Bukan Sekadar Lempengan, Plat Nomor Juga Ada Sejarahnya

Moladin – Kendaraan bermotor, umumnya memiliki tiga identitas, mulai dari BPKB, STNK dan plat nomor. Anda pastinya mengira kalau yang terpasang di kendaraan bermotor hanyalah sebuah lempengan seng hitam bertuliskan huruf juga angka kemudian di cat warna putih.

Jika BPKB dan STNK menjadi identitas yang menunjukkan data lengkap dan surat jalan dari kendaraan, memiliki fungsi yang terbilang beda, yaitu sebagai penanda agar kendaraan tidak tertukar dengan lainnya.

Bayangkan saja, Anda sedang memarkir kendaraan di suatu tempat tanpa memakai plat nomor dan ternyata ada banyak kendaraan yang sama turut parkir di sana. Pasti sangat sulit membedakan mana kendaraan Anda bukan?

Namun, di balik fungsinya yang ternyata sederhana tetapi sangat krusial, pernahkah terpikirkan oleh Anda bagaimana asal mulanya?

 

Asal Mula Munculnya

Plat MotorAsal mulanya pertama kali diperkenalkan oleh negara Perancis pada 1893

Mungkin, tidak banyak orang yang tahu bahwa diperkenalkan pertama kali oleh negara Perancis, 1893 silam. Kala itu, tujuannya terbilang sederhana, yaitu untuk urusan finansial alias menghasilkan dana dari kendaraan untuk membangun infrastruktur.

Wilayah yang pertama kali menggunakannya sebagai identitas kendaraan adalah Departemen Seine, dan akhirnya menyebar hingga ke seantero Perancis pada tahun 1901.

Uniknya, plat nomor ini terdiri dari tanpa pengenal yang langsung dibuat secara personal oleh pemilik kendaraan. Tak lama berselang, tepatnya di tahun 1904, Jerman pun memutuskan untuk melakukan hal yang sama.

 

Yamaha Mio M3

*DP mulai dari

 

Sayangnya, baik Perancis maupun Jerman belum mengesahkan legalitas dari plat nomor ini, sehingga Belanda pun menjadi negara pertama yang mengumumkan plat nomor sebagai identitas kendaraan secara sah di mata hukum dan wajib dimiliki oleh setiap pemilik kendaraan di tahun 1898.

Sementara di Amerika Serikat, wilayah negara bagian West Virginia dan Massachusetts menerbitkan plat nomor pertama kali pada tahun 1903, satu tahun lebih awal dibandingkan dengan Jerman.

Sejarah mencatat, lempengan ini kala itu dibuat bukan dari bahan logam seng seperti sekarang, melainkan dari keramik biasa atau porselen yang melalui proses pembakaran. Sayangnya, kedua material ini sangat rentan pecah.

 

Perkembangan Plat Nomor Kendaraan di Indonesia

Perkembangan Plat MotorUkuran plat di Indonesia berbeda antara motor dengan mobil

Di Indonesia sendiri, kemunculannya berawal dari masa pemerintahan Hindia Belanda. Pada masa itu, hanya orang-orang kaya atau berdarah bangsawanlah yang memiliki kendaraan.

Meski belum banyak jumlahnya dan masih berpusat di Pulau Jawa, pemerintah setempat tetap memberlakukan aturan pembuatan plat nomor kendaraan atau TNKB berdasarkan wilayah karesidenan, yang kini menjadi kabupaten dan ibukota.

Nah, supaya lebih seragam, dibuatlah dua buah untuk tiap kendaraan yang terpasang di bagian depan dan belakang. Jadi, identitas kendaraan bisa terlihat baik dari depan maupun dari belakang.

 

Yamaha Mio S

*DP mulai dari

 

Namun, ternyata ukuran antara plat mobil dengan motor berbeda, lho! Ukuran plat nomor untuk motor adalah 27,5 x 11 sentimeter, sementara untuk mobil adalah 43 x 13,5 sentimeter.

Lalu, untuk huruf dan angka yang berderet, angka yang tercantum disesuaikan dengan nomor urut ketika mendaftarkan kendaraan di Kantor Samsat. Jumlah angkanya juga tidak asal, yaitu antara satu sampai empat. 

Aturannya begini: kendaraan mobil akan mendapat angka antara 1 hingga 1999, sementara motor mulai dari 2000 hingga 6999. Beda lagi dengan bus, nomor yang diberikan adalah antara 7000 hingga 7999, dan kendaraan pengangkut beban antara 8000 hingga 9999.

 

Plat Nomor Kendaraan Cantik? Bisa Kok!

Plat Nomor CantikKalau dibuat dengan angka dan nomor cantik juga bisa

Anda pun pasti pernah menemukan yang unik. Sebenarnya, banyak pengendara yang membuat plat nomor cantik tanpa izin, padahal Anda bisa memilikinya sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sesuai dengan PP No. 60 Tahun 2016 yang membahas tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak di Lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Anda bisa membuat yang sesuai dengan selera.

Tentu saja ada harga yang harus dibayarkan. Aturan mengenai harga pembuatan plat kendaraan khusus atau Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor (NRKB) atau plat nomor cantik ini juga bisa Anda temukan dalam PP No. 60 Tahun 2016.

 

Yamaha Fino 125

*DP mulai dari

 

Ternyata, aturan ini tidak hanya untuk plat nomor khusus yang bisa dibaca. Banyak pilihannya, mulai dari pilihan satu angka tanpa huruf di bagian belakang plat dan penambahan huruf di belakang angka, hingga pilihan empat angka dengan tanpa penambahan huruf dan penambahan hurufnya.

Soal harga, penawaran untuk satu angka adalah Rp 20 juta untuk tanpa tambahan huruf dan Rp 15 juta untuk penambahan huruf di belakang angka.

Sementara untuk pilihan empat angka tanpa huruf dan adanya huruf, harga yang ditawarkan masing-masing Rp 7,5 juta dan Rp 5 juta. Aturan tarif ini sesuai dengan PP tadi. Bagaimana, apakah Anda masih ingin memiliki plat nomor cantik untuk motor atau mobil Anda?

Baca juga;

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *