by

Ragam Bahan Kampas Rem Mobil, Mana yang Bagus?

Bahan kampas rem mobil beragam. Masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda sesuai kebutuhan.

Kampas rem merupakan salah satu komponen penting pada sistem pengereman sebuah mobil. fungsinya adalah untuk meredam atau memperlambat piringan cakram agar mobil menjadi lambat atau berhenti.

Karena fungsinya yang sangat penting, maka pemilihan bahan kampas rem mobil harus sesuai dengan karakteristik mobil dan kebutuhannya. Sebab jika salah pilih efeknya kinerja sistem pengereman tidak sesuai dengan yang diharapkan.

“Bahan kampas rem mobil ada beberapa pilihan, tergantung kebutuhan pengemudi dan jenis mobilnya. Jangan salah pilih agar kebutuhan sistem pengereman sesuai dengan yang diharapkan,” terang Asep, salah satu mekanik bengkel spesialis kaki-kaki dibilangan Tangerang Selatan. (30/9/2021).

Dalam memilih kampas rem, masih banyak pemilik mobil berpatokan kalau temperatur adalah tingkat kepakeman dari kampas rem. Artinya, semakin panas justru semakin bagus. Padahal tidak demikian, bagus atau tidaknya kampas rem bisa dilihat dari freaktion serta disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pengendara. 

Ragam bahan kampas rem mobil

  • Bahan asbestos

bahan kampas rem mobil
Ilustrasi material asbestos untuk kampas rem

Menurut beberapa sumber, asbes atau asbestos merupakan bahan material pertama untuk pembuatan kampas rem. Material asbes memang mempunyai kelebihan mampu menahan temperatur tinggi.

Meski demikian, penggunaan asbes di industri otomotif sudah tidak diperbolehkan lagi. Penyebabnya debu asbes menjadi polusi udara dan bisa membahayakan jika masuk ke tubuh manusia karena bersifat karsinogenik.

Baca juga  11 Penyebab Rem Mobil Bunyi dan Cara Mengatasinya

Karsinogenik adalah zat yang dapat menyebabkan pertumbuhan sel kanker, karenanya pada tahun1980-an, Health Conscious Scandavians menyatakan bahwa asbes membahayakan kesehatan manusia.

  • Bahan organik

Setelah asbes dilarang untuk pembuatan bahan kampas rem mobil. kemudian muncul perpaduan bahan untuk membuat kampas rem pada mobil massal yang notabennya organik.

Perpaduan bahan tersebut diantaranya adalah serbuk kaca, serat, karet, karbon, dan kevlar. Kombinasi bahan material tersebut cocok untuk digunakan pada mobil operasional sehari-hari. Sebab kampas jenis ini mempunyai sifat pengereman cenderung lembut dan mudah mencengkram piringan rem.

Kekurangan dari kampas rem berbahan organik ini adalah cepat aus jika cakram dalam keadaan suhu yang panas sekali karena bahan materialnya yang terbilang ‘lembek’. Akibatnya jelas, daya cengkram pengereman menjadi tidak optimal.

  • Bahan semi metalic

bahan kampas rem mobil
Ilustrasi kampas rem mobil

Bahan kampas rem mobil semi metalic adalah campuran dari bahan organik yang dipadukan dengan bahan campuran metal.

Kelebihan dari bahan semi metalic adalah mudah mencengkram karena terdapat bahan organik, kemudian campuran metal membuat kampas rem ini lebih tahan panas dibandingkan bahan organik.

Baca juga  Microsleep Saat Berkendara, Penyebab Kecelakaan Mobil!

Dengan campuran antara organik dan metal, produsen kampas rem dapat memilih bahan mana yang lebih dominan untuk memproduksi spektrum spesifikasi kampas rem yang berbeda.

Kampas rem jenis semi matalic ini cocok untuk digunakan bagi pecinta offroad atau mobil dengan performa tinggi.

  • Bahan keramik

Bahan kampas rem mobil yang menggunakan keramik mempunyai keunggulan daya tahan terhadap suhu tinggi karena keramik mempunyai sifat mampu menyerap panas.

Selain itu, bahan kampas rem mobil yang menggunakan keramik juga tidak mengeluarkan suara kasar seperti bahan kampas rem mobil lainnya. Disamping itu juga tidak meninggalkan debu atau residu.

Meski demikian, bahan kampas rem keramik tidak cocok untuk digunakan mobil sehari-hari. Sebab bahan ini tidak optimal dengan temperatur dingin. Kampas rem berbahan keramik cocok digunakan untuk mobil balap.

Harga kampas rem

bahan kampas rem mobil
Ragam kampas rem

Harga kampas rem beragam, tergantung dari merek dan jenis bahan materialnya. Untuk kampas rem berbahan organik kisaran harga yang dipatok adalah Rp 150 ribu hingga Rp 350 ribuan.

Sementara itu untuk harga kampas rem berbahan semi metalic rentang harga yang ada dipasaran adalah Rp 350 ribu hingga Rp 500 ribuan.

Baca juga  7 Ciri Velg Replika Mobil, Jangan Salah Beli!

Sedangkan untuk harga kampas rem berbahan keramik tentunya lebih mahal dari kampas rem berbahan organic dan semi metalic. Harga kampas rem berbahan keramik yang ada dipasaran berkisar Rp 1,5 jutaan ke atas.

“Kampas rem merupakan komponen yang penting, oleh sebab itu pemilihan kampas rem harus sesuai agar tidak muncul masalah pada sistem pengereman. Selain itu juga penggantian kampas rem baiknya dilakukan secara berkala sesuai dengan indikasi yang muncul, seperti bunyi decitan atau kinerja pengereman yang dirasa sudah tidak optimal,” jelas Aris Triyono selaku Servis Advisor Daihatsu.

“Saat indikasi bahwa sistem pengereman mengalami masalah, utamanya dari bagian kampas rem, baiknya segera diganti. Selain itu juga pilih kampas rem yang berkualitas atau orisinil, jangan tergiur harga murah namun kualitasnya buruk. Hal tersebut bisa membahayakan bagi pemilik mobil,” tutup Aris.

Moladiners, itulah ulasan mengenai berbagai bahan kampas rem mobil yang beredar. Bagi kamu yang berniat mengganti kampas rem jangan sampai salah pilih ya, dan pastinya pilih kampas rem yang berkualitas agar berkendara aman dan nyaman.

Untuk informasi otomotif menarik lainnya, pantau terus Moladin.com.

Terbaru