oleh

Harga CVT Mobil, Semahal apa Jika Rusak?

Saat ini kamu mungkin sedang mencari tahu harga CVT mobil. CVT mobil kerap bermasalah jika ada yang salah dalam penggunaan dan perawatan.

Selain itu CVT mobil juga bisa masalah jika sudah mencapai usia pakai. Ngomong-ngomong usia pakai CVT, mengutip laman resmi Otospoector, selaku perusahaan inspeksi mobil yang berbasis di Jakarta.

Dikatakan jika transmisi matic CVT umumnya mampu bertahan pada masa pemakaian 5-7 tahun. Tapi usia pakai tersebut bisa diperpanjang, bahkan sampai lebih dari 10 tahun.

Untuk mencapai usia maksimal, ada usaha yang harus dicapai. Miasalnya transmisi digunakan dan dirawat secara benar.

Cara paling mudah memperlakukan CVT mobil supaya lebih awet adalah dengan menjaga gaya berkendara agar tidak agresif. Karena selain bikin BBM lebih boros, gaya berkendara agresif juga membuat usia pakai parts mobil menjadi lebih pendek, termasuk CVT.

Perlakuan-perlakuan yang bisa membuat usia CVT pendek misalnya tidak melulu melakukan kickdown. Karena hal ini membuat CVT bekerja lebih berat.

Karena dengan melakukan hal tersebut, tenaga dan torsi mesin yang diputar secara instan akan memberikan beban tekanan berlebih pada sabuk baja pulley set.

Efeknya dalam jangka panjang, sabuk baja yang bertugas memutar pulley set cepat melar bahkan beresiko putus sebelum waktunya.

Selain tu, menurut laman resmi Daihatsu dikatakan, keawetan sebuah CVT juga dipengaruhi oleh kondisi jalan yang dilalui. Sebab transmisi CVT mobil pada kendaraan umumnya bukan dirancang untuk melewati medan jalan berat.

Baca juga  5 Cara Merawat CVT Mobil Supaya Tidak Mudah Rusak!

Dalam arti CVT umunya tidak didesain untuk menahan beban torsi dan tenaga yang tidak sekuat transmisi konvensional. Meski pun saat ini sudah ada mobil off road yang menggunakan CVT, tapi itu hanya sebatas kendaraan-kendaraan tertentu yang dirancang khusus untuk kebutuhan kompetisi off road.

Auto2000 menyarankan jika terpaksa harus lewat jalan medan berat, pemilik mobil baiknya memastikan transmisi CVT dalam kondisi sehat. Selain itu pastikan juga beban yang dibawa mobil tidak dipaksakan.

Karena hal ini untuk mengurangi dampak beban tekanan ke pulley set transmisi CVT.

Sedangkan untuk kamu yang menggunakan mobil CVT untuk harian, dengan intensitas tinggi, seperti taksi taksi online, ada baiknya selalu mengganti oli transmisi CVT lebih cepat dari yang disarankan pabrikan.

Sebab kondisi dalam kondisi penggunaan stop and go atau di jalan macet, maka beban kerja kerja transmisi dua kali lebih besar dari jarak yang ditempuh.

Harga Perbaikan CVT

Harga CVT Mobil
Untuk biaya perbaikannya, sebagai gambaran harga pulley original Honda Mobilio di pasaran berkisar Rp3,2 jutaan. Sedangkan belt CVTnya berkisar Rp 1,2 jutaan. Angka tersebut belum termasuk jasa pasang, dan pelumas CVT yang berbeda-beda di masing-masing bengkel.

Jika sudah mengalami kerusakan, maka kamu harus membawa mobil ke bengkel spasilis CVT atau bengkel resmi terpercaya. Adapun harga perbaikan CVT pastinya beragam.

Baca juga  5 Ciri-ciri Transmisi Mobil Matik Rusak, Perhatikan!

Misal untuk jasa overhoul CVT kisaran harganya berkisar antara Rp 3 – 5. jutaan. “Itu untuk mobil Jepang, kalau Eropa bisa sampai Rp 7 jutaan,” kata Putera mekanik mobil di bilangan Otista Jakarta Timur.

Iya juga mengatakan biaya yang tadi disebutkan, belum termasuk pergantian komponen transmisinya. Pergantian komponen umumnya merliputi belt dan pulley.

Karena dua benda ini jadi salah satu komponen yang sering mengalami kerusakan pada transmisi CVT. Namun seperti disinggung sebelumnya, penggantian belt dan pulley tak bisa dilakukan sembarangan.

Hal tersebut karena baik pulley dan belt memiliki konstruksi yang satu kesatuan, jadi tidak bisa terpisah. ganti pulley maka beltnya sebaiknya harus diganti.

Untuk biaya perbaikannya, sebagai gambaran harga pulley original Honda Mobilio di pasaran berkisar Rp3,2 jutaan. Sedangkan belt CVTnya berkisar Rp 1,2 jutaan.

Jadi sebagai gambaran jika kedua komponen tersebut bermasalah kamu harus merogoh kocek sebesar Rp 4,4 juta kurang lebih. Angka tersebut belum termasuk jasa pasang, dan pelumas CVT yang berbeda-beda di masing-masing bengkel.

Harga Baru dan Copotan

Harga CVT Mobil
Di pasaran, harga transmisi untuk mobil baru berkisar Rp 20 – 50 jutaan, tergantung merek mobil Jepang atau Eropa. Sedangkan unit bekasnya atau copotan lebih murah.

Pada mobil, menurut Indah, Kepala Bengkel Auto2000 Cikarang sangat jarang ada kasus pergantian CVT, meski mobil dalam kasus terendam banjir sekalipun.

Baca juga  5 Fakta Mobil Matic Vs Manual, Lebih Baik Mana?

“Kalau banjir bisa menyebabkan kerusakan di beberapa komponen. Tergantung letak komponen ada di mana,” kata Indah.

Selain itu, itu pun tidak bisa tiba-tiba mobil harus mengganti CVT. “Harus diinvestigasi problemnya. Kerusakan parahnya seperti apa. Tidak bisa digenerate,” tambah Indah saat dihubungi Moladin.com hari ini, (22/2/2022).

Indah juga mengataka, pergantian CVT bisa dilakukan terpisah. Misal pulleynya saja atau belt CVTnya saja.

“Bisa saja hanya partnya saja, tergantung kasusnya, karena masing-masing kendaraan bisa beda,” tambah Indah.

Nah jika tidak ada pilihan lain atau dalam arti lain kerusakannya parah, maka CVT bisa diganti. Secara umum, kamu akan memiliki dua pilihan.

Pertama kamu harus mengganti dengan copotan atau yang baru. Terkait harga CVT baru tentu saja hargaya tidak lah murah, yakni bisa mencapai puluhan juta.

Di pasaran, harga transmisi untuk mobil baru berkisar Rp 20 – 50 jutaan, tergantung merek mobil Jepang atau Eropa. Sedangkan unit bekasnya atau copotan lebih murah.

Sebagai gambaran, dari pantauan Moladin, di bursa barang bekas harga CVT copotan untuk Livina atau Honda Jazz dipasarkan pada kisaran harga Rp 6 – 15 jutaan.

Harga tersebut belum termasuk jasa pasang yang bisa berkisar Rp 500 – 1 jutaan. Demikian ulasna terkait harga CVT mobil. Kiranya ulasan ini bisa membantu kamu dalam menemukan revrensi harga perbaikan CVT. Jangan lupa simak terus Moladin.com untuk update berita terbaru seputar otomotif.

Terbaru