Selasa, April 16, 2024
Banner-Wuling-EV-Blog

7 Tips Menghemat Baterai Motor Listrik

by Tigor Sihombing
Baterai motor listrik

Pertumbuhan motor listrik di Tanah Air nampak semakin masif dengan kemunculan berbagai brand baru. Tidak saja memberi pilihan yang sesuai personalisasi, budget dan kebutuhan, kali ini Moladin akan menjabarkan 7 tips menghemat baterai motor listrik.

Tips menghemat baterai motor listrik penting diperhatikan agar esensi dari motor listrik yang diburu karena efisiensinya bisa terasa maksimal termasuk mendukung mobilitas penggunanya lebih maksimal.

Ditenagai oleh electric motor dan baterai, motor listrik menawarkan keunggulan tanpa suara knalpot, tanpa emisi, dan tanpa kebisingan, membuatnya menjadi pilihan yang lebih hemat energi dan ramah lingkungan.

Namun, untuk memaksimalkan kinerja baterai motor listrik, ada beberapa tips yang dapat diikuti.

1 alva oneXPBeberapa motor listrik umumnya menawarkan tiga mode berkendara yang dapat membantu pengguna menghemat tenaga baterai hingga 10%.

Dengan memanfaatkan pengaturan mode mengendarai, pengguna dapat mengoptimalkan performa motor listrik mereka. Sebagai contoh, saat berada dalam kemacetan, pengguna dapat mengubah mode berkendara menjadi Eco (mode 1) dengan kecepatan maksimum 30 km/jam.

Pengubahan mode ini dapat dilakukan saat parkir atau bahkan saat sedang dalam perjalanan.

Baca juga  7 Merk Semir Ban Terbaik dan Tanah Lama

Berikut adalah beberapa tips praktis untuk menghemat baterai pada motor listrik mengutip laman resmi POLYTRON:

Cara Menghemat  Baterai Motor Listrik

Polytron Fox-S

1. Pilih Mode Berkendara Sesuai Kebutuhan

Sesuaikan mode berkendara dengan kebutuhanmu. Mode Eco cocok untuk perjalanan santai dengan kecepatan 30 km/jam, sementara mode Sporty dapat digunakan untuk meluncur pada 60 km/jam. Mode Regular bisa menjadi pilihan dengan kecepatan 50 km/jam. Pemilihan mode yang bijak sesuai dengan kondisi perjalanan dapat membantu menghemat daya baterai.

2. Gunakan “Menggelinding” Tanpa Gas

Ketika tidak perlu menarik gas, biarkan motor menggelinding tanpa perlu menarik gas berulang. Ini dapat membantu mengurangi konsumsi daya baterai saat motor masih bergerak.

3. Stabilkan Kecepatan Pada Posisi Pertengahan

Ketika motor berada pada kecepatan pertengahan, hindari terlalu sering menarik gas. Biarkan motor melaju tanpa menarik gas secara konstan. Stabilkan kecepatan untuk menghindari pemakaian daya yang berlebihan.

4. Isi Ulang Baterai Pada Kondisi Ideal

BMW CE 04 jadi motor listrik termahal dengan banderol setara harga rumah

BMW CE 04 jadi motor listrik termahal dengan banderol setara harga rumah

Hindari mengisi ulang daya baterai saat kondisi baterai sangat rendah, khususnya di bawah 20%. Isi ulang daya saat baterai berada dalam posisi 25% hingga 80% untuk menjaga performa baterai tetap optimal.

Baca juga  Biaya Ganti Plat Motor, Ini Syarat dan Ketentuannya!

5. Isi Ulang Secara Berkala dan Teratur

Isi ulang baterai secara berkala, setidaknya setiap dua hari atau tiga hari sekali, bahkan jika motor jarang digunakan. Hal ini membantu menjaga kesehatan baterai dan memastikan performanya tetap baik.

6. Rencanakan Perjalanan Dengan Bijak

Perhatikan jarak perjalanan yang akan kamu tempuh dan perkirakan daya baterai yang diperlukan. Hindari sampai baterai benar-benar kosong, karena akan memerlukan waktu pengisian yang lebih lama.

7. Hindari Suhu Panas

Parkirkan motor di tempat yang tidak terpapar suhu panas, dan hindari mengisi daya saat suhu baterai tinggi. Baterai sensitif terhadap suhu tinggi, sehingga menjaga suhu baterai pada level yang baik dapat meningkatkan masa pakai baterai.

Dengan mengikuti tips dan trik ini, pengguna motor listrik dapat menikmati perjalanan yang hemat energi dan merawat baterai dengan baik, menjadikan pengalaman berkendara lebih efisien dan ramah lingkungan.

Demikian ulasan tips cara menghemat baterai motor listrik. Simak terus Moladin.com untuk update berita terbaru seputar otomotif.

Baca juga  Kolaborasi Honda dan Yamaha untuk Motor Listrik

Related Articles

Moladin Digital Indonesia








Logo Kementerian Komunikasi dan Informatika