Selasa, Februari 27, 2024
Banner-Wuling-EV-Blog

BFGoodrich g-Force PHENOM, Ban Harian untuk Mobil Berperforma Tinggi!

by Tigor Sihombing
BFGoodrich g-Force PHENOM

Michelin meluncurkan BFGoodrich g-Force PHENOM T/A. Ban ini dirancang untuk mobil berperforma tinggi dengan penggunaan di jalan raya dan dalam berbagai kondisi cuaca.

Hadirnya ban mobil tersebut juga menjadi momen penting, pasalnya selama ini BFGoodrich dikenal sebagai merek karet bundar offroad. Dengan kemunculan model terbaru yaitu BFGoodrich g-Force PHENOM, maka para penikmat onroad atau bahkan modifikasi street style bisa menggunakannya.  

Pertama kali Moladin melihat ban ini memang cukup menarik, karena punya tampilan sporty. Terlebih saat peluncuran, BFGoodrich menempelkan g-Force PHENOM ke mobil sport Honda Type R dan mobil keluarga Toyota Kijang Inngova. Tapaknya lebar dengan motif ban semi slik, terasa sangat proper melakat pada kedua mobil tersebut.

“Produk BFGoodrich, termasuk g-Force Phenom T/A, diproduksi secara lokal oleh PT Multistrada Arah Sarana, yang merupakan bagian dari Michelin Indonesia,” kata Presiden Direktur Michelin Indonesia, Sai Banu Ramani di Cipete, Jakarta pada Jumat (8/9/2023)

Customer Engineering Support Michelin Indonesia, Fachrul Rozi menambahkan bahwa BFGoodrich g-Force PHENOM T/A hadir dalam berbagai ukuran, mulai dari 16 hingga 20 inci. Sementara untuk harganya berkisar antara Rp 1,5 juta hingga Rp 2,7 juta per ban. Bicara kompon, ban ini berada di tengah-tengah antara hard dan soft, yaitu medium. Kehadirannya sekaligus jadi ban tipe tertinggi versi jalan raya yang mereka pasarkan di Indonesia.

Baca juga  5 Tips Ganti Ban Mobil, Boleh Cuma Satu?

“Kalau Adventage Touring ada entry levelnya on-road di segmen BFGoodrich, maka G-Force Phenom ini kami buat lebih ke arah performance,” tambah Fachrul Rozi.

Kelebihan BFGoodrich g-Force PHENOM T/A

BFGoodrich g-Force PHENOM T/A

Ban BFGoodrich g-Force PHENOM T/A pada Kijang Innova 2022 Diesel

Menurut Fachrul Rozi, ban BFGoodrich g-Force PHENOM T/A memiliki 4 keunggulan. “Pertama adalah racing core, atau ban ini menggunakan teknologi balap yang diadaptasi untuk ban jalan raya,” katanya.

Racing Core ini mencakup ETEC System (Equal Tension Containment System), yang dirancang untuk meningkatkan traksi saat kendaraan bergerak dengan kecepatan tinggi. Menurutnya desain tapak ban ini tetap konsisten, tidak berubah saat digunakan baik dalam kecepatan rendah maupun tinggi, memberikan kendali yang andal.

Kelebihan BFGoodrich g-Force PHENOM T/A selanjutnya adalah mampu membuat mobil melaju stabil dalam kecepatan tinggi. Menurut Fachrul Rozi, ini disebabkan teknologi G-Control yang memperkuat ban dari tepi hingga tengah dengan ketebalan karet yang lebih kuat dan kaku. Alhasil stabilitas mobil saat berbelok pada kecepatan tinggi tetap terjaga, sekaligus menghindarkan mobil dari kemungkinan limbung atau mengayun.

Baca juga  Berapa Tekanan Angin Ban Mobil yang Pas? Awas Keliru

BFGoodrich g-Force PHENOM T/A juga punya keunggulan, mampu memberikan performa terbaik dalam kondisi jalan basah. Desain tapak ban mobil ini memaksimalkan kontak dengan permukaan jalan, menjaga traksi yang kuat. Alur atau got di antara kembangannya dirancang lebar untuk efisiensi pembuangan air, mengurangi risiko aquaplaning.

“Selain itu ban ini juga dilengkapi dengan shoulder block yang lebih lebar dan kokoh dibandingkan dengan produk sejenis dari merek lain. Ini membantu meningkatkan stabilitas saat kendaraan melakukan manuver pada kecepatan tinggi, memberikan kendaraan lebih banyak kontrol.

Tidak ketinggalan, BFGoodrich g-Force PHENOM T/A juga dilengkapi dengan teknologi Lateral Groove Damper  yang berfungsi meredam kebisingan. Oleh karenanya, ban tersebut meski punya performa mantap tapi juga pas untuk dipakai sehari-hari di jalan raya.

Itulah tadi bahasan soal ban terbaru dari BFGoodrich yang pas untuk penggunaan harian mobil berperforma tinggi. Untuk informasi terbaru dan terlengkap seputar otomotif, pantau terus Moladin!

Related Articles

Moladin Digital Indonesia








Logo Kementerian Komunikasi dan Informatika