Adu Irit 7 Mobil Hybrid, EV, dan PHEV Saat Perjalanan Jauh, Siapa Paling Hemat?

Tim Moladin membawa tujuh mobil elektrifikasi dalam perjalanan mudik Lebaran melalui program Lebaran MoEv untuk menguji langsung bagaimana performa, kenyamanan, dan efisiensinya saat dipakai menempuh jarak jauh.

Deretan mobil yang ikut dalam pengujian ini mewakili tiga teknologi berbeda, yakni Hybrid, Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), hingga Electric Vehicle (EV) murni.

Selama perjalanan, tim Moladin merasakan langsung karakter masing-masing mobil, mulai dari respons tenaga, kenyamanan kabin, hingga konsumsi energi ketika digunakan di berbagai kondisi jalan.

Hasilnya kemudian dihitung untuk mengetahui berapa biaya yang harus dikeluarkan setiap mobil saat dibawa keluar kota, sekaligus mencari teknologi elektrifikasi mana yang paling efisien untuk perjalanan mudik.

Daftar 7 Mobil yang Diuji Tim Moladin

innova zenix hybrid tampak samping

Dalam program Lebaran MoEv, tim Moladin menguji tujuh mobil dengan tiga teknologi elektrifikasi berbeda, yakni Hybrid, Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), dan Electric Vehicle (EV). Setiap mobil dibawa melewati rute berbeda untuk mengetahui konsumsi energi, biaya perjalanan, hingga kenyamanan saat digunakan untuk perjalanan jauh.

Berikut daftar mobil yang diuji:

Mobil Hybrid

  • Toyota Innova Zenix Q Hybrid
    Mobil keluarga ini digunakan untuk perjalanan menuju Yogyakarta, menguji efisiensi sistem hybrid Toyota saat membawa penumpang dan melibas perjalanan antarkota.
  • Honda Civic RS e:HEV
    Sedan hybrid ini dipilih untuk rute menuju Jepara dengan fokus pada kombinasi efisiensi bahan bakar dan pengalaman berkendara yang lebih sporty.
  • Hyundai Palisade Hybrid
    SUV berukuran besar ini menempuh perjalanan menuju Bali untuk menguji kemampuan hybrid pada mobil dengan dimensi besar dan kenyamanan premium.

Mobil Plug-in Hybrid (PHEV)

  • Geely Starray EM-i
    SUV PHEV ini dibawa menuju Yogyakarta untuk menguji efisiensi teknologi plug-in hybrid dalam perjalanan jarak jauh.
  • Jaecoo J8
    Model PHEV ini ikut diuji pada rute menuju Yogyakarta, mengandalkan kombinasi mesin bensin dan motor listrik untuk mengejar jarak tempuh panjang.

Mobil Listrik (EV)

  • Xpeng X9
    MPV listrik ini dipilih untuk perjalanan menuju Bali, menguji kenyamanan kabin serta kemampuan baterai saat digunakan melintasi perjalanan jauh.
  • Changan Deepal S07
    SUV listrik ini diuji pada rute Subang-Bandung untuk melihat performa dan efisiensi energi dalam kondisi perjalanan yang beragam.

Hasil Review 7 Mobil Tim Moladin Saat Mudik 2026

harga geely starray emi 3 1

Dalam program Lebaran MoEv, tim Moladin menguji tujuh mobil elektrifikasi yang terdiri dari Hybrid, Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), dan Electric Vehicle (EV). Pengujian dilakukan untuk mengetahui efisiensi biaya perjalanan sekaligus merasakan langsung karakter masing-masing mobil saat digunakan dalam kondisi mudik.

Berikut poin review utama dari perjalanan tersebut:

1. Adu Efisiensi Biaya Perjalanan

  • Geely Starray EM-i (PHEV) mencatat biaya perjalanan sekitar Rp539,1/km dengan perhitungan gabungan konsumsi BBM dan listrik.
  • Changan Deepal S07 (EV) mencatat biaya listrik sekitar Rp459/km untuk perjalanan Bekasi-Bandung PP.
  • Honda Civic RS e:HEV (Hybrid) mencatat konsumsi 18,75 km/liter dengan biaya sekitar Rp656/km.
  • Toyota Innova Zenix Q Hybrid (Hybrid) mencatat konsumsi Rp700-an/km perjalanan ke Yogyakarta.
  • Hyundai Palisade Hybrid mencatat konsumsi 14,8 km/liter dengan biaya sekitar Rp825/km.
  • Jaecoo J8 (PHEV) mencatat biaya perjalanan sekitar Rp824,5/km.
  • Xpeng X9 (EV) membutuhkan biaya sekitar Rp885/km untuk perjalanan Jakarta-Bali.

Hasil ini menunjukkan biaya perjalanan tidak hanya dipengaruhi oleh jenis teknologi elektrifikasi, tetapi juga bobot kendaraan, kapasitas baterai, ukuran mobil, serta kondisi rute yang dilalui.

2. Kenyamanan Kabin untuk Perjalanan Jauh

  • Xpeng X9 menjadi salah satu mobil yang paling menonjol dari sisi kenyamanan berkat kabin luas, konfigurasi MPV premium, serta fitur Zero Gravity Mode yang membuat posisi duduk lebih rileks.
  • Toyota Innova Zenix Q Hybrid menawarkan kenyamanan khas MPV keluarga dengan ruang kabin lega dan posisi duduk yang cocok untuk perjalanan mudik.
  • Hyundai Palisade Hybrid memberikan pengalaman berkendara premium melalui ukuran kabin besar dan kenyamanan khas SUV keluarga.

3. Performa Teknologi Elektrifikasi Saat Macet dan Jalan Tol

  • Geely Starray EM-i menunjukkan kemampuan sistem PHEV dalam menghadapi kemacetan dengan memanfaatkan tenaga listrik pada kondisi tertentu untuk menjaga efisiensi.
  • Sistem hybrid pada Innova Zenix, Civic RS e:HEV, dan Palisade Hybrid membantu mengurangi konsumsi BBM saat menghadapi lalu lintas padat.
  • Mobil EV seperti Changan Deepal S07 dan Xpeng X9 diuji untuk melihat efisiensi baterai saat digunakan dalam perjalanan jarak jauh.

4. Fitur Pendukung Perjalanan

  • Tim Moladin turut menguji fitur kenyamanan dan keselamatan seperti ADAS (Advanced Driver Assistance System), adaptive cruise control, hingga lane keeping assist.
  • Xpeng X9 mendapat perhatian melalui fitur kenyamanan seperti Zero Gravity Mode yang membantu mengurangi rasa lelah saat perjalanan panjang.
  • Kelengkapan fitur menjadi salah satu pertimbangan selain efisiensi energi.

5. Kemampuan Jarak Tempuh dan Pengisian Energi

  • Mobil EV seperti Xpeng X9 dan Changan Deepal S07 diuji untuk melihat kebutuhan pengisian daya saat perjalanan luar kota.
  • Mobil PHEV seperti Geely Starray EM-i dan Jaecoo J8 menawarkan fleksibilitas karena masih memiliki mesin bensin sebagai pendukung perjalanan jauh.
  • Mobil hybrid memberikan kemudahan karena tidak membutuhkan infrastruktur pengisian khusus seperti kendaraan listrik murni.

Dari hasil pengujian Lebaran MoEv, setiap teknologi elektrifikasi memiliki keunggulan masing-masing. EV unggul dari sisi biaya energi, hybrid menawarkan kepraktisan penggunaan, sementara PHEV hadir sebagai pilihan tengah dengan fleksibilitas jarak tempuh.

Ranking Biaya Perjalanan 7 Mobil Tim Moladin Saat Mudik 2026

Berdasarkan hasil pengujian tim Moladin dalam program Lebaran MoEv 2026, setiap mobil mencatat biaya energi yang berbeda saat digunakan perjalanan luar kota. Perhitungan ini mencakup konsumsi BBM untuk mobil Hybrid dan PHEV, serta biaya pengisian listrik untuk kendaraan EV.

Dari hasil tersebut, Changan Deepal S07 menjadi mobil dengan biaya perjalanan paling hemat, sementara Xpeng X9 mencatat biaya energi paling tinggi di antara mobil yang diuji. Berikut urutan biaya perjalanan mulai dari yang paling murah:

Changan Deepal S07 Lihat Detail
#1
Geely Starray EM-i Lihat Detail
#2
Honda Civic RS e:HEV Lihat Detail
#3
Toyota Innova Zenix Lihat Detail
#4
Jaecoo J8 Lihat Detail
#5
Hyundai Palisade Lihat Detail
#6
Xpeng X9 Lihat Detail
#7

Kesimpulan

moladin

Tim Moladin menyimpulkan bahwa mobil listrik (EV) seperti Changan Deepal S07 mampu menawarkan biaya operasional paling rendah per kilometer dibandingkan mobil berteknologi Hybrid maupun Plug-in Hybrid (PHEV). Penggunaan tenaga listrik penuh membuat biaya energi lebih efisien, terutama saat digunakan untuk perjalanan luar kota.

 

Meski begitu, hasil pengujian Lebaran MoEv 2026 menunjukkan setiap teknologi memiliki keunggulan masing-masing. Mobil hybrid menawarkan kepraktisan karena tetap mengandalkan bahan bakar konvensional, PHEV memberikan fleksibilitas melalui kombinasi mesin bensin dan motor listrik, sementara EV unggul dari sisi efisiensi biaya energi.

 

Selain faktor konsumsi, pemilihan mobil untuk perjalanan mudik juga perlu mempertimbangkan kebutuhan keluarga, mulai dari kenyamanan kabin, fitur keselamatan, kapasitas penumpang, hingga kemudahan penggunaan dalam perjalanan jarak jauh.

Ikuti Sosial Media Moladin

Info otomotif terbaru dan kabar seru dari Moladin