauh tanpa sering khawatir soal daya baterai.
Geely EX2: Menawarkan kenyamanan berkendara yang cukup baik dengan suspensi yang terasa empuk, meski sedikit “ngayun” di beberapa kondisi jalan. Catatan diberikan pada sorotan lampu depan yang dinilai terlalu rendah. Dari sisi efisiensi, mobil ini mencatat hasil 402 km yang menunjukkan performa yang cukup solid dalam pengujian real-world.
BYD Atto 1: Memiliki karakter suspensi yang sedikit lebih keras dibanding dua kompetitornya, namun tetap memberikan handling yang halus dan stabil. Fitur pendukung seperti Apple CarPlay wireless dan wireless charger menambah kenyamanan perjalanan. Dari sisi efisiensi, mobil ini mencatat jarak tempuh 378,9 km, dengan sistem regenerative braking yang bekerja secara halus dan tidak mengganggu kenyamanan berkendara.
Berdasarkan hasil pengujian real-world range test, Jaecoo J5 menjadi mobil listrik dengan jarak tempuh terjauh yaitu 474,1 km, disusul Geely EX2 dengan 402 km, dan BYD Atto 1 dengan 378,9 km. Hasil ini menunjukkan bahwa kapasitas baterai memiliki pengaruh langsung terhadap jarak tempuh dalam penggunaan nyata.
Selain itu, ketiga mobil sama-sama dibekali fitur limp mode yang memungkinkan kendaraan tetap bergerak pelan sekitar 20 km/jam saat baterai mencapai 0%, sehingga pengemudi masih bisa menepi ke tempat aman.
Dari sisi kenyamanan, Jaecoo J5 juga menjadi yang paling unggul untuk perjalanan jauh berkat kabin yang lebih lega dan fitur ventilated seats yang mendukung pengalaman road trip lebih nyaman.